masa lalu

Tidak semua masa lalu merupakan kenangan yang indah. Masa lalu juga banyak menyimpan kejadian buruk dan bahkan meninggalkan trauma bagi sebagian orang mengalaminya. Masa lalu yang buruk dapat mengganggu pikiran, mengakibatkan stress berkepanjangan dan juga mengganggu masa depan.

Apalagi tahun ini merupakan tahun yang banyak sekali cobaannya. Dimulai dengan bencana banjir pada awal tahun dan kemunculan virus corona yang banyak merenggut banyak jiwa. Melupakan masa lalu tidaklah mudah, tapi dengan 5 cara berikut, kamu pasti bisa sukses pelan-pelan melupakan masa lalu burukmu!

1. Cobalah untuk berpikir positif

Berpikir positif adalah cara yang pertama. Berpikir positif dapat membantumu melupakan masa lalu yang buruk. Masa lalu yang buruk akan berdampak negatif pada dirimu. Oleh karena itu, lawanlah masa lalu burukmu dengan berpikir positif dan yakin bahwa semua hal buruk pasti memiliki sisi positifnya. Cobalah untuk berpikir positif dengan meyakini bahwa ada pelajaran yang bisa kamu ambil dan yakin tak akan terjatuh pada lubang yang sama.

2. Ikhlaskan apa yang sudah terjadi, bersyukurlah

Ikhlas juga merupakan hal wajib untuk diterapkan untuk bisa melupakan masa lalu. Ikhlas berarti memaafkan segala hal buruk yang terjadi di masa lalu, memaafkan diri sendiri dan juga menerima bahwa hal tersebut menjadi bagian dari masa lalumu. Menyesal boleh-boleh saja, namun, terus-terusan menyesal adalah tindakan yang salah besar dan penyesalan tidak akan mengubah hal yang sudah terjadi. Kalau kamu belum bisa mengikhlaskan apa yang sudah terjadi di masa lalu, bersyukurlah! Bersyukur terhadap kondisimu saat ini karena masih banyak orang yang keadaannya jauh lebih buruk darimu. Jadi, ikhlas dan bersyukur adalah kunci yang paling ampuh!

3. Percaya bahwa masa depan itu lebih indah

Sudah banyak tulisan dan kata-kata motivatif yang mengatakan bahwa “Masa lalumu adalah hal yang sudah lalu, tapi sekarang dan masa yang akan datang adalah milikmu!”. Tanamkan pikiran tersebut di benak dan keyakikanmu bahwa hanya kamu yang mampu mengendalikan masa sekarang dan masa depan. Kalau kamu terjebak dalam masa lalu, sampai kapan masa indah itu akan datang?

4. Curahkanlah masalahmu

Manusia adalah makhluk yang tidak bisa hidup sendiri, alias selalu membutuhkan orang lain. Manusia tidak bisa hidup tanpa bantuan orang lain. Ceritakan masa lalumu, maka hati, jiwa dan pikiranmu akan mendapatkan ketenangan. Namun, ada baiknya untuk menceritakan masa lalu hanya kepada orang yang bisa kamu percaya. Jika tidak, ceritakan masalahmu kepada Tuhan. Pada dasarnya, memendam masalah hanya akan membuatmu semakin terpuruk dan sakit. Jadi, luapkanlah perasaanmu tersebut dengan bercerita.

5. Alihkan masa lalumu dengan kegiatan positif

Cara yang terakhir dan ampuh adalah alihkan masa lalumu dengan kegiatan positif. Kalau kamu orang yang mudah teringat dengan kejadian atau momen di masa lalu, cara ini mungkin cocok untuk diterapkan sebagai pengalihan. Dengan melakukan kegiatan yang positif, kamu bisa pelan-pelan melupakan masa lalumu. Tambahlah jadwal untuk melakukan kegiatan positif, namun juga jangan lupa untuk tetap memperhatikan kesehatanmu.

Ibarat sedang mengendarai kendaraan mobil, kita harus lebih sering melihat ke depan dibanding melihat ke belakang dengan kaca spion yang kecil. Itulah sebabnya masa depan lebih penting dari masa lalu. Aswata ikut jaga masa depanmu dengan perlindungan Asuransi Oto A+ buat mobil kamu.

Selain aman, kamu juga berpeluang mendapatkan Giveaway dengan total hadiah sampai sebesar Rp. 1 juta dengan Aswata Oto A+ lho! Informasi lebih lanjut hubungi kantor Sales Office Aswata terdekat.

 

Informasi produk Asuransi Oto  A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-kendaraan-bermotor/aswata-otoa

Informasi lebih lanjut hubungi Kantor Sales Office Aswata terdekat

https://www.aswata.co.id/id/jaringan-kantor

 

Produk Asuransi Aswata:

Informasi produk Asuransi Kecelakaan Diri Keluarga

https://www.aswata.co.id/id/kecelakaan-diri-keluarga

Informasi produk Asuransi Griya A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-property/aswata-griya-a

Informasi produk Asuransi Usaha A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-property/asuransi-usaha-a

Informasi produk Aswata Oto A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-kendaraan-bermotor/aswata-otoa

hidup sempurna

Setiap orang pasti ingin memiliki hidup yang sempurna. Dari mulai anak kecil sampai dengan dewasa menginginkan memiliki kehidupan sempurna. Lantas ada pendapat yang menyatakan bahwa hidup manusia tidak ada yang sempurna. Jika kesempurnaan dilihat dari fisik dan harta semata, maka kesempurnaan sulit didapat. Ketika kesempurnaan berasal dari kehidupan yang bahagia, maka setiap orang dapat merasakannya dan kehidupan kita akan terasa sempurna dengan selalu berbahagia.

Ditengah pandemi Covid-19 ini agar selalu merasa bahagia dan menjauhkan perasaan kurang baik agar hidup kita selalu sempurna untuk menjalani aktivitas sehari-hari. Berikut 10 kiat jika kamu menginginkan hidup yang sempurna dengan selalu berbahagia.

1. Perbanyak Bersyukur

Meski manusia merupakan ciptaan Tuhan paling sempurna, faktanya tidak ada kehidupan yang sempurna bagi manusia. Pasti ada kekurangan. Justru karena memiliki kekurangan itulah, sebagai manusia kamu perlu memperbanyak rasa bersyukur.

2. Selalu Berpikir Positif

Berpikir positif merupakan salah satu kiat hidup bahagia yang bisa langsung kamu terapkan dalam keseharian. Dengan selalu berusaha menjaga pikiran tetap positif, kamu akan terhindar dari beban pikiran buruk yang justru menjauhkan diri dari rasa bahagia.

