agar tetap fokus

 

Banyak orang yang memiliki tujuan hidup tertentu namun selalu mendapat gangguan dan akhirnya menunda semua rencana itu. Faktor di dalam diri maupun dari luar dapat membuat kamu menunda atau bahkan membatalkan rencana kamu dalam hidup, ditambah lagi dengan kondisi saat ini dengan mewabahnya Covid-19 yang membuat banyak orang menunda banyak hal. Itu semua terjadi karena kamu kurang fokus terhadap rencana tersebut dan membiarkan segala gangguan menggagalkan rencana kamu.

Rasa malas bisa saja berasal dari otak kamu. Penelitian menunjukkan bahwa di waktu luang kita sering tidak melakukan apa yang kita sebenarnya harus kita nikmati. Otak kamu tidak ingin membuang-buang energi, itu menjadikan kamu malas. Masalahnya, dunia tidak malas, hari-hari terus berjalan saat kamu sedang bermalas-malasan.

Semuanya seakan menuntut perhatian kita. kamu ingin membuat rencana dan menindaklanjuti atau mencapai tujuan tanpa gangguan tetapi sekitar kamu tampaknya kompak untuk menahan itu semua.

Namun itu semua dapat kamu hindari dengan melakukan hal-hal yang membuat kamu tetap fokus pada tujuan kamu. Berikut 4 cara untuk menghalau segala gangguan dan tetap fokus untuk mencapai tujuan.

 

1. Kontrol sesuatu yang bisa menganggu kamu

Kebanyakan orang selalu meremehkan hal-hal kecil yang di mana sebenarnya itu dapat mengganggu mereka nantinya. Atau bahkan mereka tidak menyadari bahwa itu sebenarnya adalah sesuatu yang dapat menghalangi mereka untuk dapat menjalankan rencana dan menggapai tujuannya.

 

2. Tetap tenang

Sesuatu yang menyenangkan seakan mengatakan "Ayo bermain dengan saya!" Atau sesuatu yang menakutkan ada di depan kamu dan dia menginginkan kamu untuk lari dan menunda segala rencana yang telah kamu buat.

 

3. Pikirkan tentang tujuan kamu

Pastikan hal yang paling penting merupakan prioritas kamu, jangan sampai kamu salah prioritas. Berpikir tentang tujuan jangka panjang kamu ketika kamu tergoda oleh gangguan yang datang memberikan otak kamu keinginan untuk mengontrol dan dapat melepaskan dopamie yang akan membuat kamu merasa lebih baik serta lebih termotivasi untuk menggapai tujuan kamu.

 

4. Membuat keputusan

Menolak gangguan yang menyenangkan itu sulit, menahan dorongan untuk menunda-nunda juga sulit. Jadi kamu harus dengan sengaja untuk tidak menyerah. Neuroscience menunjukkan berhenti sejenak dan meluangkan waktu untuk membuat keputusan benar-benar membantu menghentikan kamu dari melakukan perilaku buruk yang akan menghambat rencana kamu.

 

Di kondisi sekarang yang paling utama kita harus punya semangat juang buat tetap bersyukur dan berusaha keras untuk mencapai tujuan. Dengan tetap semangat segala usahamu akan ada saja jalannya.

 

Aswata Usaha A+ selalu siap kasih perlindungan tempat usaha ditengah situasi seperti ini. Dengan jaminan manfaat ekstra Biaya Pengobatan akibat Kecelakaan - sudah pasti perlindungan ini bakal jadi paket komplit yang kamu perlu!

 

Informasi produk Asuransi Usaha A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-property/asuransi-usaha-a

Informasi lebih lanjut hubungi Kantor Sales Office Aswata terdekat

https://www.aswata.co.id/id/jaringan-kantor

 

Produk Asuransi Aswata:

Informasi produk Asuransi Kecelakaan Diri Keluarga

https://www.aswata.co.id/id/kecelakaan-diri-keluarga

Informasi produk Asuransi Griya A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-property/aswata-griya-a

Informasi produk Asuransi Usaha A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-property/asuransi-usaha-a

Informasi produk Aswata Oto A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-kendaraan-bermotor/aswata-otoa

baret parkir

 

Risiko kendaraan tergores bukan hanya terjadi saat bersenggolan dengan kendaraan lain di jalan, tapi bisa juga saat parkir.

