melatih sabar

Menjadi seseorang yang sabar memang nggak mudah. Walaupun nggak mudah tapi sabar bisa dibilang merupakan salah satu elemen penting dalam hidup manusia. Dengan menjadi orang yang sabar, kita bisa menjalin hubungan dengan lebih baik lagi dengan keluarga, teman, sahabat dan juga partner kerja.

Kesabaran semakin diuji ketika wabah pandemi Covid-19 mulai merubah aktivitas kita. Saat ini kita perlu menjadi seseorang yang ekstra sabar untuk menghadapi hidup.

Sabar itu bisa dilatih. Jadi kalau selama ini kamu adalah orang yang nggak sabaran dan ingin mengubah dirimu menjadi lebih baik lagi, maka belajarlah untuk menjadi lebih bersabar.

Berikut 6 cara melatih kesabaran agar nggak gampang baperan dan menjadi pribadi yang kuat menghadapi setiap ujian hidup.

1. Jadilah Orang yang Proaktif, Bukan Reaktif

Reaktif berarti merespon segala sesuatu dengan cepat. Misalnya ketika kamu berada di bus dan karena agak sesak maka nggak sengaja ada yang menginjak sepatu barumu dan kamu seketika itu juga merespon dengan marah. Begitu kamu mendengar kata- kata yang menyakiti hati atau tindakan yang kurang menyenangkan, di detik itu juga kamu akan segera merespon.

Berbeda dengan reaktif, proaktif adalah kebalikannya, yang artinya dapat menunda merespon. Misalnya saat kamu melihat sebuah masalah, kamu nggak buru- buru merespon fakta tersebut. Indra yang kamu miliki akan memberi jeda untuk merespon dengan cara berpikir sejenak dan mencari tahu penyebabnya.

2. Bedakan Hal yang Penting dan nggak Penting

Dalam hidup, ada banyak hal yang mengajarkan kita untuk tetap sabar, tapi ada juga yang mengijinkan kita untuk nggak boleh sabar dan justru harus marah dan bereaksi tegas. Misalnya saat ada orang yang menyakiti pasangan kita, padahal pasangan kita nggak melakukan kesalahan apa pun.

Nah disini penting sekali buat kamu bisa membedakan hal yang penting dan nggak penting untuk marah dan baper. Misalnya saat di sosial media ada yang menghina idolamu dengan bahasa kasar, maka kamu nggak perlu bereaksi berlebihan. Sebaliknya, kamu hanya perlu bersabar dan mengingatkan orang tersebut untuk menggunakan bahasa yang lebih sopan.

3. Belajar dari Mereka yang Selalu Sabar

Bealajar dari mereka yang selalu sabar ini ampuh banget lho. Kenapa? Karena kita selalu punya kecenderungan untuk mencontek orang lain, termasuk soal perilaku. Carilah seseorang yang hidupnya dapat menjadi panutanmu dalam hal bersabar.

4. Saat Emosimu Mulai Naik, Tarik Nafas Dalam- Dalam dan Hembuskan

Belajar menahan amarah memang nggak mudah. Saat kamu sudah berusaha sabar dan masih belum maksimal, cobalah untuk diam sejenak, tarik nafas dalam-dalam lalu hembuskan. Ulangi lagi beberapa kali sampai kamu merasa lebih tenang.

5. Menjadi Religius itu Menenangkan

Faktanya, agama adalah salah satu sarana ampuh untuk membuat kita menjadi manusia yang lebih sabar lagi. Jika selama ini kamu merasa sangat jauh dari Tuhan, maka cobalah untuk meningkatkan kesadaran diri terhadap sang Pencipta. Dengan lebih mendekat, kamu akan merasa lebih tenang dalam bertindak, sikap nggak sabaranmu akan berkurang dengan sendirinya.

6. Sabar Memang Ada Batasnya, Tapi Kamu Pasti Bisa Lebih Bersabar Lagi

Kamu pasti nggak asing dengan istilah itu. Memang nggak salah sih, justru betul banget. Sabar memang ada batasnya dan ujiannya juga nggak main-main. Meskipun untuk menjadi benar- benar sabar perlu latihan dan kerja keras yang nggak cepet, kamu pasti bisa melakukannya. Setiap orang memiliki kesempatan untuk menjadi manusia yang lebih baik. Selama kita ingin berubah, selalu ada jalan untuk memperbaiki diri.

Sabarlah dalam kondisi apapun dikarenakan dalam kondisi apapun kamu nggak sendirian, lho! Seperti Aswata yang selalu jagain kamu dengan dengan perlindungan Asuransi Kecelakaan Diri Keluarga.

Aswata ikut menjaga kita di rumah dengan menyediakan perlindungan Asuransi Kecelakaan Diri untuk seluruh keluarga dengan promo 50% discount premi dan bebas biaya admin untuk penutupan asuransi kecelakaan diri keluarga mulai tanggal 3 Mei 2020 sampai berakhirnya masa pandemi.

Karena tetap harus di rumah saja, pembelian asuransi ini cukup dilakukan melalui Whatsapp Vania (Virtual Assistant  Aswata) di 08111 500 299 dengan cara text #dirumahaja. Selanjutnya Vania akan memandu pembelian polis ini sampai pembayaran online dan penerbitan polisnya melalui Whatsapp chat.

Informasi produk Asuransi Kecelakaan Diri Keluarga https://www.aswata.co.id/id/kecelakaan-diri-keluarga

Informasi tutorial video proses pembelian polis melalui Whatsapp Business https://aswata.co.id/id/pa-keluarga

Informasi lain seputar Asuransi Kecelakaan Diri Keluarga Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.


PT. Asuransi Wahana Tata

Kantor Pusat
Jl. H. R. Rasuna Said. C-4, Jakarta 12920
Tel. (021) 5203145, 5203146
Fax. (021) 5203149, 5205222-23
e-mail : aswata@aswata.co.id
website: http://www.aswata.co.id
Logo-Call-Center-4 2018
 

 

otoritas-jasa-keuangan-logo

logo mari 
logo-imac-2017

Logo-AA-Fitch-Ratings 2018