3. Banyak Berbagi

Berbagi terhadap sesama merupakan tindakan yang sederhana tapi punya dampak besar dalam menciptakan rasa bahagia. Mulailah dari hal-hal kecil di rumah seperti membantu membereskan rumah atau ikut memasak di dapur.

4. Cukup Beristirahat

Kiat hidup bahagia yang tak kalah penting adalah cukup tidur dan istirahat. Kenapa bisa begitu? Tubuh yang lelah setelah menjalani aktivitas seharian harus diistirahatkan.

5. Perbanyak Tertawa

Tertawa menjadi obat mujarab yang bisa langsung membuat hidup kamu bahagia. Ini merupakan terapi yang dianjurkan ketika kamu selalu diselimuti kegalauan dan kegelisahan.

6. Bangun Lebih Pagi

Rutin bangun pagi selain akan membuat badan lebih sehat juga pikiran yang lebih segar. Dengan kondisi pikiran segar dan penuh optimis, kamu pun bakal mampu menghadapi semua tantangan kehidupan.

7. Rutin Berolahraga

Di dalam tubuh yang sehat, terdapat jiwa yang kuat. Maka itu berolahragalah secara teratur. Tidak perlu harus menjadi anggota klub  fitnes yang mahal. Olahraga ringan seperti joging di pagi hari akan membantu hidup kamu menjadi lebih bahagia.

8. Berlibur ke Tempat yang Tenang

Salah satu hal yang membuat hidup tidak bahagia adalah kondisi pikiran yang tidak tenang. Nah, kiat hidup bahagia selanjutnya adalah coba berlibur ke tempat yang tenang.

9. Jangan Membandingkan Rumput Tetangga

Rumput tetangga memang kerap terlihat lebih hijau. Jangan pernah melihat kondisi orang lain dari sudut pkamung ujar-ujaran tersebut.

10. Perbanyak Investasi Akhirat

Percaya atau tidak, hidup di dunia ini sementara, yang kekal itu di akhirat. Oleh karena itu, perbanyaklah investasi akhirat kamu. Dengan begitu, kamu memiliki modal untuk kebahagiaan hakiki kelak.

Sempurna itu bukan harta melimpah, bukan pula jabatan dan popularitas yang tinggi. Namun, sempurna itu muncul dalam hati yang bersih dan jiwa yang tenang. Hidup sempurna yang bisa kamu lakukan yaitu dengan merencanakan persiapan masa depan itu termasuk persiapan pengalihan risiko bila ada kemalangan pada rumah tinggalmu.

Aswata ikut menjaga kita di rumah dengan menyediakan perlindungan Asuransi Griya A+ seperti atap rumah roboh akibat hujan lebat. Selain aman, kamu juga berpeluang mendapatkan Giveaway dengan total hadiah sampai sebesar Rp. 1 juta dengan Aswata Griya A+ lho! Informasi lebih lanjut hubungi kantor Sales Office Aswata terdekat.

 

Informasi produk Asuransi Griya A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-property/aswata-griya-a

Informasi lebih lanjut hubungi Kantor Sales Office Aswata terdekat

https://www.aswata.co.id/id/jaringan-kantor

 

Produk Asuransi Aswata:

Informasi produk Asuransi Kecelakaan Diri Keluarga

https://www.aswata.co.id/id/kecelakaan-diri-keluarga

Informasi produk Asuransi Griya A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-property/aswata-griya-a

Informasi produk Asuransi Usaha A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-property/asuransi-usaha-a

Informasi produk Aswata Oto A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-kendaraan-bermotor/aswata-otoa

jangan menunda

Terkadang seseorang pasti dilkamu rasa malas untuk melakukan pekerjaan. Sering kali, mereka mengerjakan tugas atau pekerjaannya mendekati tenggat waktu atau deadline.

Padahal, menunda pekerjaan sama saja membuang waktu kamu. Selain itu, kebiasaan buruk ini juga membuat pekerjaan kamu menjadi tidak teliti karena dikerjakan dengan terburu-buru.

Disaat pandemi Covid-19 memaksa kita bekerja dari rumah, rasa malas untuk menunda pekerjaan menjadi lebih tinggi. Berikut 5 cara ampuh agar kamu tidak menunda pekerjaan, sehingga kualitas kerja kamu akan meningkat.

1. Niat

Tanpa ada niat, kamu tidak akan bisa mengubah diri kamu sendiri. Kebiasaan menunda tidak dapat diselesaikan dengan solusi dari luar, jika diri kamu tidak berniat untuk menghindari menunda pekerjaan.

Mungkin di tengah-tengah proses perbaikan diri, akan terjadi penolakan dari diri kamu, karena kamu merasa sebenarnya menunda tidak selalu membuatmu merasa rugi. Hanya saja saat mendekati deadline, kamu akan selalu terburu-buru dan selama ini kamu tidak pernah terlambat.

Jauhi pemikiran tersebut, kamu memang cekatan jika selama ini deadline dari atasan selalu terpenuhi. Namun kamu tahu, jika tidak menunda, kamu memiliki hidup yang lebih produktif.

2. Buat jadwal tertulis

Dengan membuat jadwal tertulis, kamu bisa melihat timeline kerja secara keseluruhan, tidak terpaku pada satu hari. Sebaiknya kamu mempunyai kalender bulanan di meja, dan menuliskan pekerjaan di kalender tersebut, sehingga setiap kamu melihatnya kamu akan terus teringat akan pekerjaan kamu.

3. Buat deadline palsu

Dengan majunya deadline, seharusnya kamu terdorong untuk melakukan pekerjaan tersebut. Salah satu penyebab menunda pekerjaan adalah waktu deadline yang lama, sehingga kamu merasa memiliki banyak waktu sebelum mengerjakan hal tersebut.

Jika tiba-tiba ada pekerjaan dari atasan yang tidak terduga. Sehingga kamu tidak perlu panik, dan jika pekerjaan kamu belum terlalu sempurna, kamu bisa menyempurnakan pekerjaan, karena masih ada waktu. Setelah kamu menyelesaikan tugas sebelum deadline, pasti kamu akan merasa lebih puas.

4. Tidur yang cukup

Tidur tidak teratur dan kurang cukup akan berpengaruh pada konsentrasi kamu. Jika kamu telah mendapatkan istirahat yang cukup, maka kamu tidak akan ngantuk. Semakin kurang istirahat, maka fokus kamu akan cepat buyar dan kerja juga menjadi tidak optimal. Atur waktu kamu, jangan sampai waktu untuk kerja kamu lakukan untuk tidur, waktu tidur kamu gunakan untuk kerja.