Kerap kali setelah mobil ditinggal parkir, malah muncul baretan atau kerusakan yang baru pemilik ketahui saat hendak pulang. Apalagi ditengah pandemi Covid-19 yang banyak beraktivitas di rumah saja, alhasil kendaraan kita lebih banyak berada di parkiran dengan waktu yang lama.

Goresan bisa saja terjadi karena ada kendaraan atau orang lain yang bersentuhan dengan mobil kita sampai meninggalkan kerusakan pada bodi mobil selama ditinggal di tempat parkir. Untuk menghindarinya, ada 6 tips saat memarkir mobil pada area parkir:

1. Lihat tanda-tanda batas parkir

Tanda batas parkir berupa garis putih. Usahakan menempatkan mobil berada di tengah-tengah batas yang tersedia, tidak terlalu mepet ke kiri atau ke kanan.

2. Hindari parkir dekat area pejalan kaki

Jangan memarkir di tempat yang sering dilalui orang agar terhindar baret yang disebabkan orang lewat yang iseng ataupun tergores barang bawaan dari orang yang melintas.

3. Hati-hati terhadap batas parkir yang terbuat dari beton

Perhatikan ketinggian dan posisinya. Jangan sampai pembatas menyentuh atau bahkan merusak komponen pada kolong mobil kita. Ini menjadi perhatian utama bagi pengendara mobil yang ground clearance-nya sangat pendek.

4. Jaga jarak aman untuk pintu mobil lain

Perhatikan jarak dan posisi dengan mobil atau kendaraan yang sebelumnya sudah terparkir di sekeliling mobil kita. Sediakan ruang yang cukup aman untuk pintu mobil dibuka agar tak mentok. Jangan lupa lipat spion agar terhindar dari kemungkinan tersenggol mobil lain.

5. Periksa kembali body mobil

Setelah beraktivitas dan hendak masuk kembali ke mobil, periksa dulu sekeliling bodi mobil. Pastikan bahwa tidak ada peristiwa buruk saat mobil kita tinggal di tempat parkir.

6. Sebelum keluar parkir, cek ada penghalang atau tidak

Keamanan mengeluarkan mobil dari area parkir perlu kita perhatikan. Pastikan tidak ada penghalang di sekeliling mobil yang akan menjadi medan gerak mobil kita.

Itulah beberapa tips pencegahan agar mobil tidak mengalami baret saat ditinggal parkir. Aswata ikut menjaga kita di rumah dengan menyediakan perlindungan Asuransi Oto A+ seperti mobil baret saat parkir di dalam maupun di luar rumah.

Selain aman, kamu juga berpeluang mendapatkan Giveaway dengan total hadiah sampai sebesar Rp. 1 juta dengan Aswata Oto A+ lho! Informasi lebih lanjut hubungi kantor Sales Office Aswata terdekat.

 

Informasi produk Asuransi Oto A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-kendaraan-bermotor/aswata-otoa

Informasi lebih lanjut hubungi Kantor Sales Office Aswata terdekat

https://www.aswata.co.id/id/jaringan-kantor

 

Produk Asuransi Aswata:

Informasi produk Asuransi Kecelakaan Diri Keluarga

https://www.aswata.co.id/id/kecelakaan-diri-keluarga

Informasi produk Asuransi Griya A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-property/aswata-griya-a

Informasi produk Asuransi Usaha A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-property/asuransi-usaha-a

Informasi produk Aswata Oto A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-kendaraan-bermotor/aswata-otoa

keluarga harmonis

 

Setiap orang tentu ingin mempunyai keluarga yang harmonis. Keluarga yang saling membersamai, selalu ada dalam suka dan duka adalah potret keluarga bahagia yang diimpikan banyak orang. Untuk membangun keluarga yang harmonis bukanlah perkara mudah, karena membutuhkan usaha tidak hanya satu orang melainkan seluruh anggota keluarga.

Ditengah pandemi Covid-19 ini, peran keluarga sangat penting apalagi pemerintah menganjurkan untuk tetap di rumah saja. Bisa dipastikan kegiatan kita selama di rumah saja akan terasa sangat menyenangkan. Apalagi di hari ini yang bertepatan dengan hari keluarga nasional yang diperingati setiap tanggal 29 Juni ini dimaksudkan untuk mengingatkan kepada masyarakat Indonesia akan pentingnya keluarga sebagai sumber kekuatan untuk membangun bangsa dan negara.

