Takjil-Kurma

 

Tradisi takjil yang sangat populer di bulan Ramadhan diartikan sebagai hidangan untuk berbuka puasa, terutama makanan dan minuman manis yang disantap sebelum berlanjut ke menu utama. 

Mengacu pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), takjil berarti mempercepat (buka puasa). Hal ini sesuai dengan akar katanya dalam Bahasa Arab, yakni ajila atau menyegerakan. Jadi maksud Ta'jil/Takjil adalah penyegeraan membatalkan puasa dengan makanan pembuka.

 

Menurut tradisi, buah kurma sebagai makanan pembuka yang harus dikonsumsi terlebih dahulu karena selain manis kurma juga banyak manfaatnya. Bisa jadi, awal mula kata takjil terbentuk karena orang-orang Arab menyegerakan berbuka puasa dengan kurma. Sehingga, kurma dianggap sebagai salah satu jenis takjil, yang kemudian berkembang menjadi makanan dan minuman kecil untuk memulai berbuka puasa. 

 

Menurut KBBI, iftar adalah kata benda yang berarti hal berbuka puasa. Usai azan Magrib di bulan Ramadan, kaum muslim membatalkan puasanya dengan bersantap malam. Terlihat bahwa sudah terjadi pergeseran makna dalam penggunaan kata takjil. Lebih tepat jika istilah yang digunakan adalah menu utama (iftar).

 

Selama bulan suci Ramandhan menu khas tradisi takjil yang menggugah selera juga ada dari beberapa negara yang rupanya bertahan dari tahun ke tahun seperti berikut ini :

    1. Kolak, Indonesia

Takjil-Kolak-labu-kuning

Salah satu menu tradisional dengan paduan buah pisang, ubi, labu, kolang-kaling dalam kuah santan dengan gula merah menjadikan kolak sebagai sajian takjil unik karena paling sering dicari selama bulan suci yang mampu menyegarkan dahaga setelah beberapa jam menahan lapar dan dahaga.

 

2. Putu Mayang, India Selatan

Takjil-Putu-mayang

Kue tradisional yang berbentuk mi dalam campuran kuah santan kelapa dengan gula jawa cair memang sebagi warisan kuliner India yang sering disajikan ketika buka puasa ini juga dikenal sebagai menu takjil khas betawi yang unik karena bentuknya seperti gumpalan mi, berwarna-warni serta rasanya yang lezat.

 

3. Harira, Maroko

Takjil-Harira

Sup unik saat bulan suci Ramadhan khas Maroko ini terbuat dari rebusan daging domba yang dicincang dicampur dengan rempah-rempah: kayu manis, ketumbar, bawang, seledri dan peterseli serta chickpea dan tomat. Bahan lain yang membuat sup ini lezat yaitu lentil atau kacang lunak.

 

4. Gullac, Turki

Takjil-Gullac

Sajian Dessert dingin yang khas untuk berbuka puasa ini berasal dari Turki. Bentuk yang unik dengan tekstur lembut terbuat dari tepung maizena, tepung terigu, dan air sari mawar yang kadang ditambahkan buah-buahan agar menambah cita rasa saat berbuka puasa.

 

Dari sajian unik berbagai negara dalam tradisi takjil yang akan berakhir di hari kemenangan atau Idul Fitri ini, jangan lupa untuk mempersiapkan takjil juga dalam menu saat perjalanan mudik Anda agar mudik lancar sampai tujuan.

 

Untuk melengkapi kenyamanan dan keamanan perjalanan mudik, hubungi kami di Sales Office ASWATA terdekat dikota Anda dan dapatkan informasi tentang Asuransi Kecelakaan Diri Pemudik #cumanceban dengan manfaat Asuransi Kecelakaan Diri senilai Rp.50.000.000,- untuk meninggal dunia akibat kecelakaan dan Rp.1.000.000,- untuk biaya medis akibat kecelakaan untuk periode 1 sd 30 Juni 2018.

 

Klik gambar Informasi Manfaat, Syarat dan Ketentuan (PSAKDI) PA Mudik 2018

 Web Teaser MudikAman 2018

Lihat Video Ilustrasi Mudik Aman 2018 Cuman Ceban di channel Youtube ASWATA : Mudik Aman 2018


PT. Asuransi Wahana Tata

Kantor Pusat
Jl. H. R. Rasuna Said. C-4, Jakarta 12920
Tel. (021) 5203145, 5203146
Fax. (021) 5203149, 5205222-23
e-mail : aswata@aswata.co.id
website: http://www.aswata.co.id
Logo-Call-Center-4 2018
 

 

otoritas-jasa-keuangan-logo

logo mari 
logo-imac-2017

Logo-AA-Fitch-Ratings 2018