5. Hindari sosial media

Pasti banyak yang kalau sudah bosen bekerja biasanya akan mulai menggunakan sosial media. Namun, yang jadi masalah ketika pemakaiannya tidak bisa berhenti, jadi akan terus berkelanjutan sehingga kamu bisa lupa waktu. Semakin sering kamu pakai sosial media dan main game, pasti akan semakin sering kamu menunda pekerjaan.

Itulah beberapa cara ampuh agar kamu tidak menunda pekerjaan. Aswata ikut menjaga kamu supaya semua rencanamu dapat terlaksana dengan asuransi kecelakaan diri untuk seluruh keluarga dengan promo 50% discount premi dan bebas biaya admin untuk penutupan asuransi kecelakaan diri keluarga mulai tanggal 3 Mei 2020 sampai berakhirnya masa pandemi.

Karena tetap harus di rumah saja, pembelian asuransi ini cukup dilakukan melalui Whatsapp Vania (Virtual Assistant  Aswata) di 08111 500 299 dengan cara text #dirumahaja. Selanjutnya Vania akan memandu pembelian polis ini sampai pembayaran online dan penerbitan polisnya melalui Whatsapp chat.

Informasi produk Asuransi Kecelakaan Diri Keluarga https://www.aswata.co.id/id/kecelakaan-diri-keluarga

Informasi tutorial video proses pembelian polis melalui Whatsapp Business https://aswata.co.id/id/pa-keluarga

Informasi lain seputar Asuransi Kecelakaan Diri Keluarga This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

agar tetap fokus

Banyak orang yang memiliki tujuan hidup tertentu namun selalu mendapat gangguan dan akhirnya menunda semua rencana itu. Faktor di dalam diri maupun dari luar dapat membuat kamu menunda atau bahkan membatalkan rencana kamu dalam hidup, ditambah lagi dengan kondisi saat ini dengan mewabahnya Covid-19 yang membuat banyak orang menunda banyak hal. Itu semua terjadi karena kamu kurang fokus terhadap rencana tersebut dan membiarkan segala gangguan menggagalkan rencana kamu.

Rasa malas bisa saja berasal dari otak kamu. Penelitian menunjukkan bahwa di waktu luang kita sering tidak melakukan apa yang kita sebenarnya harus kita nikmati. Otak kamu tidak ingin membuang-buang energi, itu menjadikan kamu malas. Masalahnya, dunia tidak malas, hari-hari terus berjalan saat kamu sedang bermalas-malasan.

Semuanya seakan menuntut perhatian kita. kamu ingin membuat rencana dan menindaklanjuti atau mencapai tujuan tanpa gangguan tetapi sekitar kamu tampaknya kompak untuk menahan itu semua.

Namun itu semua dapat kamu hindari dengan melakukan hal-hal yang membuat kamu tetap fokus pada tujuan kamu. Berikut 4 cara untuk menghalau segala gangguan dan tetap fokus untuk mencapai tujuan.

1. Kontrol sesuatu yang bisa menganggu kamu

Kebanyakan orang selalu meremehkan hal-hal kecil yang di mana sebenarnya itu dapat mengganggu mereka nantinya. Atau bahkan mereka tidak menyadari bahwa itu sebenarnya adalah sesuatu yang dapat menghalangi mereka untuk dapat menjalankan rencana dan menggapai tujuannya.

2. Tetap tenang

Sesuatu yang menyenangkan seakan mengatakan "Ayo bermain dengan saya!" Atau sesuatu yang menakutkan ada di depan kamu dan dia menginginkan kamu untuk lari dan menunda segala rencana yang telah kamu buat.

3. Pikirkan tentang tujuan kamu

Pastikan hal yang paling penting merupakan prioritas kamu, jangan sampai kamu salah prioritas. Berpikir tentang tujuan jangka panjang kamu ketika kamu tergoda oleh gangguan yang datang memberikan otak kamu keinginan untuk mengontrol dan dapat melepaskan dopamie yang akan membuat kamu merasa lebih baik serta lebih termotivasi untuk menggapai tujuan kamu.

4. Membuat keputusan

Menolak gangguan yang menyenangkan itu sulit, menahan dorongan untuk menunda-nunda juga sulit. Jadi kamu harus dengan sengaja untuk tidak menyerah. Neuroscience menunjukkan berhenti sejenak dan meluangkan waktu untuk membuat keputusan benar-benar membantu menghentikan kamu dari melakukan perilaku buruk yang akan menghambat rencana kamu.

Di kondisi sekarang yang paling utama kita harus punya semangat juang buat tetap bersyukur dan berusaha keras untuk mencapai tujuan. Dengan tetap semangat segala usahamu akan ada saja jalannya.

Aswata Usaha A+ selalu siap kasih perlindungan tempat usaha ditengah situasi seperti ini. Dengan jaminan manfaat ekstra Biaya Pengobatan akibat Kecelakaan - sudah pasti perlindungan ini bakal jadi paket komplit yang kamu perlu!

Informasi produk Asuransi Usaha A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-property/asuransi-usaha-a

Informasi lebih lanjut hubungi Kantor Sales Office Aswata terdekat

https://www.aswata.co.id/id/jaringan-kantor

 

Produk Asuransi Aswata:

Informasi produk Asuransi Kecelakaan Diri Keluarga

https://www.aswata.co.id/id/kecelakaan-diri-keluarga

Informasi produk Asuransi Griya A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-property/aswata-griya-a

Informasi produk Asuransi Usaha A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-property/asuransi-usaha-a

Informasi produk Aswata Oto A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-kendaraan-bermotor/aswata-otoa

baret parkir

Risiko kendaraan tergores bukan hanya terjadi saat bersenggolan dengan kendaraan lain di jalan, tapi bisa juga saat parkir.

Kerap kali setelah mobil ditinggal parkir, malah muncul baretan atau kerusakan yang baru pemilik ketahui saat hendak pulang. Apalagi ditengah pandemi Covid-19 yang banyak beraktivitas di rumah saja, alhasil kendaraan kita lebih banyak berada di parkiran dengan waktu yang lama.

Goresan bisa saja terjadi karena ada kendaraan atau orang lain yang bersentuhan dengan mobil kita sampai meninggalkan kerusakan pada bodi mobil selama ditinggal di tempat parkir. Untuk menghindarinya, ada 6 tips saat memarkir mobil pada area parkir:

1. Lihat tanda-tanda batas parkir

Tanda batas parkir berupa garis putih. Usahakan menempatkan mobil berada di tengah-tengah batas yang tersedia, tidak terlalu mepet ke kiri atau ke kanan.

