spion dicuri

 

Belakangan spion mobil jadi incaran para pelaku tindak kejahatan. Hal tersebut dikarenakan spion memiliki harga jual yang lumayan tinggi. Apalagi dengan tingginya pemutusan hubungan kerja dikarenakan pandemi Covid-19 yang melanda negeri ini. Angka kriminalitas menjadi sangat tinggi.

Untuk mencegah spion mobil dicuri saat parkir atau berhenti di lampu merah, ada cara-cara yang dapat kita lakukan.

 

1. Tempat parkir aman

Carilah tempat parkir yang ada penjaga parkirnya agar lebih aman. Hal itu akan menurunkan resiko pencurian spion mobil kamu.

 

2. Spion dilipat

Pada spion elektris, ketika parkir baiknya spion dilipat agar tidak mudah dipatahkan oleh pelaku kejahatan.

 

3. Menggrafir spion

Cara lainnya adalah dengan menggrafir spion dengan plat nomor mobil sebagai penanda dan menurunkan harga jual spion.

 

4. Proteksi spion

Selain itu, proteksi spion juga dapat dilakukan dengan memasang kawat atau gerigi cover spion agar pelaku kejahatan sulit mematahkan dan mengambil spion.

 

Selain proteksi spion dengan gerigi cover, kamu dapat memproteksikan mobil kamu dengan mengasuransikan mobil kamu. Aswata ikut menjaga kita di rumah dengan menyediakan perlindungan Asuransi Oto A+ seperti dicuri total ataupun dicuri sebagian seperti spion mobil saat mobil sedang di parkir di dalam maupun di luar rumah.

Selain aman, kamu juga berpeluang mendapatkan Giveaway dengan total hadiah sampai sebesar Rp. 1 juta dengan Aswata Oto A+ lho! Informasi lebih lanjut hubungi kantor Sales Office Aswata terdekat.

MARI Jaga Indonesia dari rumah

 

Informasi produk Asuransi Oto A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-kendaraan-bermotor/aswata-otoa

Informasi lebih lanjut hubungi Kantor Sales Office Aswata terdekat

https://www.aswata.co.id/id/jaringan-kantor

 

Produk Asuransi Aswata:

Informasi produk Asuransi Kecelakaan Diri Keluarga

https://www.aswata.co.id/id/kecelakaan-diri-keluarga

Informasi produk Asuransi Griya A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-property/aswata-griya-a

Informasi produk Asuransi Usaha A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-property/asuransi-usaha-a

Informasi produk Aswata Oto A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-kendaraan-bermotor/aswata-otoa

tips persiapan banjir

 

Siapapun tentu ingin memiliki perabot rumah tangga, katakan saja seperti furnitur yang tahan lama dan awet hingga puluhan tahun. Meski demikian, ada banyak kondisi tak terduga yang nyatanya bisa merusak furnitur kesayangan kamu. Salah satunya akibat bencana banjir.

Bagi mereka yang tinggal di kawasan ‘langganan’ banjir, musibah ini mungkin dianggapnya sebagai hal yang ‘biasa’. Bahkan saking seringnya dilanda banjir, mereka hanya bisa pasrah manakala isi rumahnya terendam air.

Padahal banjir tidak hanya berpotensi merusak struktur bangunan, tapi juga furnitur dan perabot rumah tangga. Untuk meminimalisir kerusakan tersebut waktunya persiapan nih mumpung belum banjir, simak beberapa tips untuk memilih dan menjaga furnitur agar tahan banjir.

 

Material Kayu Jati dan Plywood

Material kayu memang rentan mengalami kerusakan jika terendam air terus menerus. Namun jika tetap ingin memilih perabot kayu, maka pilihlah jenis kayu yang tepat. Untuk furnitur lemari, meja, kursi dan ranjang tidur pilihlah furnitur berbahan kayu solid seperti kayu jati.

Kayu jati memiliki daya tahan yang kuat terhadap air, terlebih jika permukaannya dilapisi oleh cat kedap air. Selain Jati, kayu plywood juga bisa menjadi pilihan. Tekstur permukaan plywood halus dan memiliki kerapatan yang kuat sehingga kedap air.

Plywood umumnya dilapisi kulit kayu jati, kayu sungkai, dan kulit nyatoh. Lapisan pelindung seperti cat duco atau lapisan tahan air juga penting diberikan pada permukaan kayu plywood.

