masa lalu

 

Tidak semua masa lalu merupakan kenangan yang indah. Masa lalu juga banyak menyimpan kejadian buruk dan bahkan meninggalkan trauma bagi sebagian orang mengalaminya. Masa lalu yang buruk dapat mengganggu pikiran, mengakibatkan stress berkepanjangan dan juga mengganggu masa depan.

Apalagi tahun ini merupakan tahun yang banyak sekali cobaannya. Dimulai dengan bencana banjir pada awal tahun dan kemunculan virus corona yang banyak merenggut banyak jiwa. Melupakan masa lalu tidaklah mudah, tapi dengan 5 cara berikut, kamu pasti bisa sukses pelan-pelan melupakan masa lalu burukmu!

 

1. Cobalah untuk berpikir positif

Berpikir positif adalah cara yang pertama. Berpikir positif dapat membantumu melupakan masa lalu yang buruk. Masa lalu yang buruk akan berdampak negatif pada dirimu. Oleh karena itu, lawanlah masa lalu burukmu dengan berpikir positif dan yakin bahwa semua hal buruk pasti memiliki sisi positifnya. Cobalah untuk berpikir positif dengan meyakini bahwa ada pelajaran yang bisa kamu ambil dan yakin tak akan terjatuh pada lubang yang sama.

 

2. Ikhlaskan apa yang sudah terjadi, bersyukurlah

Ikhlas juga merupakan hal wajib untuk diterapkan untuk bisa melupakan masa lalu. Ikhlas berarti memaafkan segala hal buruk yang terjadi di masa lalu, memaafkan diri sendiri dan juga menerima bahwa hal tersebut menjadi bagian dari masa lalumu. Menyesal boleh-boleh saja, namun, terus-terusan menyesal adalah tindakan yang salah besar dan penyesalan tidak akan mengubah hal yang sudah terjadi. Kalau kamu belum bisa mengikhlaskan apa yang sudah terjadi di masa lalu, bersyukurlah! Bersyukur terhadap kondisimu saat ini karena masih banyak orang yang keadaannya jauh lebih buruk darimu. Jadi, ikhlas dan bersyukur adalah kunci yang paling ampuh!

 

3. Percaya bahwa masa depan itu lebih indah

Sudah banyak tulisan dan kata-kata motivatif yang mengatakan bahwa “Masa lalumu adalah hal yang sudah lalu, tapi sekarang dan masa yang akan datang adalah milikmu!”. Tanamkan pikiran tersebut di benak dan keyakikanmu bahwa hanya kamu yang mampu mengendalikan masa sekarang dan masa depan. Kalau kamu terjebak dalam masa lalu, sampai kapan masa indah itu akan datang?

 

4. Curahkanlah masalahmu

Manusia adalah makhluk yang tidak bisa hidup sendiri, alias selalu membutuhkan orang lain. Manusia tidak bisa hidup tanpa bantuan orang lain. Ceritakan masa lalumu, maka hati, jiwa dan pikiranmu akan mendapatkan ketenangan. Namun, ada baiknya untuk menceritakan masa lalu hanya kepada orang yang bisa kamu percaya. Jika tidak, ceritakan masalahmu kepada Tuhan. Pada dasarnya, memendam masalah hanya akan membuatmu semakin terpuruk dan sakit. Jadi, luapkanlah perasaanmu tersebut dengan bercerita.

 

5. Alihkan masa lalumu dengan kegiatan positif

Cara yang terakhir dan ampuh adalah alihkan masa lalumu dengan kegiatan positif. Kalau kamu orang yang mudah teringat dengan kejadian atau momen di masa lalu, cara ini mungkin cocok untuk diterapkan sebagai pengalihan. Dengan melakukan kegiatan yang positif, kamu bisa pelan-pelan melupakan masa lalumu. Tambahlah jadwal untuk melakukan kegiatan positif, namun juga jangan lupa untuk tetap memperhatikan kesehatanmu.

Ibarat sedang mengendarai kendaraan mobil, kita harus lebih sering melihat ke depan dibanding melihat ke belakang dengan kaca spion yang kecil. Itulah sebabnya masa depan lebih penting dari masa lalu. Aswata ikut jaga masa depanmu dengan perlindungan Asuransi Oto A+ buat mobil kamu.