Ada langkah dan cara membangun keluarga harmonis yang bisa dilakukan. Berikut ulasannya secara lebih lanjut.

1. Saling Bersikap Jujur dan Terbuka

Jujur merupakan kunci keharmonisan keluarga. Sebuah kejujuran sangat bermakna, sehingga sekali saja seseorang melanggarnya maka bisa menjadi potensi kehancuran keluarga. Ironis memang, tapi sepenting itulah arti kejujuran. Jujur harus dilakukan oleh siapapun, termasuk orang tua dan anak. Sesulit apapapun situasinya, dengan kejujuran dan saling keterbukaan, beban yang dialami bisa dipikul bersama-sama. Dengan bersikap jujur dan saling terbuka, masalah yang ada bisa diselesaikan bersama tanpa harus sembunyi-sembunyi.

2. Saling Menjalin Komunikasi yang Baik

Selain kejujuran dan keterbukaan, poin penting lain dalam cara membangun keluarga harmonis adalah jalinan komunikasi yang baik. Komunikasi berperan penting dalam hal menyampaikan perasaan dan mengekspresikan apa yang dirasakan. Komunikasi juga mencegah timbulnya kesalahpahaman yang dapat terjadi pada anggota keluarga.

Oleh karena itu, dengan menjaga jalinan komunikasi secara baik, keluarga bisa terhindar dari masalah-masalah sepele.

3. Mengutamakan Kebersamaan dengan Keluarga

Setiap anggota keluarga mempunyai kesibukan masing-masing. Orang tua sibuk dengan pekerjaannya, anak sibuk dengan pendidikannya. Sebuah keluarga harus mengutamakan waktu untuk berkumpul bersama, tidak peduli sesibuk apa aktivitas yang dilakukan. Kebersamaan itu bisa berupa sarapan bersama, makan malam bersama, atau sekadar menonton acara televisi bersama. Kebersamaan akan semakin mengeratkan rasa kasih sayang antar anggota keluarga.

4. Bijak dalam Menghadapi Permasalahan

Cara membangun keluarga harmonis selanjutnya adalah harus bijak ketika menghadapi permasalahan yang ada. Hidup tidak selamanya berjalan mulus begitu saja, karena pasti akan ada persoalan dan hambatan yang menghadang. Agar bisa menjaga keluarga tetap harmonis, selesaikanlah permasalahan yang ada dengan kepala dingin dan bijak.

Yang lebih penting lagi, jangan sesekali melampiaskan permasalahan dari luar ke dalam keluarga.

5. Saling Memberikan Perhatian

Sudah seharusnya sebagai satu bagian keluarga harus mempunyai rasa sayang dan perhatian. Orang tua menyayangi anak-anaknya, demikian pula anak-anak menyayangi orang tuanya. Bentuk perhatian dapat ditunjukkan dengan hal-hal yang paling sederhana. Seorang ibu misalnya, bisa menunjukkan perhatian dengan membuatkan bekal makanan untuk dibawa ke sekolah anak. Ayah memberikan bentuk perhatian dengan cara mengajari anak-anak belajar. Dan masih banyak contoh lain.

6. Saling Menciptakan Suasana Menyenangkan

Cara membangun keluarga harmonis selanjutnya adalah saling menciptakan suasana yang menyenangkan. Keluarga bisa menjadi sumber kebahagiaan paling utama. Untuk menciptakan suasana keluarga bahagia bisa dilakukan meskipun karakter setiap anggota keluarga bisa berbeda. Masing-masing hanya perlu berusaha menyenangkan orang lain dengan caranya sendiri.

7. Menerima Kelebihan dan Kekurangan Anggota Keluarga

Keluarga adalah orang-orang terdekat yang idealnya sanggup menerima kelebihan dan kekurangan individu, sekalipun masyarakat menolaknya. Keluarga adalah tempat menggantungkan kehidupan, sehingga baik atau buruknya kepribadian seseorang tetap perlu dibersamai oleh keluarga. Yang menjadi kelebihan patut dibanggakan, sedangkan yang menjadi kekurangan harus dilindungi sebagaimana pepatah Jawa menyebutkan “mikul dhuwur, mendhem jero”.

