selamat saat banjir

Setiap datangnya musim hujan pasti yang dikhawatirkan yaitu banjir. Bencana musiman yang hampir terjadi setahun sekali ini selalu mendatangkan korban jiwa maupun kerugian materil. Buat para pelaku usaha yang tempat usahanya sering terjadi kebanjiran ada baiknya mengantisipasi agar tidak terjadi kerugian yang banyak.

Jadi tidak hanya khawatir pada saat pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini saja, namun juga utamakan keselamatan jiwa saat bencana banjir tiba. Untuk mengantisipasi bencana banjir yang hampir tiap tahun terjadi, ada baiknya menyimak 7 tips yang harus dilakukan agar selamat saat banjir melanda.

1. Amankan Dokumen Penting

Selamatkan dokumen-dokumen penting, seperti ijazah, akte kelahiran, sertifikat dan juga dokumen penting kantor. Selain nilai pentingnya, ketika rusak atau hilang, pengurusan kembali dokumen-dokumen ini akan memakan waktu dan biaya.

Untuk menghindari hal itu, lebih baik segala dokumen-dokumen tersebut disatukan dalam satu tempat khusus misalnya koper lalu bungkus dengan plastik untuk lebih memastikannya aman saat terkena air.

2. Letakkan Barang Elektronik di Tempat Tinggi 

Barang-barang elektronik yang jika terkena air dapat rusak seperti laptop, kamera, TV, DVD, kulkas dan lainnya. Untuk barang-barang elektronik, pastikan disimpan di tempat yang tidak akan terendam banjir seperti di lantai 2 misalnya. Buatlah dudukan kulkas yang agak tinggi sehingga tidak terendam banjir.

Pastikan juga tidak ada kabel yang terkelupas karena bisa berbahaya. Air banjir ini bisa mengalirkan listrik yang tentunya bisa menyetrum jika masuk ke air banjir tersebut. Jadi, jangan lupa untuk cabut semua kabel alat elektronik.

3. Siapkan Alat Siaga Banjir

Saat banjir sering kali terjadi keadaan-keadaan ekstrem yang membuat kamu perlu menyiapkan sejumlah alat survival. Alat-alat darurat berikut perlu dikumpulkan seperti pelampung, pakaian, senter dengan ekstra baterai, korek api, kertas, pulpen, powerbank terisi penuh, pisau kecil, tali, lakban, serta uang tunai.

4. Parkir Kendaraan ke Tempat Aman

Parkir kendaraan ke dataran tinggi yang tidak terjangkau banjir. Sebab, kendaraan seperti mobil maupun sepeda motor tidak didesain untuk melewati atau tahan terhadap banjir, ditambah kalau mengalami kerusakan tidak memakan biaya yang sedikit.

5. Pantau Informasi dari Media maupun Instansi Terpercaya

Akan lebih baik apabila kamu terus memantau berita tentang curah hujan di wilayah tempat kamu tinggal. Bisa mengecek berita tersebut melalui sosial media TMC Polda atau cari tahu langsung di Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Bertujuan agar terus waspada terhadap banjir.

6. Mengevakuasi Diri

Pastikan bahwa kamu tahu benar di mana posko banjir terdekat dari rumah kamu. Buat perencanaan, kalau perlu latihan evakuasi sebagai persiapan jika banjir benar-benar datang.

Perhatikan jalur evakuasi dan tempat pengungsian yang telah dibuat. Jangan sampai menyentuh kabel-kabel yang jatuh atau tiang listrik. Jika diarahkan oleh posko dan/atau RT/RW untuk keluar dan mengungsi, segera lakukan.

Selalu utamakan keselamatan jiwa apabila banjir melanda. Apabila terjadi kerusakan pada barang-barang kantor dikarenakan musibah banjir, jangan khawatir karena Aswata memiliki perlindungan Asuransi Usaha A+ seperti tempat usaha terendam banjir yang mengakibatkan barang kantor mengalami kerusakan.

Selain aman, kamu juga berpeluang mendapatkan Giveaway dengan total hadiah sampai sebesar Rp. 1 juta dengan Aswata Usaha A+ lho! Informasi lebih lanjut hubungi kantor Sales Office Aswata terdekat.