 

Material Plastik dan Alumunium

Furnitur berbahan dasar plastik dan alumunium merupakan pilihan tahan banjir yang tepat untuk rumah kamu. Jika kamu ragu dengan performa bahan kayu yang mudah mengembang jika terendam air, maka kamu bisa mengganti pintu kusen dengan bahan alumunium atau plastik.

Dengan harga yang relatif murah, ada banyak jenis furnitur plastik yang bisa mempermanis rumah kamu.

 

Bahan Besi Stainless Steel

Furnitur berbahan besi stainless steel juga tahan akan gempuran air hujan. Kamu bisa menggunakannya pada meja makan atau tempat tidur. Untuk menjaga permukaan furnitur tahan lama dan tidak mudah rusak, beri lapisan pelindung seperti waterproofing khusus.

 

Memasang Roda atau Kaki-kaki

Untuk perabot yang berukuran besar seperti lemari, rak, dan sofa, tambahkan roda atau kaki-kaki pada bagian bawahnya. Tujuannya agar kamu lebih mudah memindahkan dan mengamankan furnitur tersebut ketika banjir datang sehingga perabot kamu terselamatkan dari genangan banjir.

 

Hindari Material Spons

Material spons biasanya digunakan untuk mengisi sofa atau kasur. Sifatnya yang mudah menyerap air dan lumpur membuat kondisinya sulit dibersihkan jika terlanjur terendam genangan banjir. Untuk itu hindari memilih material ini atau berikan pelindung di bagian bawah dengan penopang yang tinggi dan aman.

Yuk selalu jaga perabotan rumah tangga seperti furnitur kesayang kamu agar tiap bencana banjir tidak rusak. Aswata ikut menjaga kita di rumah dengan menyediakan perlindungan Asuransi Griya A+ seperti rumah terendam banjir yang mengakibatkan perabotan mengalami kerusakan.

Selain aman, kamu juga berpeluang mendapatkan Giveaway dengan total hadiah sampai sebesar Rp. 1 juta dengan Aswata Griya A+ lho! Informasi lebih lanjut hubungi kantor Sales Office Aswata terdekat.

 

MARI Jaga Indonesia dari rumah

 

Informasi produk Asuransi Griya A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-property/asuransi-usaha-a

Informasi lebih lanjut hubungi Kantor Sales Office Aswata terdekat

https://www.aswata.co.id/id/jaringan-kantor

 

Produk Asuransi Aswata:

Informasi produk Asuransi Kecelakaan Diri Keluarga

https://www.aswata.co.id/id/kecelakaan-diri-keluarga

Informasi produk Asuransi Griya A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-property/aswata-griya-a

Informasi produk Asuransi Usaha A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-property/asuransi-usaha-a

Informasi produk Aswata Oto A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-kendaraan-bermotor/aswata-otoa

artikel angin kencang

 

Saat angin kencang terjadi saat sedang di rumah pasti pikiran kita akan akan terfokus agar keselamatan jiwa apabila tertimpa benda berat. Selain memikirkan keselamatan jiwa, bagi pemilik usaha pasti akan memikirkan tempat usahanya. Apalagi jika tempat usahanya banyak sekali pepohonan yang rawan tumbang.

Untuk mengantisipasi agar tetap selalu aman saat angin kencang terjadi, ikutin 6 cara ini yuk biar aman.

 

1. Menutup pintu dan jendela

Apabila terjadi angin kencang saat di rumah, hal yang pertama adalah menutup dan mengunci pintu dan juga jendela agar anginnya tidak berhembus ke dalam rumah yang dapat mengakibatkan kerusakan pada perabotan rumah.

 

2. Matikan aliran listrik

Langkah kedua jika terjadi angin kencang yaitu dengan mematikan semua aliran listrik dan juga mematikan peralatan elektronik agar tidak terjadi arus pendek yang dapat mengakibatkan kebakaran apabila atap rumah tertimpa benda berat.

 

3. Berlindung di tempat aman

Ajak seluruh anggota keluarga dengan berlindung di ruang bawah tanah atau bisa juga dengan berkumpul di tengah ruangan.

 

4. Berteduh jika sedang berkendara

Hal yang paling penting apabila kamu sedang berkendara di jalan agar menepikan kendaraan dan juga masuk ke dalam ruangan.

 

5. Hindari tertimpa

Jika memutuskan untuk berlindung hal yang penting untuk diperhatikan yaitu dengan menghindari tiang listrik, papan reklame untuk menghindarkan diri dari reruntuhan.