Selain aman, kamu juga berpeluang mendapatkan Giveaway dengan total hadiah sampai sebesar Rp. 1 juta dengan Aswata Oto A+ lho! Informasi lebih lanjut hubungi kantor Sales Office Aswata terdekat.

 

Informasi produk Asuransi Oto  A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-kendaraan-bermotor/aswata-otoa

Informasi lebih lanjut hubungi Kantor Sales Office Aswata terdekat

https://www.aswata.co.id/id/jaringan-kantor

 

Produk Asuransi Aswata:

Informasi produk Asuransi Kecelakaan Diri Keluarga

https://www.aswata.co.id/id/kecelakaan-diri-keluarga

Informasi produk Asuransi Griya A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-property/aswata-griya-a

Informasi produk Asuransi Usaha A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-property/asuransi-usaha-a

Informasi produk Aswata Oto A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-kendaraan-bermotor/aswata-otoa

hidup sempurna

 

Setiap orang pasti ingin memiliki hidup yang sempurna. Dari mulai anak kecil sampai dengan dewasa menginginkan memiliki kehidupan sempurna. Lantas ada pendapat yang menyatakan bahwa hidup manusia tidak ada yang sempurna. Jika kesempurnaan dilihat dari fisik dan harta semata, maka kesempurnaan sulit didapat. Ketika kesempurnaan berasal dari kehidupan yang bahagia, maka setiap orang dapat merasakannya dan kehidupan kita akan terasa sempurna dengan selalu berbahagia.

 

Ditengah pandemi Covid-19 ini agar selalu merasa bahagia dan menjauhkan perasaan kurang baik agar hidup kita selalu sempurna untuk menjalani aktivitas sehari-hari. Berikut 10 kiat jika kamu menginginkan hidup yang sempurna dengan selalu berbahagia.

 

1. Perbanyak Bersyukur

Meski manusia merupakan ciptaan Tuhan paling sempurna, faktanya tidak ada kehidupan yang sempurna bagi manusia. Pasti ada kekurangan. Justru karena memiliki kekurangan itulah, sebagai manusia kamu perlu memperbanyak rasa bersyukur.

 

2. Selalu Berpikir Positif

Berpikir positif merupakan salah satu kiat hidup bahagia yang bisa langsung kamu terapkan dalam keseharian. Dengan selalu berusaha menjaga pikiran tetap positif, kamu akan terhindar dari beban pikiran buruk yang justru menjauhkan diri dari rasa bahagia.

 

3. Banyak Berbagi

Berbagi terhadap sesama merupakan tindakan yang sederhana tapi punya dampak besar dalam menciptakan rasa bahagia. Mulailah dari hal-hal kecil di rumah seperti membantu membereskan rumah atau ikut memasak di dapur.

 

4. Cukup Beristirahat

Kiat hidup bahagia yang tak kalah penting adalah cukup tidur dan istirahat. Kenapa bisa begitu? Tubuh yang lelah setelah menjalani aktivitas seharian harus diistirahatkan.

 

5. Perbanyak Tertawa

Tertawa menjadi obat mujarab yang bisa langsung membuat hidup kamu bahagia. Ini merupakan terapi yang dianjurkan ketika kamu selalu diselimuti kegalauan dan kegelisahan.

 

6. Bangun Lebih Pagi

Rutin bangun pagi selain akan membuat badan lebih sehat juga pikiran yang lebih segar. Dengan kondisi pikiran segar dan penuh optimis, kamu pun bakal mampu menghadapi semua tantangan kehidupan.

 

7. Rutin Berolahraga

Di dalam tubuh yang sehat, terdapat jiwa yang kuat. Maka itu berolahragalah secara teratur. Tidak perlu harus menjadi anggota klub  fitnes yang mahal. Olahraga ringan seperti joging di pagi hari akan membantu hidup kamu menjadi lebih bahagia.

 

8. Berlibur ke Tempat yang Tenang

Salah satu hal yang membuat hidup tidak bahagia adalah kondisi pikiran yang tidak tenang. Nah, kiat hidup bahagia selanjutnya adalah coba berlibur ke tempat yang tenang.

 

9. Jangan Membandingkan Rumput Tetangga

Rumput tetangga memang kerap terlihat lebih hijau. Jangan pernah melihat kondisi orang lain dari sudut pkamung ujar-ujaran tersebut.