MARI Jaga Indonesia dari rumah

 

Informasi produk Asuransi Usaha A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-property/asuransi-usaha-a

Informasi lebih lanjut hubungi Kantor Sales Office Aswata terdekat

https://www.aswata.co.id/id/jaringan-kantor

 

Produk Asuransi Aswata:

Produk Asuransi Aswata:

Informasi produk Asuransi Kecelakaan Diri Keluarga

https://www.aswata.co.id/id/kecelakaan-diri-keluarga

Informasi produk Asuransi Griya A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-property/aswata-griya-a

Informasi produk Asuransi Usaha A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-property/asuransi-usaha-a

Informasi produk Aswata Oto A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-kendaraan-bermotor/aswata-otoa

cegah pencuri

Seiring waktu pencuri semakin pintar. Tapi masih banyak langkah untuk mencegah pencuri membobol rumah kamu yang hanya memerlukan investasi waktu dan dana yang terjangkau. Gembok adalah salah satu langkah keamanan rumah paling revolusioner yang pernah diciptakan. Setelah diperkenalkan pada tahun 1960, pencurian rumah terus menurun. Pada tahun 1970-an, kebanyakan rumah telah dipasang kunci gerendel dan pencurian telah berada pada rekor terendah.

Berikut 9 cara mencegah pencuri membobol rumah kamu saat efek kirminalitasi meningkat dikarenakan pandemi Covid-19 ini mewabah.

1. “Ada” di Rumah

Kebanyakan pencurian yang terjadi pada siang hari terjadi ketika anggota keluarga kamu sedang berada di tempat kerja atau sekolah. Ketika kamu pergi pada siang hari (atau malam), ciptakan ilusi bahwa ada seseorang di rumah. kamu dapat menghidupkan lampu, radio atau televisi dengan timer. Alternatif lain, kamu dapat membeli produk yang akan mensimulasikan adanya suara dan penampakan aktivitas dalam ruangan rumah kamu.

2. Jangan Lupa Mengunci Pintu / Jendela

Menurut data statistik, sekitar 40 persen penyusup yang masuk rumah datang melalui pintu atau jendela yang terbuka. Jika tidak ada di rumah, pastikan untuk mengunci semua pintu dan jendela. Dan pasang gembok atau gerendel. kamu juga dapat membuat pintu anti maling dengan memasang bingkai kokoh, dan pintu dari kayu solid, fiberglass atau logam.

3. Amankan garasi

Jagalah pintu garasi agar selalu tertutup, bahkan ketika kamu sedang ada di rumah. Jika kamu sering lupa untuk menutupnya, pasang alat yang akan menutup pintu garasi kamu secara otomatis setelah terbuka dalam waktu tertentu. Jika kamu akan pergi untuk jangka waktu yang lama, nonaktifkan pembuka pintu atau gerendel pintu untuk mencegah pencuri mudah merayap masuk dari bagian bawah pintu garasi.

4. Jangan Pamer

Rumah yang terlihat paling mewah di lingkungan kamu pasti akan menjadi sasaran utama. Oleh karena itu jangan suka pamer. Jika kamu membeli televisi baru atau sound system yang mahal, jangan meninggalkan kardus kemasan di luar rumah. Jangan biarkan anak-anak kamu meninggalkan sepeda dan mainan lainnya tergeletak di halaman depan, dll. Dengan kata lain, jangan mengiklankan bahwa kamu memiliki barang-barang bernilai tinggi untuk mengundang penyusup potensial.

5. Jangan Berikan Tempat untuk Bersembunyi

Jangan membuat rumah menjadi target dengan menyediakan tempat bersembunyi yang nyaman. Jauhkan pohon dan semak-semak jauh dari pintu, jendela dan titik masuk lainnya. kamu tetap dapat memiliki taman, tapi jaga tanaman tetap terawat sehingga tidak memberikan tempat bersembunyi bagi pencuri. Jika kamu menyukai tanaman semak di sekitar rumah, pilihlah tanaman berduri yang tidak ramah bagi penyusup untuk bersembunyi.

6. Kenali Tetangga

Apakah kamu tahu bahwa tetangga yang usil ternyata bisa membantu mencegah pencurian? Coba bertemanlah dengan seluruh keluarga yang tinggal di dekat kamu. Lingkungan yang memiliki warga yang ramah dan suka bersosialisasi memiliki tingkat kejahatan yang lebih rendah. Hal ini karena munculnya orang asing akan terlihat sangat menonjol. Berteman dengan tetangga kamu dapat menjadi cara mencegah pencuri membobol rumah yang terbaik. Tawarkan untuk saling menjaga dan mengawasi rumah tetangga kamu khususnya saat kamu atau tetangga sedang berpergian.

kamu bahkan dapat mengusulkan kesepakatan dengan warga sekitar untuk ronda bersama. Awasi orang asing yang berkeliling di lingkungan; dan saling memberitahu bila ada perilaku yang mencurigakan. Dan segera panggil polisi jika kamu melihat aksi kejahatan. Segera bunyikan alarm jika diperlukan. Pencegahan lebih baik daripada menyesal kemudian.