 

6. Jangan berlindung di bawah jembatan

Carilah dataran rendah yang luas untuk mencari aman dari angin kencang dan hindarilah berlindung di bawah jembatan dikarenakan potensi untuk roboh sangat membahayakan jiwa.

 

Selalu utamakan keselamatan jiwa apabila sedang terjadi angin kencang. Apabila terjadi kerusakan pada tempat usaha kamu akibat angin kencang jangan khawatir karena Aswata memiliki perlindungan Asuransi Usaha A+ seperti atap roboh karena kejatuhan benda berat akibat angin kencang atau hujan lebat dan juga kejatuhan pesawat terbang.

Selain aman, kamu juga berpeluang mendapatkan Giveaway dengan total hadiah sampai sebesar Rp. 1 juta dengan Aswata Usaha A+ lho! Informasi lebih lanjut hubungi kantor Sales Office Aswata terdekat.

MARI Jaga Indonesia dari rumah

 

Informasi produk Asuransi Usaha A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-property/asuransi-usaha-a

Informasi lebih lanjut hubungi Kantor Sales Office Aswata terdekat

https://www.aswata.co.id/id/jaringan-kantor

 

Produk Asuransi Aswata:

Informasi produk Asuransi Kecelakaan Diri Keluarga

https://www.aswata.co.id/id/kecelakaan-diri-keluarga

Informasi produk Asuransi Griya A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-property/aswata-griya-a

Informasi produk Asuransi Usaha A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-property/asuransi-usaha-a

Informasi produk Aswata Oto A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-kendaraan-bermotor/aswata-otoa

artikel curi mobil

 

Ditengah pandemi virus Corona yang menyebar di beberapa wilayah Indonesia, pemberitaan saat ini sedang dihebohkan dengan maraknya pencurian kendaraan bermotor. Nah, bagi kamu yang berada di rumah saja, mungkin banyak hal yang diperhatikan untuk menjaga kendaraan bermotor seperti mobil agar aman dan terbebas dari ancaman maling.

Berikut ini 7 cara agar mobil kesayangan kamu lebih aman walau hanya di rumah saja.

1. Parkirkan mobil di tempat yang aman

Banyak orang beranggapan, memarkir mobil di rumah jauh lebih aman daripada di tempat umum. Namun banyak kasus-kasus pencuri yang berhasil mengambil mobil dari garasi rumah korban. Pastikan keamanan garasi dengan material pintu garasi yang kokoh dan lengkapi dengan kamera CCTV.

Jika hendak berpergian, pilih tempat yang dekat dengan keramaian. Sebaiknya yang terpantau oleh kamera CCTV. Hindari untuk memilih tempat parkir yang sepi dan gelap karena akan rawan pencurian. Cara ini dapat meminimalisir peluang pencuri mencuri mobil kamu dan berhasil membawa kabur mobil kamu begitu saja.

2. Pasang alarm dan gunakan kunci tambahan

Alarm merupakan pelindung paling umum yang wajib dimiliki. Meski tak sedikit pencuri yang berhasil mengakali sistem alarm, namun alarm bekerja efektif dalam memperlambat aksi pencurian.

Ketika mobil dibuka paksa, secara otomatis alarm akan mengeluarkan suara nyaring yang dapat membuat pencuri panik. Alarm saja belum tentu cukup, terutama jika menghadapi pencuri zaman sekarang yang sudah profesional.

Untuk menambah keamanan, gunakan kunci tambahan yang biasanya dipasang pada lingkar kemudi ataupun roda kendaraan. Kunci tambahan ini membuat mobil kamu akan tetap pada tempatnya, meskipun pencuri telah berhasil menyalakan mesin mobil.

3. Tidak meninggalkan barang berharga di mobil

Cara ini bertujuan untuk tidak mengundang perhatian pencuri mengambil atau merusak mobil kamu. Hindari untuk menyimpan banyak barang di dalam mobil. Jika terpaksa cobalah untuk menyembunyikan barang-barang kamu di tempat yang tidak terlihat langsung dari luar kaca mobil.

4. Lakukan double-check

Sebelum meninggalkan mobil, lakukan pengecekan ulang. Pastikan jendela dan pintu sudah tertutup rapat semua dan alarm sudah dalam kondisi menyala. Meskipun terlihat merepotkan, tetapi dengan cara ini jika dilakukan setiap hendak meninggalkan mobil kamu dapat menurunkan risiko kehilangan kendaraan.