 

10. Perbanyak Investasi Akhirat

Percaya atau tidak, hidup di dunia ini sementara, yang kekal itu di akhirat. Oleh karena itu, perbanyaklah investasi akhirat kamu. Dengan begitu, kamu memiliki modal untuk kebahagiaan hakiki kelak.

 

Sempurna itu bukan harta melimpah, bukan pula jabatan dan popularitas yang tinggi. Namun, sempurna itu muncul dalam hati yang bersih dan jiwa yang tenang. Hidup sempurna yang bisa kamu lakukan yaitu dengan merencanakan persiapan masa depan itu termasuk persiapan pengalihan risiko bila ada kemalangan pada rumah tinggalmu.

 

Aswata ikut menjaga kita di rumah dengan menyediakan perlindungan Asuransi Griya A+ seperti atap rumah roboh akibat hujan lebat. Selain aman, kamu juga berpeluang mendapatkan Giveaway dengan total hadiah sampai sebesar Rp. 1 juta dengan Aswata Griya A+ lho! Informasi lebih lanjut hubungi kantor Sales Office Aswata terdekat.

 

Informasi produk Asuransi Griya A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-property/aswata-griya-a

Informasi lebih lanjut hubungi Kantor Sales Office Aswata terdekat

https://www.aswata.co.id/id/jaringan-kantor

 

Produk Asuransi Aswata:

Informasi produk Asuransi Kecelakaan Diri Keluarga

https://www.aswata.co.id/id/kecelakaan-diri-keluarga

Informasi produk Asuransi Griya A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-property/aswata-griya-a

Informasi produk Asuransi Usaha A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-property/asuransi-usaha-a

Informasi produk Aswata Oto A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-kendaraan-bermotor/aswata-otoa

jangan menunda

 

Terkadang seseorang pasti dilkamu rasa malas untuk melakukan pekerjaan. Sering kali, mereka mengerjakan tugas atau pekerjaannya mendekati tenggat waktu atau deadline.

 

Padahal, menunda pekerjaan sama saja membuang waktu kamu. Selain itu, kebiasaan buruk ini juga membuat pekerjaan kamu menjadi tidak teliti karena dikerjakan dengan terburu-buru.

 

Disaat pandemi Covid-19 memaksa kita bekerja dari rumah, rasa malas untuk menunda pekerjaan menjadi lebih tinggi. Berikut 5 cara ampuh agar kamu tidak menunda pekerjaan, sehingga kualitas kerja kamu akan meningkat.

 

1. Niat

Tanpa ada niat, kamu tidak akan bisa mengubah diri kamu sendiri. Kebiasaan menunda tidak dapat diselesaikan dengan solusi dari luar, jika diri kamu tidak berniat untuk menghindari menunda pekerjaan.

Mungkin di tengah-tengah proses perbaikan diri, akan terjadi penolakan dari diri kamu, karena kamu merasa sebenarnya menunda tidak selalu membuatmu merasa rugi. Hanya saja saat mendekati deadline, kamu akan selalu terburu-buru dan selama ini kamu tidak pernah terlambat.

Jauhi pemikiran tersebut, kamu memang cekatan jika selama ini deadline dari atasan selalu terpenuhi. Namun kamu tahu, jika tidak menunda, kamu memiliki hidup yang lebih produktif.

 

2. Buat jadwal tertulis

Dengan membuat jadwal tertulis, kamu bisa melihat timeline kerja secara keseluruhan, tidak terpaku pada satu hari. Sebaiknya kamu mempunyai kalender bulanan di meja, dan menuliskan pekerjaan di kalender tersebut, sehingga setiap kamu melihatnya kamu akan terus teringat akan pekerjaan kamu.

 

3. Buat deadline palsu

Dengan majunya deadline, seharusnya kamu terdorong untuk melakukan pekerjaan tersebut. Salah satu penyebab menunda pekerjaan adalah waktu deadline yang lama, sehingga kamu merasa memiliki banyak waktu sebelum mengerjakan hal tersebut.

Jika tiba-tiba ada pekerjaan dari atasan yang tidak terduga. Sehingga kamu tidak perlu panik, dan jika pekerjaan kamu belum terlalu sempurna, kamu bisa menyempurnakan pekerjaan, karena masih ada waktu. Setelah kamu menyelesaikan tugas sebelum deadline, pasti kamu akan merasa lebih puas.