8. Tidak Bersikap Egois dan Emosional

Ada kalanya seseorang merasakan tekanan emosi yang luar biasa sehingga di luar kendali dan marah besar. Hindarilah bersikap emosional kepada keluarga, terutama ketika marah. Jangan sampai bersikap atau berkata yang melukai hati ketika marah. Selain itu, hindarilah pula sifat egois, karena keegoisan tidak akan membawa hal baik termasuk untuk diri sendiri. Tidak apa-apa sesekali bersikap mengalah, karena mengalah tidaklah berarti kalah.

Mewujudkan keluarga yang harmonis tidak semudah membalikkan telapak tangan. Semua membutuhkan proses yang berbeda-beda, tergantung pada kondisi dan situasi masing-masing keluarga.

Aswata ikut menjaga kita di rumah dengan menyediakan perlindungan Asuransi Kecelakaan Diri untuk seluruh keluarga dengan promo 50% discount premi dan bebas biaya admin untuk penutupan asuransi kecelakaan diri keluarga mulai tanggal 3 Mei 2020 sampai berakhirnya masa pandemi.

Karena tetap harus di rumah saja, pembelian asuransi ini cukup dilakukan melalui Whatsapp Vania (Virtual Assistant  Aswata) di 08111 500 299 dengan cara text #dirumahaja. Selanjutnya Vania akan memandu pembelian polis ini sampai pembayaran online dan penerbitan polisnya melalui Whatsapp chat.

 

MARI Jaga Indonesia dari rumah - MARI Jaga keluarga tetap aman!

 

Informasi produk Asuransi Kecelakaan Diri Keluarga https://www.aswata.co.id/id/kecelakaan-diri-keluarga

Informasi tutorial video proses pembelian polis melalui Whatsapp Business https://aswata.co.id/id/pa-keluarga

Informasi lain seputar Asuransi Kecelakaan Diri Keluarga This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

wajib tahu

 

Perkembangan teknologi dalam membuat material pelapis atap menghasilkan bahan-bahan yang lebih kuat dan tahan dari kebocoran. Material-material modern yang mayoritas diproduksi menggunakan mesin tersebut memiliki ketahanan yang lebih memadai daripada material pelapis atap yang lebih konvensional.

Material-material seperti bitumen, semen fiber, dan ardex sudah dapat ditemukan dengan mudah di toko-toko bangunan dan lebih direkomendasikan karena kekuatannya. Maka dari itu, pilihlah material-material ini atau material lain yang disarankan oleh kontraktor kamu untuk melapisi atap.

Sebisa mungkin, kamu perlu menghindari material-material di bawah ini apabila sedang akan membangun rumah pertama atau melakukan renovasi besar.

Khususnya untuk kamu yang baru akan membangun rumah, atap yang kuat benar-benar dibutuhkan di rumah. Bila struktur dan materialnya tidak kuat dan rentan bocor, biaya perbaikan yang perlu dikeluarkan bisa besar dan berlarut-larut.

Maka dari itu, ada baiknya mengetahui 4 material pelapis atap di bawah ini yang cenderung rapuh dan tidak menua dengan baik bersamaan dengan perubahan kondisi cuaca ekstrem, panas, dan usia material.

1. Genteng Tanah Liat

Genteng dengan material tanah liat bisa dikatakan adalah material genteng yang sangat populer pada zamannya. Bila Anda berada di gedung yang cukup tinggi dan dapat melihat sebagian besar area kota tempat tinggal Anda, tampak bahwa mayoritas menggunakan genteng tanah liat.

Meskipun begitu, selain proses pembuatannya yang memakan waktu lama karena menggunakan tangan dan perlu dipasang satu per satu, material ini cenderung rapuh. Hal ini dikarenakan genteng tanah liat mudah berjamur dan berlumut, membuatnya mudah pecah dan bolong yang menyebabkan kebocoran.

  1.  Genteng Beton

Dengan bahan utama beton, tentunya genteng beton memiliki daya tahan yang kuat dari segi material itu sendiri maupun ketahanan dengan kondisi iklim yang panas dan hujan. Meskipun begitu, bobotnya yang berat dan strukturnya yang berpori membuatnya rentan untuk menjadi lembap saat musim hujan. Kelembapan ini semakin menambah beban atap yang bisa menyebabkan pecah dan bocor saat musim hujan yang sangat merepotkan.