5. Gunakan GPS

GPS tracker sangat disarankan, karena alat ini berfungsi untuk melacak jejak kendaraan dan memantau posisi mobil kamu secara real time. Jika mobil kamu hilang, akan lebih mudah mengetahui posisi mobil.

6. Jangan Letakkan kunci mobil berdekatan dengan pintu masuk

Jika berada di rumah, jangan menaruh kunci mobil di dekat pintu masuk. Simpanlah kunci mobil pada tempat yang tak mudah dijangkau oleh pencuri, jika pencuri berhasil diam-diam memasuki rumah kamu.

7. Asuransikan mobil

Asuransi berfungsi untuk memberikan proteksi lebih pada mobil kesayangan kamu. Aswata ikut menjaga kita di rumah dengan menyediakan perlindungan Asuransi Oto A+ seperti dicuri total ataupun dicuri sebagian saat mobil sedang di parkir di dalam maupun di luar rumah.

Selain aman, kamu juga berpeluang mendapatkan Giveaway dengan total hadiah sampai sebesar Rp. 1 juta dengan Aswata Oto A+ lho! Informasi lebih lanjut hubungi kantor Sales Office Aswata terdekat.

 

MARI Jaga Indonesia dari rumah

 

Informasi produk Asuransi Oto A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-kendaraan-bermotor/aswata-otoa

Informasi lebih lanjut hubungi Kantor Sales Office Aswata terdekat

https://www.aswata.co.id/id/jaringan-kantor

 

Produk Asuransi Aswata:

Informasi produk Asuransi Kecelakaan Diri Keluarga

https://www.aswata.co.id/id/kecelakaan-diri-keluarga

Informasi produk Asuransi Griya A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-property/aswata-griya-a

Informasi produk Asuransi Usaha A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-property/asuransi-usaha-a

Informasi produk Aswata Oto A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-kendaraan-bermotor/aswata-otoa

Artc Rapid Test Covid 19 Aswata

Dok.Aswata

Guna mencegah penyebaran Virus Corona atau Covid-19 menjelang New Normal, Aswata sangat pro aktif sekali dalam hal pencegahan tersebut. Mulai dari menerapkan protokol kesehatan hingga akhirnya menggelar Rapid Test atau Tes Cepat hari ini Minggu, 7 Juni 2020 di Area Parkir Gedung Asuransi Wahana Tata, Jakarta mulai dari pukul 8.00 – 15.00 Wib. Aswata memiliki tim Business Continuity Process (BCP) yang menjadi gugus tugas percepatan kegiatan ini pun telah memberikan prosedur dan syarat agar dapat mengikuti Rapid Test dengan baik dan benar. Agar para seluruh peserta memperhatikan kesehatan dan physical distancing atau jaga jarak fisik minimal 1 meter antar rekan Aswata.

artikel listrik

Colokan listrik memang sudah sangat lekat dan selalu dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari. Keberadaan colokan listrik atau yang dikenal dengan nama stop kontak ini dapat memudahkan Anda untuk menghubungkan berbagai benda yang membutuhkan arus listrik.

Apalagi untuk para pelaku usaha, keberadan listrik adalah untuk menopang operasional usaha agar selalu tetap jalan. Namun begitu, ada berbagai kebiasaan yang dapat memicu colokan listrik menjadi terbakar. Padahal, stop kontak dalam keadaan terbakar bisa membahayakan diri sendiri maupun orang lain karena dapat menyebabkan korsleting hingga kebakaran.

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, mari kenali 5 faktor penyebab colokan listrik terbakar sebelum meninggalkan tempat usaha dalam keadaan kosong dikarenakan karyawan kerja di rumah.

1. Arcing / Colokan Listrik Kendor

Pernahkah kamu memasang colokan listrik secara kendor? Arus listrik memang masih bisa tersalurkan meskipun stop kontaknya kendor, tetapi kondisi ini bisa menyebabkan plat atau besi colokan terasa panas walaupun benda yang dihubungkan hanya membutuhkan watt kecil. Semakin besar watt benda yang dihubungkan ke colokan listrik tersebut, maka semakin cepat pula suhu panasnya meningkat. Apabila stop kontak dibiarkan dalam keadaan kendor dalam jangka waktu lama, maka peralatan elektrik ini akan menjadi overheating dan memercikan api. Arcing akan melelehkan wadah colokan listrik dan bukan tidak mungkin dapat menyebabkan kebakaran.