2. Hindari parkir dekat area pejalan kaki

Jangan memarkir di tempat yang sering dilalui orang agar terhindar baret yang disebabkan orang lewat yang iseng ataupun tergores barang bawaan dari orang yang melintas.

3. Hati-hati terhadap batas parkir yang terbuat dari beton

Perhatikan ketinggian dan posisinya. Jangan sampai pembatas menyentuh atau bahkan merusak komponen pada kolong mobil kita. Ini menjadi perhatian utama bagi pengendara mobil yang ground clearance-nya sangat pendek.

4. Jaga jarak aman untuk pintu mobil lain

Perhatikan jarak dan posisi dengan mobil atau kendaraan yang sebelumnya sudah terparkir di sekeliling mobil kita. Sediakan ruang yang cukup aman untuk pintu mobil dibuka agar tak mentok. Jangan lupa lipat spion agar terhindar dari kemungkinan tersenggol mobil lain.

5. Periksa kembali body mobil

Setelah beraktivitas dan hendak masuk kembali ke mobil, periksa dulu sekeliling bodi mobil. Pastikan bahwa tidak ada peristiwa buruk saat mobil kita tinggal di tempat parkir.

6. Sebelum keluar parkir, cek ada penghalang atau tidak

Keamanan mengeluarkan mobil dari area parkir perlu kita perhatikan. Pastikan tidak ada penghalang di sekeliling mobil yang akan menjadi medan gerak mobil kita.

Itulah beberapa tips pencegahan agar mobil tidak mengalami baret saat ditinggal parkir. Aswata ikut menjaga kita di rumah dengan menyediakan perlindungan Asuransi Oto A+ seperti mobil baret saat parkir di dalam maupun di luar rumah.

Selain aman, kamu juga berpeluang mendapatkan Giveaway dengan total hadiah sampai sebesar Rp. 1 juta dengan Aswata Oto A+ lho! Informasi lebih lanjut hubungi kantor Sales Office Aswata terdekat.

 

Informasi produk Asuransi Oto A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-kendaraan-bermotor/aswata-otoa

Informasi lebih lanjut hubungi Kantor Sales Office Aswata terdekat

https://www.aswata.co.id/id/jaringan-kantor

 

Produk Asuransi Aswata:

Informasi produk Asuransi Kecelakaan Diri Keluarga

https://www.aswata.co.id/id/kecelakaan-diri-keluarga

Informasi produk Asuransi Griya A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-property/aswata-griya-a

Informasi produk Asuransi Usaha A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-property/asuransi-usaha-a

Informasi produk Aswata Oto A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-kendaraan-bermotor/aswata-otoa

keluarga harmonis

Setiap orang tentu ingin mempunyai keluarga yang harmonis. Keluarga yang saling membersamai, selalu ada dalam suka dan duka adalah potret keluarga bahagia yang diimpikan banyak orang. Untuk membangun keluarga yang harmonis bukanlah perkara mudah, karena membutuhkan usaha tidak hanya satu orang melainkan seluruh anggota keluarga.

Ditengah pandemi Covid-19 ini, peran keluarga sangat penting apalagi pemerintah menganjurkan untuk tetap di rumah saja. Bisa dipastikan kegiatan kita selama di rumah saja akan terasa sangat menyenangkan. Apalagi di hari ini yang bertepatan dengan hari keluarga nasional yang diperingati setiap tanggal 29 Juni ini dimaksudkan untuk mengingatkan kepada masyarakat Indonesia akan pentingnya keluarga sebagai sumber kekuatan untuk membangun bangsa dan negara.

Ada langkah dan cara membangun keluarga harmonis yang bisa dilakukan. Berikut ulasannya secara lebih lanjut.

1. Saling Bersikap Jujur dan Terbuka

Jujur merupakan kunci keharmonisan keluarga. Sebuah kejujuran sangat bermakna, sehingga sekali saja seseorang melanggarnya maka bisa menjadi potensi kehancuran keluarga. Ironis memang, tapi sepenting itulah arti kejujuran. Jujur harus dilakukan oleh siapapun, termasuk orang tua dan anak. Sesulit apapapun situasinya, dengan kejujuran dan saling keterbukaan, beban yang dialami bisa dipikul bersama-sama. Dengan bersikap jujur dan saling terbuka, masalah yang ada bisa diselesaikan bersama tanpa harus sembunyi-sembunyi.

2. Saling Menjalin Komunikasi yang Baik

Selain kejujuran dan keterbukaan, poin penting lain dalam cara membangun keluarga harmonis adalah jalinan komunikasi yang baik. Komunikasi berperan penting dalam hal menyampaikan perasaan dan mengekspresikan apa yang dirasakan. Komunikasi juga mencegah timbulnya kesalahpahaman yang dapat terjadi pada anggota keluarga.

Oleh karena itu, dengan menjaga jalinan komunikasi secara baik, keluarga bisa terhindar dari masalah-masalah sepele.

3. Mengutamakan Kebersamaan dengan Keluarga

Setiap anggota keluarga mempunyai kesibukan masing-masing. Orang tua sibuk dengan pekerjaannya, anak sibuk dengan pendidikannya. Sebuah keluarga harus mengutamakan waktu untuk berkumpul bersama, tidak peduli sesibuk apa aktivitas yang dilakukan. Kebersamaan itu bisa berupa sarapan bersama, makan malam bersama, atau sekadar menonton acara televisi bersama. Kebersamaan akan semakin mengeratkan rasa kasih sayang antar anggota keluarga.

4. Bijak dalam Menghadapi Permasalahan

Cara membangun keluarga harmonis selanjutnya adalah harus bijak ketika menghadapi permasalahan yang ada. Hidup tidak selamanya berjalan mulus begitu saja, karena pasti akan ada persoalan dan hambatan yang menghadang. Agar bisa menjaga keluarga tetap harmonis, selesaikanlah permasalahan yang ada dengan kepala dingin dan bijak.

Yang lebih penting lagi, jangan sesekali melampiaskan permasalahan dari luar ke dalam keluarga.

5. Saling Memberikan Perhatian

Sudah seharusnya sebagai satu bagian keluarga harus mempunyai rasa sayang dan perhatian. Orang tua menyayangi anak-anaknya, demikian pula anak-anak menyayangi orang tuanya. Bentuk perhatian dapat ditunjukkan dengan hal-hal yang paling sederhana. Seorang ibu misalnya, bisa menunjukkan perhatian dengan membuatkan bekal makanan untuk dibawa ke sekolah anak. Ayah memberikan bentuk perhatian dengan cara mengajari anak-anak belajar. Dan masih banyak contoh lain.