 

4. Tidur yang cukup

Tidur tidak teratur dan kurang cukup akan berpengaruh pada konsentrasi kamu. Jika kamu telah mendapatkan istirahat yang cukup, maka kamu tidak akan ngantuk. Semakin kurang istirahat, maka fokus kamu akan cepat buyar dan kerja juga menjadi tidak optimal. Atur waktu kamu, jangan sampai waktu untuk kerja kamu lakukan untuk tidur, waktu tidur kamu gunakan untuk kerja.

 

5. Hindari sosial media

Pasti banyak yang kalau sudah bosen bekerja biasanya akan mulai menggunakan sosial media. Namun, yang jadi masalah ketika pemakaiannya tidak bisa berhenti, jadi akan terus berkelanjutan sehingga kamu bisa lupa waktu. Semakin sering kamu pakai sosial media dan main game, pasti akan semakin sering kamu menunda pekerjaan.

 

Itulah beberapa cara ampuh agar kamu tidak menunda pekerjaan. Aswata ikut menjaga kamu supaya semua rencanamu dapat terlaksana dengan asuransi kecelakaan diri untuk seluruh keluarga dengan promo 50% discount premi dan bebas biaya admin untuk penutupan asuransi kecelakaan diri keluarga mulai tanggal 3 Mei 2020 sampai berakhirnya masa pandemi.

 

Karena tetap harus di rumah saja, pembelian asuransi ini cukup dilakukan melalui Whatsapp Vania (Virtual Assistant  Aswata) di 08111 500 299 dengan cara text #dirumahaja. Selanjutnya Vania akan memandu pembelian polis ini sampai pembayaran online dan penerbitan polisnya melalui Whatsapp chat.

 

Informasi produk Asuransi Kecelakaan Diri Keluarga https://www.aswata.co.id/id/kecelakaan-diri-keluarga

Informasi tutorial video proses pembelian polis melalui Whatsapp Business https://aswata.co.id/id/pa-keluarga

Informasi lain seputar Asuransi Kecelakaan Diri Keluarga Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

agar tetap fokus

 

Banyak orang yang memiliki tujuan hidup tertentu namun selalu mendapat gangguan dan akhirnya menunda semua rencana itu. Faktor di dalam diri maupun dari luar dapat membuat kamu menunda atau bahkan membatalkan rencana kamu dalam hidup, ditambah lagi dengan kondisi saat ini dengan mewabahnya Covid-19 yang membuat banyak orang menunda banyak hal. Itu semua terjadi karena kamu kurang fokus terhadap rencana tersebut dan membiarkan segala gangguan menggagalkan rencana kamu.

Rasa malas bisa saja berasal dari otak kamu. Penelitian menunjukkan bahwa di waktu luang kita sering tidak melakukan apa yang kita sebenarnya harus kita nikmati. Otak kamu tidak ingin membuang-buang energi, itu menjadikan kamu malas. Masalahnya, dunia tidak malas, hari-hari terus berjalan saat kamu sedang bermalas-malasan.

Semuanya seakan menuntut perhatian kita. kamu ingin membuat rencana dan menindaklanjuti atau mencapai tujuan tanpa gangguan tetapi sekitar kamu tampaknya kompak untuk menahan itu semua.

Namun itu semua dapat kamu hindari dengan melakukan hal-hal yang membuat kamu tetap fokus pada tujuan kamu. Berikut 4 cara untuk menghalau segala gangguan dan tetap fokus untuk mencapai tujuan.

 

1. Kontrol sesuatu yang bisa menganggu kamu

Kebanyakan orang selalu meremehkan hal-hal kecil yang di mana sebenarnya itu dapat mengganggu mereka nantinya. Atau bahkan mereka tidak menyadari bahwa itu sebenarnya adalah sesuatu yang dapat menghalangi mereka untuk dapat menjalankan rencana dan menggapai tujuannya.

 

2. Tetap tenang

Sesuatu yang menyenangkan seakan mengatakan "Ayo bermain dengan saya!" Atau sesuatu yang menakutkan ada di depan kamu dan dia menginginkan kamu untuk lari dan menunda segala rencana yang telah kamu buat.