3. Genteng Keramik

Material genteng yang satu ini sebenarnya tahan dengan segala kondisi cuaca, punya kekuatan yang baik, dan membuat rumah menjadi adem. Namun, bobotnya yang berat membuatnya rawan terhadap benturan dan memberikan beban bagi struktur rumah. Bila tidak dirawat dengan baik, beban ini merusak rangka, dan genteng itu sendiri dapat menyebabkan kebocoran.

Sementara itu, rangka atap keramik relatif lebih mahal dibandingkan rangka atap lainnya dan perlu dipasang dengan lebih teliti karena sistemnya yang lebih kompleks.

4. Genteng Kayu Sirap

Genteng kayu sirap atau yang juga biasa disebut genteng kayu ulin biasanya dipilih untuk Anda yang ingin memiliki hunian yang memiliki kesan alami. Materialnya pun sebenarnya ringan namun kuat, tampak dari kemampuan tahan gempanya. Namun, dengan bahan utama kayu, pemasangannya memerlukan biaya yang lebih mahal karena lebih kompleks dari material genteng lainnya.

Material kayunya pun bisa lapuk jika dipasang tidak sempurna, terkena sinar matahari dan suhu panas. Kemudian berganti dengan hujan dan udara dingin, membuat atap bisa melendut dan berubah bentuk serta ukuran. Apabila ini terjadi, atap akan otomatis bocor.

Nah itulah 4 material yang cenderung rapuh yang dapat berakibat kebocoran dan atap roboh yang sebaiknya dihindari. Apalagi saat pandemi Covid-19 yang sedang mewabah, seluruh keluarga lebih sering di dalam rumah dan apabila atap rumah sering bocor maka resikonya yaitu atap rumah dapat roboh yang dapat membahayakan keselamatan keluarga.

Aswata ikut menjaga kita di rumah dengan menyediakan perlindungan Asuransi Griya A+ seperti atap rumah roboh akibat hujan lebat.

Selain aman, kamu juga berpeluang mendapatkan Giveaway dengan total hadiah sampai sebesar Rp. 1 juta dengan Aswata Griya A+ lho! Informasi lebih lanjut hubungi kantor Sales Office Aswata terdekat.

 

MARI Jaga Indonesia dari rumah

 

Informasi produk Asuransi Griya A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-property/aswata-griya-a

Informasi lebih lanjut hubungi Kantor Sales Office Aswata terdekat

https://www.aswata.co.id/id/jaringan-kantor

 

Produk Asuransi Aswata:

Informasi produk Asuransi Kecelakaan Diri Keluarga

https://www.aswata.co.id/id/kecelakaan-diri-keluarga

Informasi produk Asuransi Griya A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-property/aswata-griya-a

Informasi produk Asuransi Usaha A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-property/asuransi-usaha-a

Informasi produk Aswata Oto A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-kendaraan-bermotor/aswata-otoa

menenangkan

 

Ketika kecemasan berlebihan akibat stres pikiran melanda, seseorang akan sulit berpikir jernih. Apalagi disaat wabah pandemi Covid-19 yang saat ini masih terus menunjukkan pertumbuhan angka positif. Hati dan pikiran kita kita selalu tidak tenang apabila berkegiatan di luar rumah ataupun sedang di tempat yang banyak orang berkumpul.

Agar selalu tetap sehat, pikiran dan hati kita harus diupayakan agar tenang agar stres tidak melanda pikiran. Apabila stres maka sudah dipastikan imunitas tubuh kita akan menurun dan virus corona maupun virus penyakit yang lainnya akan lebih mudah menyerang tubuh kita. Untuk itu coba 5 cara menenangkan hati dan pikiran dan waktu 15 menit ini.

1. Berpikir positif

Kecemasan membawa banyak hal dan pikiran yang negatif, dan karena itu sangat penting untuk mencoba berpikir positif. Berpikir positif akan membawa dampak baik pada upaya untuk mengatasi kecemasan dan cara menghilangkan ketakutan berlebihan.