2. Kesalahan dalam Pemasangan Kabel

Bukan hanya masalah stop kontak kendor saja yang berbahaya, kesalahan dalam memasang kabel atau instalasi colokan listrik yang kurang baik juga sangat berisiko. Pada umumnya, kondisi ini dapat menyebabkan arus pendek listrik. Nah, arus pendek listrik inilah yang nantinya akan menyebabkan overheating sehingga stop kontak leleh atau terbakar. Sebagai contoh, ketika kamu menghubungkan kabel power PC atau charger laptop ke stop kontak, pastikan colokannya sudah benar-benar masuk ke dalam stop kontak. Selain itu, jangan hubungkan ke arus listrik jika kabelnya ternyata kendor, cacat, atau kamu menemukan kerusakan lainnya.

3. Kualitas Stop Kontak Tidak Sesuai Standar

Setiap konsumen di Indonesia sangat disarankan untuk membeli barang yang mendapatkan pengakuan dari SNI atau Standar Nasional Indonesia. Standar ini juga dapat membantu kamu untuk menemukan colokan listrik berkualitas yang lebih aman digunakan. Sebisa mungkin hindari penggunaan stop kontak yang tidak tercantum tulisan atau logo SNI. Pasalnya, bisa jadi kualitas colokan listrik tersebut tidak terjamin sehingga berbahaya jika disambungkan pada arus listrik.

4. Penggunaan untuk Banyak Terminal

Tak dapat dipungkiri bahwa penggunaan colokan listrik adalah untuk memudahkan kamu menghubungkan banyak terminal atau peralatan elektrik pada satu sumber arus listrik saja. Sayangnya, menghubungkan banyak terminal ke colokan listrik dapat berpotensi menyebabkan korsleting atau overheating. Menghubungkan banyak terminal ke satu stop kontak juga berpotensi meningkatkan suhu panas. Apalagi jika Anda menghubungkan benda dengan watt besar seperti AC, kulkas, dan setrika kecepatan panas stop kontak pun akan semakin meningkat dan menyebabkannya leleh atau terbakar.

5. Ampere Perangkat Elektronik Naik

Ketika ampere perangkat elektronik naik, colokan listrik akan mengalami overheating yang lama-lama membuatnya meleleh atau mungkin terbakar. Setiap stop kontak memiliki batas kekuatan ampere. Apabila kamu menghubungkan terlalu banyak perangkat elektronik, maka ampere yang dibutuhkan melebihi kapasitas. Kondisi ini juga dapat menyebabkan terbakarnya colokan listrik tersebut.

Dengan mengetahui faktor apa saja yang dapat menyebabkan kebakaran dikarenakan arus listrik, diharapkan kamu dapat berhati-hati. Aswata ikut menjaga kita di tempat usaha dengan menyediakan perlindungan Asuransi Usaha A+ seperti kebakaran akibat korsleting listrik dan kesetrum di tempat usaha.

Selain aman, kamu juga berpeluang mendapatkan Giveaway dengan total hadiah sampai sebesar Rp. 1 juta dengan Aswata Usaha A+ lho! Informasi lebih lanjut hubungi kantor Sales Office Aswata terdekat.

MARI Jaga Indonesia dari rumah

 

Informasi produk Asuransi Usaha A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-property/asuransi-usaha-a

Informasi lebih lanjut hubungi Kantor Sales Office Aswata terdekat

https://www.aswata.co.id/id/jaringan-kantor

 

Produk Asuransi Aswata:

Informasi produk Asuransi Kecelakaan Diri Keluarga

https://www.aswata.co.id/id/kecelakaan-diri-keluarga

Informasi produk Asuransi Griya A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-property/aswata-griya-a

Informasi produk Asuransi Usaha A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-property/asuransi-usaha-a

Informasi produk Aswata Oto A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-kendaraan-bermotor/aswata-otoa


PT. Asuransi Wahana Tata

Head Office
Jl. H. R. Rasuna Said. C-4, Jakarta 12920
Tel. (021) 5203145, 5203146
Fax. (021) 5203149, 5205222-23
e-mail : aswata@aswata.co.id
website: http://www.aswata.co.id

Vania--Tanya-Aswata

 
 otoritas-jasa-keuangan-logo
 Logo-AA-Fitch-Ratings 2018