6. Saling Menciptakan Suasana Menyenangkan

Cara membangun keluarga harmonis selanjutnya adalah saling menciptakan suasana yang menyenangkan. Keluarga bisa menjadi sumber kebahagiaan paling utama. Untuk menciptakan suasana keluarga bahagia bisa dilakukan meskipun karakter setiap anggota keluarga bisa berbeda. Masing-masing hanya perlu berusaha menyenangkan orang lain dengan caranya sendiri.

7. Menerima Kelebihan dan Kekurangan Anggota Keluarga

Keluarga adalah orang-orang terdekat yang idealnya sanggup menerima kelebihan dan kekurangan individu, sekalipun masyarakat menolaknya. Keluarga adalah tempat menggantungkan kehidupan, sehingga baik atau buruknya kepribadian seseorang tetap perlu dibersamai oleh keluarga. Yang menjadi kelebihan patut dibanggakan, sedangkan yang menjadi kekurangan harus dilindungi sebagaimana pepatah Jawa menyebutkan “mikul dhuwur, mendhem jero”.

8. Tidak Bersikap Egois dan Emosional

Ada kalanya seseorang merasakan tekanan emosi yang luar biasa sehingga di luar kendali dan marah besar. Hindarilah bersikap emosional kepada keluarga, terutama ketika marah. Jangan sampai bersikap atau berkata yang melukai hati ketika marah. Selain itu, hindarilah pula sifat egois, karena keegoisan tidak akan membawa hal baik termasuk untuk diri sendiri. Tidak apa-apa sesekali bersikap mengalah, karena mengalah tidaklah berarti kalah.

Mewujudkan keluarga yang harmonis tidak semudah membalikkan telapak tangan. Semua membutuhkan proses yang berbeda-beda, tergantung pada kondisi dan situasi masing-masing keluarga.

Aswata ikut menjaga kita di rumah dengan menyediakan perlindungan Asuransi Kecelakaan Diri untuk seluruh keluarga dengan promo 50% discount premi dan bebas biaya admin untuk penutupan asuransi kecelakaan diri keluarga mulai tanggal 3 Mei 2020 sampai berakhirnya masa pandemi.

Karena tetap harus di rumah saja, pembelian asuransi ini cukup dilakukan melalui Whatsapp Vania (Virtual Assistant  Aswata) di 08111 500 299 dengan cara text #dirumahaja. Selanjutnya Vania akan memandu pembelian polis ini sampai pembayaran online dan penerbitan polisnya melalui Whatsapp chat.

MARI Jaga Indonesia dari rumah - MARI Jaga keluarga tetap aman!

Informasi produk Asuransi Kecelakaan Diri Keluarga https://www.aswata.co.id/id/kecelakaan-diri-keluarga

Informasi tutorial video proses pembelian polis melalui Whatsapp Business https://aswata.co.id/id/pa-keluarga

Informasi lain seputar Asuransi Kecelakaan Diri Keluarga This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

wajib tahu

Perkembangan teknologi dalam membuat material pelapis atap menghasilkan bahan-bahan yang lebih kuat dan tahan dari kebocoran. Material-material modern yang mayoritas diproduksi menggunakan mesin tersebut memiliki ketahanan yang lebih memadai daripada material pelapis atap yang lebih konvensional.

Material-material seperti bitumen, semen fiber, dan ardex sudah dapat ditemukan dengan mudah di toko-toko bangunan dan lebih direkomendasikan karena kekuatannya. Maka dari itu, pilihlah material-material ini atau material lain yang disarankan oleh kontraktor kamu untuk melapisi atap.

Sebisa mungkin, kamu perlu menghindari material-material di bawah ini apabila sedang akan membangun rumah pertama atau melakukan renovasi besar.

Khususnya untuk kamu yang baru akan membangun rumah, atap yang kuat benar-benar dibutuhkan di rumah. Bila struktur dan materialnya tidak kuat dan rentan bocor, biaya perbaikan yang perlu dikeluarkan bisa besar dan berlarut-larut.

Maka dari itu, ada baiknya mengetahui 4 material pelapis atap di bawah ini yang cenderung rapuh dan tidak menua dengan baik bersamaan dengan perubahan kondisi cuaca ekstrem, panas, dan usia material.

1. Genteng Tanah Liat

Genteng dengan material tanah liat bisa dikatakan adalah material genteng yang sangat populer pada zamannya. Bila Anda berada di gedung yang cukup tinggi dan dapat melihat sebagian besar area kota tempat tinggal Anda, tampak bahwa mayoritas menggunakan genteng tanah liat.

Meskipun begitu, selain proses pembuatannya yang memakan waktu lama karena menggunakan tangan dan perlu dipasang satu per satu, material ini cenderung rapuh. Hal ini dikarenakan genteng tanah liat mudah berjamur dan berlumut, membuatnya mudah pecah dan bolong yang menyebabkan kebocoran.

  1.  Genteng Beton

Dengan bahan utama beton, tentunya genteng beton memiliki daya tahan yang kuat dari segi material itu sendiri maupun ketahanan dengan kondisi iklim yang panas dan hujan. Meskipun begitu, bobotnya yang berat dan strukturnya yang berpori membuatnya rentan untuk menjadi lembap saat musim hujan. Kelembapan ini semakin menambah beban atap yang bisa menyebabkan pecah dan bocor saat musim hujan yang sangat merepotkan.

3. Genteng Keramik

Material genteng yang satu ini sebenarnya tahan dengan segala kondisi cuaca, punya kekuatan yang baik, dan membuat rumah menjadi adem. Namun, bobotnya yang berat membuatnya rawan terhadap benturan dan memberikan beban bagi struktur rumah. Bila tidak dirawat dengan baik, beban ini merusak rangka, dan genteng itu sendiri dapat menyebabkan kebocoran.

Sementara itu, rangka atap keramik relatif lebih mahal dibandingkan rangka atap lainnya dan perlu dipasang dengan lebih teliti karena sistemnya yang lebih kompleks.

4. Genteng Kayu Sirap

Genteng kayu sirap atau yang juga biasa disebut genteng kayu ulin biasanya dipilih untuk Anda yang ingin memiliki hunian yang memiliki kesan alami. Materialnya pun sebenarnya ringan namun kuat, tampak dari kemampuan tahan gempanya. Namun, dengan bahan utama kayu, pemasangannya memerlukan biaya yang lebih mahal karena lebih kompleks dari material genteng lainnya.

