Jakarta, 3 Desember 2025 – Asuransi Wahana Tata (Aswata) kembali menyelenggarakan Sharing Session yang kali ini mengangkat topik strategis: “Turning Cash Flow Challenges Into Growth Opportunities.” Acara ini dihadiri para nasabah setia Aswata dan menghadirkan narasumber ahli dari Coface, perusahaan global yang berfokus pada asuransi kredit perdagangan.

 

Dok.Aswata: Bapak Christian Wirawan Wanandi - Presiden Direktur Aswata memberikan opening speech pada Sharing Session

 

Pentingnya Pengelolaan Risiko Pembayaran di Era Ketidakpastian

Dalam lanskap bisnis yang semakin dinamis dan kompetitif, perusahaan tidak hanya dituntut untuk meningkatkan penjualan, tetapi juga memastikan pembayaran dari pelanggan berjalan lancar. Risiko gagal bayar atau piutang macet masih menjadi salah satu ancaman terbesar dalam rantai pasok dan stabilitas keuangan perusahaan.

Satu saja piutang bermasalah dapat menimbulkan efek domino yang mengganggu arus kas, menekan operasional, bahkan mengancam keberlanjutan usaha. Di tengah kondisi pasar yang tidak menentu, kebutuhan akan strategi manajemen risiko yang kuat menjadi semakin mendesak.

 

Dok.Aswata: Foto Bersama Bapak Christian Wirawan Wanandi - President Director Aswata dengan Mr. Peter Solomon – Chief Commercial Officer, Coface Asia Pacific dan Ibu Marsinta Mutiara – Business Leader Coface Indonesia didampingi oleh Bapak Gana Adhitya - Marketing & Sales Corporate Director Aswata dan Bapak Adrian Wirjanata - Technical Director Aswata

 

Trade Credit Insurance: Solusi Strategis Mengelola Risiko Pembayaran

Salah satu solusi yang semakin banyak dilirik pelaku usaha adalah Trade Credit Insurance (TCI) atau Asuransi Kredit Perdagangan. Produk ini bukan hanya berfungsi sebagai proteksi finansial, tetapi juga merupakan instrumen strategis untuk mengelola risiko kredit secara proaktif.

Melalui TCI, perusahaan dapat:

  • Memberikan termin pembayaran lebih fleksibel kepada pelanggan tanpa meningkatkan risiko.
  • Menjaga kelancaran arus kas karena potensi kerugian akibat gagal bayar ditanggung oleh pihak asuransi.
  • Meningkatkan kredibilitas perusahaan di mata lembaga keuangan maupun investor.

Lebih dari itu, TCI memberikan kepercayaan diri bagi pelaku usaha untuk berekspansi, memasuki pasar baru, dan menjalin kerja sama dengan pelanggan yang sebelumnya dianggap berisiko.

 

Dok.Aswata: Foto bersama dengan seluruh peserta Sharing Session

 

Sesi Interaktif Bersama Coface

Para peserta mendapatkan pemaparan mendalam dari Ibu Marsinta Mutiara – Business Leader Coface Indonesia, tim Coface, serta Mr. Peter Solomon – Chief Commercial Officer, Coface Asia Pacific. Mereka menjelaskan mekanisme kerja TCI, manfaat nyata bagi perusahaan, hingga studi kasus sukses dari berbagai industri.

Sesi diskusi juga berlangsung aktif. Peserta memanfaatkan kesempatan untuk menyampaikan tantangan yang mereka hadapi, bertanya langsung kepada para ahli, dan menggali solusi yang dapat diterapkan pada bisnis masing-masing. Antusiasme tinggi ini mencerminkan betapa relevannya topik TCI terhadap kondisi ekonomi saat ini.

 

Komitmen Aswata untuk Ekosistem Bisnis yang Lebih Tangguh

Dalam acara ini turut hadir Bapak Christian Wirawan Wanandi – President Director Aswata, didampingi Bapak Gana Aditya Tantyowiyogo – Director Aswata. Melalui kegiatan ini, Aswata menegaskan komitmennya untuk menjadi mitra strategis bagi para nasabah dalam menghadapi risiko bisnis secara lebih terencana dan berkelanjutan.

Sharing session ini diharapkan menjadi langkah awal dalam meningkatkan kesadaran pelaku usaha mengenai pentingnya pengelolaan risiko kredit, sekaligus menjadi bekal berharga dalam mengambil keputusan bisnis yang lebih cerdas di tengah volatilitas pasar.

 

📌 Klik disini untuk informasi lebih lanjut mengenai Trade Credit Insurance.

 

 


PT. Asuransi Wahana Tata

Kantor Pusat

Jl. H. R. Rasuna Said. C-4, Jakarta 12920
Tel. (021) 5203145, 5203146
Fax. (021) 5203149
e-mail : aswata@aswata.co.id
website: http://www.aswata.co.id
soc-ig soc-fb soc-in soc-yt

Vania--Tanya-Aswata

 
 otoritas-jasa-keuangan-logo
 Logo-AA-Fitch-Ratings 2018