 

3. Pikirkan tentang tujuan kamu

Pastikan hal yang paling penting merupakan prioritas kamu, jangan sampai kamu salah prioritas. Berpikir tentang tujuan jangka panjang kamu ketika kamu tergoda oleh gangguan yang datang memberikan otak kamu keinginan untuk mengontrol dan dapat melepaskan dopamie yang akan membuat kamu merasa lebih baik serta lebih termotivasi untuk menggapai tujuan kamu.

 

4. Membuat keputusan

Menolak gangguan yang menyenangkan itu sulit, menahan dorongan untuk menunda-nunda juga sulit. Jadi kamu harus dengan sengaja untuk tidak menyerah. Neuroscience menunjukkan berhenti sejenak dan meluangkan waktu untuk membuat keputusan benar-benar membantu menghentikan kamu dari melakukan perilaku buruk yang akan menghambat rencana kamu.

 

Di kondisi sekarang yang paling utama kita harus punya semangat juang buat tetap bersyukur dan berusaha keras untuk mencapai tujuan. Dengan tetap semangat segala usahamu akan ada saja jalannya.

 

Aswata Usaha A+ selalu siap kasih perlindungan tempat usaha ditengah situasi seperti ini. Dengan jaminan manfaat ekstra Biaya Pengobatan akibat Kecelakaan - sudah pasti perlindungan ini bakal jadi paket komplit yang kamu perlu!

 

Informasi produk Asuransi Usaha A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-property/asuransi-usaha-a

Informasi lebih lanjut hubungi Kantor Sales Office Aswata terdekat

https://www.aswata.co.id/id/jaringan-kantor

 

Produk Asuransi Aswata:

Informasi produk Asuransi Kecelakaan Diri Keluarga

https://www.aswata.co.id/id/kecelakaan-diri-keluarga

Informasi produk Asuransi Griya A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-property/aswata-griya-a

Informasi produk Asuransi Usaha A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-property/asuransi-usaha-a

Informasi produk Aswata Oto A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-kendaraan-bermotor/aswata-otoa

baret parkir

 

Risiko kendaraan tergores bukan hanya terjadi saat bersenggolan dengan kendaraan lain di jalan, tapi bisa juga saat parkir.

Kerap kali setelah mobil ditinggal parkir, malah muncul baretan atau kerusakan yang baru pemilik ketahui saat hendak pulang. Apalagi ditengah pandemi Covid-19 yang banyak beraktivitas di rumah saja, alhasil kendaraan kita lebih banyak berada di parkiran dengan waktu yang lama.

Goresan bisa saja terjadi karena ada kendaraan atau orang lain yang bersentuhan dengan mobil kita sampai meninggalkan kerusakan pada bodi mobil selama ditinggal di tempat parkir. Untuk menghindarinya, ada 6 tips saat memarkir mobil pada area parkir:

1. Lihat tanda-tanda batas parkir

Tanda batas parkir berupa garis putih. Usahakan menempatkan mobil berada di tengah-tengah batas yang tersedia, tidak terlalu mepet ke kiri atau ke kanan.

2. Hindari parkir dekat area pejalan kaki

Jangan memarkir di tempat yang sering dilalui orang agar terhindar baret yang disebabkan orang lewat yang iseng ataupun tergores barang bawaan dari orang yang melintas.

3. Hati-hati terhadap batas parkir yang terbuat dari beton

Perhatikan ketinggian dan posisinya. Jangan sampai pembatas menyentuh atau bahkan merusak komponen pada kolong mobil kita. Ini menjadi perhatian utama bagi pengendara mobil yang ground clearance-nya sangat pendek.

4. Jaga jarak aman untuk pintu mobil lain

Perhatikan jarak dan posisi dengan mobil atau kendaraan yang sebelumnya sudah terparkir di sekeliling mobil kita. Sediakan ruang yang cukup aman untuk pintu mobil dibuka agar tak mentok. Jangan lupa lipat spion agar terhindar dari kemungkinan tersenggol mobil lain.

5. Periksa kembali body mobil

Setelah beraktivitas dan hendak masuk kembali ke mobil, periksa dulu sekeliling bodi mobil. Pastikan bahwa tidak ada peristiwa buruk saat mobil kita tinggal di tempat parkir.

6. Sebelum keluar parkir, cek ada penghalang atau tidak

Keamanan mengeluarkan mobil dari area parkir perlu kita perhatikan. Pastikan tidak ada penghalang di sekeliling mobil yang akan menjadi medan gerak mobil kita.