2. Berdoa

Berdoa adalah cara menenangkan jiwa dan fikiran paling mudah yang bisa kita lakukan, dan ada waktu waktu mustajab untuk kita berdoa sesuai dengan agama kita masing-masing.

3. Cari Tempat Sunyi

Menurut seorang ahli psikologi kognitif Pierce Howard dalam bukunyaThe Owner’s Manual of the Brain, pergi kesuatu tempat dimana kamu memilki privacy bisa menjadi cara terbaik untuk menenangkan pikiran. Pierce Howard meyarankan untuk kekamar mandi dan berada disana untuk beberapa menit sendiri. Jika kamu dirumah, masuk ke kamar tidur atau tempat yang terasa menyenangkan.

4. Luapkan Unek-Unek

Coba hubungi teman terdekatmu. Pastikan untuk memberitahu dia untuk tidak mencoba untuk mengatasi apapun, tapi hanya perlu pendengar. Setelah kamu selesai mengeluarkan unek-unek, sangat disarankan untuk melepaskannya kembali.

5. Teknik Pernapasan

Tarik nafas dalam-dalam sebanyak 10 kali. Pernafasan nyatanya dapat membantumu memulihkan keseimbangan antara sistem saraf parasympathetic (atau restoratif) dan saraf sympathetic (lari atau lawan), untuk melindungi reaksi alamiah tubuh terhadap situasi yang membuatmu stres, hal tersebut seperti yang dijelaskan oleh Brian Knutson, seorang asisten Profesor psikologi dan Neuroscience di Stanford University.

Itulah 5 cara untuk menenangkan hati dan pikiran dalam 15 menit. Hal ini boleh dilakukan untuk kamu para pemilik usaha yang sering tidak tenang dikarenakan banyak hal seperti atap roboh dikarenakan hujan lebat.

Apabila terjadi kerusakan pada tempat usaha kamu, jangan khawatir karena Aswata memiliki perlindungan Asuransi Usaha A+ seperti atap roboh karena kejatuhan benda berat akibat angin kencang atau hujan lebat dan juga kejatuhan pesawat terbang.

Selain aman, kamu juga berpeluang mendapatkan Giveaway dengan total hadiah sampai sebesar Rp. 1 juta dengan Aswata Usaha A+ lho! Informasi lebih lanjut hubungi kantor Sales Office Aswata terdekat.

MARI Jaga Indonesia dari rumah

 

Informasi produk Asuransi Usaha A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-property/asuransi-usaha-a

Informasi lebih lanjut hubungi Kantor Sales Office Aswata terdekat

https://www.aswata.co.id/id/jaringan-kantor

 

Produk Asuransi Aswata:

Informasi produk Asuransi Kecelakaan Diri Keluarga

https://www.aswata.co.id/id/kecelakaan-diri-keluarga

Informasi produk Asuransi Griya A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-property/aswata-griya-a

Informasi produk Asuransi Usaha A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-property/asuransi-usaha-a

Informasi produk Aswata Oto A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-kendaraan-bermotor/aswata-otoa

ASWATA 56th BANGGA MELAYANI INDONESIA

 

Halo Indonesia!

 

Sebagai wujud kebanggaan dan ungkapan terimakasih tak terhingga atas kepercayaan masyarakat, menuju ulang tahun ke 56th Aswata menggelar WEBINAR SERIES yang dapat di akses secara GRATIS oleh seluruh masyarakat Indonesia. Ikuti jadwal WEBINAR SERIES 56th ASWATA - dan mari ambil bagian dalam kemeriahan acara ulang tahun Aswata di tengah suasana pandemic Covid-19.

 

 Artc-Webinar-Travel-A

Tonton Webinar di Youtube

27/6/2020 13.00 PM

 Artc-Webinar-Oto-A

Join Webinar di Youtube

4/7/2020 13.00 PM

   

 

 STAY HEALTHY & STAY HAPPY!


PT. Asuransi Wahana Tata

Head Office
Jl. H. R. Rasuna Said. C-4, Jakarta 12920
Tel. (021) 5203145, 5203146
Fax. (021) 5203149, 5205222-23
e-mail : aswata@aswata.co.id
website: http://www.aswata.co.id
Logo-Call-Center-4 2018
 

 

otoritas-jasa-keuangan-logo

logo mari 
logo-imac-2017

Logo-AA-Fitch-Ratings 2018