Material kayunya pun bisa lapuk jika dipasang tidak sempurna, terkena sinar matahari dan suhu panas. Kemudian berganti dengan hujan dan udara dingin, membuat atap bisa melendut dan berubah bentuk serta ukuran. Apabila ini terjadi, atap akan otomatis bocor.

Nah itulah 4 material yang cenderung rapuh yang dapat berakibat kebocoran dan atap roboh yang sebaiknya dihindari. Apalagi saat pandemi Covid-19 yang sedang mewabah, seluruh keluarga lebih sering di dalam rumah dan apabila atap rumah sering bocor maka resikonya yaitu atap rumah dapat roboh yang dapat membahayakan keselamatan keluarga.

Aswata ikut menjaga kita di rumah dengan menyediakan perlindungan Asuransi Griya A+ seperti atap rumah roboh akibat hujan lebat.

Selain aman, kamu juga berpeluang mendapatkan Giveaway dengan total hadiah sampai sebesar Rp. 1 juta dengan Aswata Griya A+ lho! Informasi lebih lanjut hubungi kantor Sales Office Aswata terdekat.

MARI Jaga Indonesia dari rumah

 

Informasi produk Asuransi Griya A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-property/asuransi-usaha-a

Informasi lebih lanjut hubungi Kantor Sales Office Aswata terdekat

https://www.aswata.co.id/id/jaringan-kantor

 

Produk Asuransi Aswata:

Informasi produk Asuransi Kecelakaan Diri Keluarga

https://www.aswata.co.id/id/kecelakaan-diri-keluarga

Informasi produk Asuransi Griya A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-property/aswata-griya-a

Informasi produk Asuransi Usaha A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-property/asuransi-usaha-a

Informasi produk Aswata Oto A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-kendaraan-bermotor/aswata-otoa

menenangkan

Ketika kecemasan berlebihan akibat stres pikiran melanda, seseorang akan sulit berpikir jernih. Apalagi disaat wabah pandemi Covid-19 yang saat ini masih terus menunjukkan pertumbuhan angka positif. Hati dan pikiran kita kita selalu tidak tenang apabila berkegiatan di luar rumah ataupun sedang di tempat yang banyak orang berkumpul.

Agar selalu tetap sehat, pikiran dan hati kita harus diupayakan agar tenang agar stres tidak melanda pikiran. Apabila stres maka sudah dipastikan imunitas tubuh kita akan menurun dan virus corona maupun virus penyakit yang lainnya akan lebih mudah menyerang tubuh kita. Untuk itu coba 5 cara menenangkan hati dan pikiran dan waktu 15 menit ini.

1. Berpikir positif

Kecemasan membawa banyak hal dan pikiran yang negatif, dan karena itu sangat penting untuk mencoba berpikir positif. Berpikir positif akan membawa dampak baik pada upaya untuk mengatasi kecemasan dan cara menghilangkan ketakutan berlebihan.

2. Berdoa

Berdoa adalah cara menenangkan jiwa dan fikiran paling mudah yang bisa kita lakukan, dan ada waktu waktu mustajab untuk kita berdoa sesuai dengan agama kita masing-masing.

3. Cari Tempat Sunyi

Menurut seorang ahli psikologi kognitif Pierce Howard dalam bukunyaThe Owner’s Manual of the Brain, pergi kesuatu tempat dimana kamu memilki privacy bisa menjadi cara terbaik untuk menenangkan pikiran. Pierce Howard meyarankan untuk kekamar mandi dan berada disana untuk beberapa menit sendiri. Jika kamu dirumah, masuk ke kamar tidur atau tempat yang terasa menyenangkan.

4. Luapkan Unek-Unek

Coba hubungi teman terdekatmu. Pastikan untuk memberitahu dia untuk tidak mencoba untuk mengatasi apapun, tapi hanya perlu pendengar. Setelah kamu selesai mengeluarkan unek-unek, sangat disarankan untuk melepaskannya kembali.

5. Teknik Pernapasan

Tarik nafas dalam-dalam sebanyak 10 kali. Pernafasan nyatanya dapat membantumu memulihkan keseimbangan antara sistem saraf parasympathetic (atau restoratif) dan saraf sympathetic (lari atau lawan), untuk melindungi reaksi alamiah tubuh terhadap situasi yang membuatmu stres, hal tersebut seperti yang dijelaskan oleh Brian Knutson, seorang asisten Profesor psikologi dan Neuroscience di Stanford University.

Itulah 5 cara untuk menenangkan hati dan pikiran dalam 15 menit. Hal ini boleh dilakukan untuk kamu para pemilik usaha yang sering tidak tenang dikarenakan banyak hal seperti atap roboh dikarenakan hujan lebat.

Apabila terjadi kerusakan pada tempat usaha kamu, jangan khawatir karena Aswata memiliki perlindungan Asuransi Usaha A+ seperti atap roboh karena kejatuhan benda berat akibat angin kencang atau hujan lebat dan juga kejatuhan pesawat terbang.

Selain aman, kamu juga berpeluang mendapatkan Giveaway dengan total hadiah sampai sebesar Rp. 1 juta dengan Aswata Usaha A+ lho! Informasi lebih lanjut hubungi kantor Sales Office Aswata terdekat.

MARI Jaga Indonesia dari rumah

 

Informasi produk Asuransi Usaha A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-property/asuransi-usaha-a

Informasi lebih lanjut hubungi Kantor Sales Office Aswata terdekat

https://www.aswata.co.id/id/jaringan-kantor

 

Produk Asuransi Aswata:

Informasi produk Asuransi Kecelakaan Diri Keluarga

https://www.aswata.co.id/id/kecelakaan-diri-keluarga

Informasi produk Asuransi Griya A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-property/aswata-griya-a

Informasi produk Asuransi Usaha A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-property/asuransi-usaha-a

Informasi produk Aswata Oto A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-kendaraan-bermotor/aswata-otoa

galau

Hidup ini memang tidak selalu menyenangkan. Hidup ini juga memang tidak selalu sesuai dengan keinginan kita. Ada saja hal-hal yang bisa membuat kita sedih ataupun galau. Entah karena perbuatan kita ataupun yang berhubungan dengan orang lain. Galau sendiri adalah kondisi dimana perasaan kita gelisah, sedih, dan tidak karuan. Perasaan galau tersebut bisa terjadi karena berbagai macam hal. Misalnya seperti saat kamu ditinggal pacarmu, atau saat kamu galau karena skripsimu yang tak kunjung usai, atau bisa juga karena suatu hal yang sudah kamu rencanakan dengan baik tapi hasilnya tidak sesuai dengan keinginanmu.