Itulah beberapa tips pencegahan agar mobil tidak mengalami baret saat ditinggal parkir. Aswata ikut menjaga kita di rumah dengan menyediakan perlindungan Asuransi Oto A+ seperti mobil baret saat parkir di dalam maupun di luar rumah.

Selain aman, kamu juga berpeluang mendapatkan Giveaway dengan total hadiah sampai sebesar Rp. 1 juta dengan Aswata Oto A+ lho! Informasi lebih lanjut hubungi kantor Sales Office Aswata terdekat.

 

Informasi produk Asuransi Oto A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-kendaraan-bermotor/aswata-otoa

Informasi lebih lanjut hubungi Kantor Sales Office Aswata terdekat

https://www.aswata.co.id/id/jaringan-kantor

 

Produk Asuransi Aswata:

Informasi produk Asuransi Kecelakaan Diri Keluarga

https://www.aswata.co.id/id/kecelakaan-diri-keluarga

Informasi produk Asuransi Griya A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-property/aswata-griya-a

Informasi produk Asuransi Usaha A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-property/asuransi-usaha-a

Informasi produk Aswata Oto A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-kendaraan-bermotor/aswata-otoa

keluarga harmonis

 

Setiap orang tentu ingin mempunyai keluarga yang harmonis. Keluarga yang saling membersamai, selalu ada dalam suka dan duka adalah potret keluarga bahagia yang diimpikan banyak orang. Untuk membangun keluarga yang harmonis bukanlah perkara mudah, karena membutuhkan usaha tidak hanya satu orang melainkan seluruh anggota keluarga.

Ditengah pandemi Covid-19 ini, peran keluarga sangat penting apalagi pemerintah menganjurkan untuk tetap di rumah saja. Bisa dipastikan kegiatan kita selama di rumah saja akan terasa sangat menyenangkan. Apalagi di hari ini yang bertepatan dengan hari keluarga nasional yang diperingati setiap tanggal 29 Juni ini dimaksudkan untuk mengingatkan kepada masyarakat Indonesia akan pentingnya keluarga sebagai sumber kekuatan untuk membangun bangsa dan negara.

Ada langkah dan cara membangun keluarga harmonis yang bisa dilakukan. Berikut ulasannya secara lebih lanjut.

1. Saling Bersikap Jujur dan Terbuka

Jujur merupakan kunci keharmonisan keluarga. Sebuah kejujuran sangat bermakna, sehingga sekali saja seseorang melanggarnya maka bisa menjadi potensi kehancuran keluarga. Ironis memang, tapi sepenting itulah arti kejujuran. Jujur harus dilakukan oleh siapapun, termasuk orang tua dan anak. Sesulit apapapun situasinya, dengan kejujuran dan saling keterbukaan, beban yang dialami bisa dipikul bersama-sama. Dengan bersikap jujur dan saling terbuka, masalah yang ada bisa diselesaikan bersama tanpa harus sembunyi-sembunyi.

2. Saling Menjalin Komunikasi yang Baik

Selain kejujuran dan keterbukaan, poin penting lain dalam cara membangun keluarga harmonis adalah jalinan komunikasi yang baik. Komunikasi berperan penting dalam hal menyampaikan perasaan dan mengekspresikan apa yang dirasakan. Komunikasi juga mencegah timbulnya kesalahpahaman yang dapat terjadi pada anggota keluarga.

Oleh karena itu, dengan menjaga jalinan komunikasi secara baik, keluarga bisa terhindar dari masalah-masalah sepele.

3. Mengutamakan Kebersamaan dengan Keluarga

Setiap anggota keluarga mempunyai kesibukan masing-masing. Orang tua sibuk dengan pekerjaannya, anak sibuk dengan pendidikannya. Sebuah keluarga harus mengutamakan waktu untuk berkumpul bersama, tidak peduli sesibuk apa aktivitas yang dilakukan. Kebersamaan itu bisa berupa sarapan bersama, makan malam bersama, atau sekadar menonton acara televisi bersama. Kebersamaan akan semakin mengeratkan rasa kasih sayang antar anggota keluarga.

4. Bijak dalam Menghadapi Permasalahan

Cara membangun keluarga harmonis selanjutnya adalah harus bijak ketika menghadapi permasalahan yang ada. Hidup tidak selamanya berjalan mulus begitu saja, karena pasti akan ada persoalan dan hambatan yang menghadang. Agar bisa menjaga keluarga tetap harmonis, selesaikanlah permasalahan yang ada dengan kepala dingin dan bijak.