Kalau sudah galau begitu, melakukan hal apapun pastinya jadi tidak bersemangat. Segala hal yang harusnya bisa dilakukan malah menjadi terbengkalai karena pikiran dan hati yang sedang tidak dalam kondisi yang baik. Makan saja jadi tidak nafsu apalagi melakukan hal-hal lainnya. Kalau sudah begini, malah jadi rugi sendiri deh. Galau iya, kerjaan terbengkalai juga, tapi tidak ada solusi yang jelas untuk soal galaumu. Mau tau gimana caranya buat menghilangkan perasaan galau yang kamu rasakan?

1. Jangan Menyalahkan Diri Sendiri

Kadang, saat kita merasa galau, kita pasti akan menyalahkan semua keadaan yang sedang dirasakan sekarang. Misalnya menyesali segala hal yang telah kamu lakukan hingga akhirnya yang tidak baik menjadikan kamu galau. Namun sebenarnya, janganlah kamu menyalahkan diri sendiri untuk hal-hal yang telah kamu lakukan tersebut.

2. Jangan Mendengarkan Lagu-Lagu Sedih Atau Galau

Kamu yang biasanya sering mendengarkan musik, biasanya hal tersebut juga menjadi hal yang kamu gunakan untuk meredakan perasaan galaumu. Biasanya memang musik adalah obat ampuh untuk menghilangkan galau. Namun perlu diingat, jangan kamu mendengarkan lagu-lagu sedih atau galau saat perasaan hatimu sedang tidak baik. Hal ini malah akan membuat kamu menjadi makin galau.

3. Pergi Jalan-Jalan Bersama Teman Atau Keluarga

Siapa sih yang tidak suka jalan-jalan? Saat pikiran sedang suntuk ataupun saat hati sedang galau, pergi jalan-jalan adalah satu hal yang dapat mengobati pikiran dan juga perasaanmu yang sedang kacau. Kamu bisa pergi berjalan-jalan bersama teman-teman ataupun keluargamu. Pergi berjalan-jalan ke bersama orang terdekat biasanya sangat ampuh untuk menghilangkan perasaan galau lho. Apalagi saat kita bersama orang-orang terdekat, kita pasti akan membicarakan banyak dan melakukan banyak hal, sehingga kamu akan lupa akan permasalahanmu.

4. Berbagi Cerita Pada Teman Atau Keluarga

Biasanya saat galau, kita pasti akan senang jika ada teman atau keluarga yang menemani dan mengerti dengan persoalan yang sedang kita hadapi. Kamu juga bisa berbagi ceritamu pada teman ataupun keluarga untuk mengurangi kegalauanmu. Hal ini sangat ampuh lho untuk menghilangkan galau. Karena kamu sedikit-sedikit mulai membagi dan membuat permasalahan di hatimu menjadi sedikit memudar.

5. Membaca Buku

Membaca buku ternyata juga bisa membuat pikiran dan perasaan menjadi lebih tenang lho. Karena dengan membaca buku, kamu akan merasa bahwa kamu sedang berada di dunia buku tersebut, hingga kamu lupa sedang mengalami suatu hal yang membuat kamu galau.

6. Menonton Film

Menonton film juga bisa menjadi satu cara untuk menghilangkan perasaan galau yang kamu rasakan. Cobalah untuk menonton film komedi yang bisa membuatmu tertawa, dengan segala tingkah pemainnya yang akan membuat kamu tertawa lepas, dengan begitu perasaanmu pasti akan menjadi lebih tenang dan lebih lega.

7. Lakukan Hobi Yang Kamu Sukai

Kamu pasti memiliki hobi ataupun kegiatan favorit tersendiri. Nah, kamu bisa tuh melakukan segala hal tersebut untuk menghilangkan perasaan galaumu. Kamu bisa melakukan hobimu dan juga sekaligus meredam perasaan galaumu. Apalagi itu adalah kegiatan yang kamu sukai dan menjadi hobimu, pasti akan bisa membantumu untuk menghilangkan perasaan galaumu kalau kamu melakukan hal-hal tersebut.

8. Berolahraga

Berolahraga juga bisa menjadi salah satu aktivitas untuk menghilangkan galaumu lho. Saat berolahraga, kamu akan melupakan sejenak perasaan galau yang kamu rasakan. Kamu juga bisa mendapat manfaatnya yaitu dapat tubuh yang sehat dan bugar dengan berolahraga.

9. Menghindari Penyebab Galau

Kalau kamu mau menjauhi perasaan galau dan sedih, berarti kamu harus menghindari penyebab galaunya. Misalnya kamu galau karena seseorang, ya berarti kamu harus melupakan dia, kamu juga harus ikhlas dengan apa yang sudah terjadi. Dengan begitu perasaanmu pasti tidak akan galau lagi.

10. Mendekatkan Diri Pada Tuhan

Ketika kamu merasa sedih ataupun galau dan hal-hal di atas sudah tidak bisa lagi kamu gunakan untuk menghilangkan galaumu, berati kamu harus mencoba yang satu ini. Cobalah untuk lebih mendekatkan dirimu pada Tuhan. Mungkin saja cobaan tersebut datang karena kamu sebelumnya berada jauh dari Tuhanmu, dan ia ingin kamu lebih mendekatkan diri pada-Nya.

Ketika kamu sedang berusaha dengan melakukan 10 cara diatas ini ada baiknya juga jangan melakukan aktivitas seperti memotong sesuatu menggunakan pisau. Apabila kamu masih galau dikarenakan masalah tersebut dan kamu sedang memotong sesuatu menggunakan pisau, risikonya tangan kamu bisa terluka akibat pisau.

Jika tangan kamu terluka dikarenakan teriris pisau, tenang saja Aswata dapat melindungi itu kok. Aswata ikut menjaga kita di rumah dengan menyediakan perlindungan Asuransi Kecelakaan Diri untuk seluruh keluarga dengan promo 50% discount premi dan bebas biaya admin untuk penutupan asuransi kecelakaan diri keluarga mulai tanggal 3 Mei 2020 sampai berakhirnya masa pandemi.

Karena tetap harus di rumah saja, pembelian asuransi ini cukup dilakukan melalui Whatsapp Vania (Virtual Assistant  Aswata) di 08111 500 299 dengan cara text #dirumahaja. Selanjutnya Vania akan memandu pembelian polis ini sampai pembayaran online dan penerbitan polisnya melalui Whatsapp chat.

MARI Jaga Indonesia dari rumah - MARI Jaga keluarga tetap aman!

Informasi produk Asuransi Kecelakaan Diri Keluarga https://www.aswata.co.id/id/kecelakaan-diri-keluarga

Informasi tutorial video proses pembelian polis melalui Whatsapp Business https://aswata.co.id/id/pa-keluarga

Informasi lain seputar Asuransi Kecelakaan Diri Keluarga This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

overthinking

Apakah kamu termasuk orang yang suka memikirkan sesuatu secara berlebihan? Jika ya, bisa jadi kamu termasuk orang yang overthinking. Jangan sampai salah mengartikan dengan sifat pemikir ya. Orang yang memiliki sifat pemikir cenderung memikirkan hal-hal yang memang perlu dipikirkan. Sedangkan orang yang overthinking biasanya suka menghabiskan waktu berjam-jam untuk memikirkan hal sepele atau yang belum tentu bermanfaat.

Memikirkan sesuatu sebelum bertindak merupakan hal baik, namun jika dilakukan secara berlebihan justru akan merugikan dirimu sendiri. Bukan hanya waktu, energimu juga akan terkuras karena melakukan hal ini selama berjam-jam dan tidak mendapatkan apa-apa. Nah, untuk mencegah kebiasaan ini, coba deh terapkan tips-tips berikut ini.

1. Berhenti sejenak dan cari penyebabnya

Hal paling utama yang harus dilakukan adalah menyadari bahwa kamu memiliki kebiasaan overthinking. Setelah itu berhentilah sejenak dan tenangkan pikiranmu. Langkah selanjutnya yaitu cari sumber masalah yang selama ini bersarang di kepalamu.

Apakah itu masalah pekerjaan, hubungan, keluarga atau lainnya? Jika perlu tulislah apa yang kamu pikirkan, kemudian baca satu per satu. Lalu temukan pikiran-pikiran yang sebenarnya tidak perlu dan coret dari daftar tersebut.

2. Lakukan sesuatu yang berbeda

Cara ini bisa membantumu melupakan pikiran-pikiran yang ada di kepalamu. Mengalihkan perhatian merupakan cara yang tepat bagi kamu yang suka overthinking. Kamu bisa mencoba kegiatan baru yang belum pernah dilakukan sebelumnya. Misalnya saja bergabung dengan komunitas di tempat tinggalmu, berpetualang dengan teman atau sekadar menonton film dan memasak di rumah yang selama ini jarang kamu lakukan.

3. Cobalah untuk berpikiran terbuka

Membuka pikiran bisa membantumu mencari solusi dari pemasalahan yang ada. Lihat masalah yang sedang kamu hadapi dari sudut pandang lain. Buang jauh-jauh pikiran negatifmu dan ganti dengan selalu berpikir positif. Selain dapat menemukan solusi, hal ini dapat membantumu melupakan pikiran yang tidak penting.

4. Tantang ketakutanmu sendiri

Rasa takut bisa menghambat keberhasilan seseorang. Kamu gak bisa mempertimbangkan hal lain jika terus memikirkan hal-hal yang membuatmu takut untuk mengambil langkah. Tantang ketakutanmu itu dengan cara memberi reward untuk dirimu sendiri jika kamu berhasil melawannya. Dengan begitu, kamu tak akan tenggelam dalam rasa takut yang berlarut-larut.

5. Jika belum berhasil, ubah ketakutanmu menjadi sebuah antisipasi

Jika overthinking datang saat kamu akan mengambil keputusan, coba deh buat list apa yang kamu takutkan. Setelah itu buat rencana untuk mengatasi ketakutan-ketakutan tersebut. Hal ini juga membuatmu terbiasa untuk menghadapi berbagai situasi buruk. Rencana cadangan akan membuatmu lebih nyaman dan tidak takut lagi menghadapi hal-hal yang belum pasti.

6. Beri batas waktu dalam mengambil keputusan

Overthinking biasanya datang ketika seseorang dihadapakan dengan pengambilan keputusan yang besar. Orang tidak mau salah dalam mengambil langkah, sehingga mereka akan terus memikirkan keputusan apa yang tepat.

Cara yang paling mudah agar kamu tidak overthinking adalah dengan menentukan batas dalam mengambil keputusan. Dengan begitu, kamu memiliki waktu kapan harus memikirkannya dan kapan harus berhenti memikirkannya.

7. Ulangi terus cara-cara tersebut dan bersyukurlah

Kebiasaan overthinking tidak akan berhenti begitu saja. Namun, hal ini merupakan sesuatu yang bisa kamu kontrol. Oleh karena itu setiap kali overthinking itu datang, lakukan cara-cara tersebut hingga menjadi kebiasaanmu. Selain itu, jangan lupa untuk selalu bersyukur. Melatih diri untuk selalu bersyukur dapat membantu pikiranmu menjadi positif.

Memikirkan sesuatu yang berlebihan seperti ketika sedang memarkirkan kendaraan mobil ada pikiran mobil kita akan rusak dikarenakan kejatuhan benda berat sebaiknya tidak perlu dicemaskan. Aswata ikut menjaga kita di rumah dengan menyediakan perlindungan Asuransi Oto A+ seperti mobil rusak karena kejatuhan benda berat ketika diparkir di luar rumah.

Selain aman, kamu juga berpeluang mendapatkan Giveaway dengan total hadiah sampai sebesar Rp. 1 juta dengan Aswata Oto A+ lho! Informasi lebih lanjut hubungi kantor Sales Office Aswata terdekat.

MARI Jaga Indonesia dari rumah

 

Informasi produk Asuransi Oto A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-kendaraan-bermotor/aswata-otoa

Informasi lebih lanjut hubungi Kantor Sales Office Aswata terdekat

https://www.aswata.co.id/id/jaringan-kantor

 

Produk Asuransi Aswata:

Informasi produk Asuransi Kecelakaan Diri Keluarga

https://www.aswata.co.id/id/kecelakaan-diri-keluarga

Informasi produk Asuransi Griya A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-property/aswata-griya-a

Informasi produk Asuransi Usaha A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-property/asuransi-usaha-a

Informasi produk Aswata Oto A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-kendaraan-bermotor/aswata-otoa


PT. Asuransi Wahana Tata

Head Office
Jl. H. R. Rasuna Said. C-4, Jakarta 12920
Tel. (021) 5203145, 5203146
Fax. (021) 5203149, 5205222-23
e-mail : aswata@aswata.co.id
website: http://www.aswata.co.id
Logo-Call-Center-4 2018
 

 

otoritas-jasa-keuangan-logo

logo mari 
logo-imac-2017

Logo-AA-Fitch-Ratings 2018