Yang lebih penting lagi, jangan sesekali melampiaskan permasalahan dari luar ke dalam keluarga.

5. Saling Memberikan Perhatian

Sudah seharusnya sebagai satu bagian keluarga harus mempunyai rasa sayang dan perhatian. Orang tua menyayangi anak-anaknya, demikian pula anak-anak menyayangi orang tuanya. Bentuk perhatian dapat ditunjukkan dengan hal-hal yang paling sederhana. Seorang ibu misalnya, bisa menunjukkan perhatian dengan membuatkan bekal makanan untuk dibawa ke sekolah anak. Ayah memberikan bentuk perhatian dengan cara mengajari anak-anak belajar. Dan masih banyak contoh lain.

6. Saling Menciptakan Suasana Menyenangkan

Cara membangun keluarga harmonis selanjutnya adalah saling menciptakan suasana yang menyenangkan. Keluarga bisa menjadi sumber kebahagiaan paling utama. Untuk menciptakan suasana keluarga bahagia bisa dilakukan meskipun karakter setiap anggota keluarga bisa berbeda. Masing-masing hanya perlu berusaha menyenangkan orang lain dengan caranya sendiri.

7. Menerima Kelebihan dan Kekurangan Anggota Keluarga

Keluarga adalah orang-orang terdekat yang idealnya sanggup menerima kelebihan dan kekurangan individu, sekalipun masyarakat menolaknya. Keluarga adalah tempat menggantungkan kehidupan, sehingga baik atau buruknya kepribadian seseorang tetap perlu dibersamai oleh keluarga. Yang menjadi kelebihan patut dibanggakan, sedangkan yang menjadi kekurangan harus dilindungi sebagaimana pepatah Jawa menyebutkan “mikul dhuwur, mendhem jero”.

8. Tidak Bersikap Egois dan Emosional

Ada kalanya seseorang merasakan tekanan emosi yang luar biasa sehingga di luar kendali dan marah besar. Hindarilah bersikap emosional kepada keluarga, terutama ketika marah. Jangan sampai bersikap atau berkata yang melukai hati ketika marah. Selain itu, hindarilah pula sifat egois, karena keegoisan tidak akan membawa hal baik termasuk untuk diri sendiri. Tidak apa-apa sesekali bersikap mengalah, karena mengalah tidaklah berarti kalah.

Mewujudkan keluarga yang harmonis tidak semudah membalikkan telapak tangan. Semua membutuhkan proses yang berbeda-beda, tergantung pada kondisi dan situasi masing-masing keluarga.

Aswata ikut menjaga kita di rumah dengan menyediakan perlindungan Asuransi Kecelakaan Diri untuk seluruh keluarga dengan promo 50% discount premi dan bebas biaya admin untuk penutupan asuransi kecelakaan diri keluarga mulai tanggal 3 Mei 2020 sampai berakhirnya masa pandemi.

Karena tetap harus di rumah saja, pembelian asuransi ini cukup dilakukan melalui Whatsapp Vania (Virtual Assistant  Aswata) di 08111 500 299 dengan cara text #dirumahaja. Selanjutnya Vania akan memandu pembelian polis ini sampai pembayaran online dan penerbitan polisnya melalui Whatsapp chat.

 

MARI Jaga Indonesia dari rumah - MARI Jaga keluarga tetap aman!

 

Informasi produk Asuransi Kecelakaan Diri Keluarga https://www.aswata.co.id/id/kecelakaan-diri-keluarga

Informasi tutorial video proses pembelian polis melalui Whatsapp Business https://aswata.co.id/id/pa-keluarga

Informasi lain seputar Asuransi Kecelakaan Diri Keluarga Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.


PT. Asuransi Wahana Tata

Kantor Pusat
Jl. H. R. Rasuna Said. C-4, Jakarta 12920
Tel. (021) 5203145, 5203146
Fax. (021) 5203149, 5205222-23
e-mail : aswata@aswata.co.id
website: http://www.aswata.co.id
Logo-Call-Center-4 2018
 

 

otoritas-jasa-keuangan-logo

logo mari 
logo-imac-2017

Logo-AA-Fitch-Ratings 2018