7. Tutup Gorden

Jendela akan membiarkan cahaya dan udara segar masuk ke dalam rumah kamu. Tetapi ia juga memberikan pencuri cara mudah untuk menjarah rumah kamu. Biasakan untuk menutup tirai atau gorden ketika kamu tidak di rumah. Tutup gorden terutama pada malam hari ketika lampu ruangan membuat sulit untuk melihat ke luar tapi sangat mudah untuk melihat ke dalam rumah.

8. Pasang Alarm rumah

Cara mencegah pencuri membobol rumah kamu yang terakhir adalah memasang sistem alarm rumah. Ada banyak pilihan yang tersedia mulai dari sistem yang hanya mengawasi akses masuk hingga alarm canggih yang menggabungkan deteksi gerakan dan getaran sensor, pemantauan dengan smartphone, hingga perekaman video CCTV. Ada beberapa pilihan untuk yang memiliki dana terbatas. kamu mungkin akan terkejut betapa terjangkaunya harga sistem alarm untuk keamanan rumah.

Alarm rumah adalah salah satu alat terbaik untuk pencegahan pencuri, jadi pastikan setiap orang dalam keluarga kamu tahu bagaimana untuk menggunakan sistem alarm ini. Namun, jangan ajarkan anak-anak kecil password alarm tersebut. Aturan praktisnya adalah, jika mereka tidak cukup dewasa untuk tinggal di rumah sendirian maka ia tidak perlu tahu. Ingat bahwa mereka mungkin akan tidak sengaja keceplosan memberikan kode tersebut kepada seseorang yang tidak dikenal dengan sedikit bujukan.

9. Ajarkan anak kamu tentang bahaya dari orang tak dikenal

Meskipun penting untuk mengajarkan anak kesopanan, mereka juga harus tahu untuk tidak pernah berbicara dengan orang asing ketika mereka sendirian. Beritahu anak-anak kamu bahwa mereka tidak boleh membuka pintu untuk orang asing dan harus selalu meminta pengunjung untuk mengidentifikasi dirinya sendiri. Setiap kali bel pintu berdering, pastikan untuk meminta ID sebelum membuka pintu.

Selain cara diatas, hal yang paling penting yang kamu lakukan adalah dengan memproteksi rumah kamu dengan asuransi. Aswata ikut menjaga kita di rumah dengan menyediakan perlindungan Asuransi Griya A+ seperti seperti kemalingan dengan kehilangan perabotan rumah tangga di dalam rumah.

Selain aman, kamu juga berpeluang mendapatkan Giveaway dengan total hadiah sampai sebesar Rp. 1 juta dengan Aswata Griya A+ lho! Informasi lebih lanjut hubungi kantor Sales Office Aswata terdekat.

MARI Jaga Indonesia dari rumah

 

Informasi produk Asuransi Griya A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-property/aswata-griya-a

 

Informasi lebih lanjut hubungi Kantor Sales Office Aswata terdekat

https://www.aswata.co.id/id/jaringan-kantor

 

Produk Asuransi Aswata:

Informasi produk Asuransi Kecelakaan Diri Keluarga

https://www.aswata.co.id/id/kecelakaan-diri-keluarga

Informasi produk Asuransi Griya A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-property/aswata-griya-a

Informasi produk Asuransi Usaha A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-property/asuransi-usaha-a

Informasi produk Aswata Oto A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-kendaraan-bermotor/aswata-otoa

cuci mobil bareng anak

Penyebaran virus corona atau covid-19 membuat pemerintah mengeluarkan imbauan kepada masyarakat, untuk tidak bepergian keluar rumah dan menerapkan Work From Home ( WFH) untuk para pekerja.

Ketika di rumah, banyak hal yang bisa dilakukan untuk mengisi aktivitas, contohnya mencuci mobil atau sepeda motor bersama anak-anak.

Melakukan kegiatan bersama anak seperti mencuci mobil atau motor, bisa dijadikan sebagai sarana untuk membangun hubungan emosional antara orang tua dan anak.

Ketika orang tua dan anak sedang berkegiatan bersama, seperti mencuci mobil. Maka aspek sosialnya adalah, orangtua bisa sambil mencontohkan keterampilan sosial yang baik, cara berkomunikasi yang ramah tapi sopan.

Aspek fisik yang bisa diberikan kepada sang anak, selama mencuci mobil, anak akan menggerakan badannya untuk menggosok atau menyiram. Sehingga motoriknya akan lebih terlatih.

Sementara untuk aspek mental, anak akan merasa dianggap, dihargai dan disayang oleh orangtuanya karena dilibatkan dalam kegiatan. Apalagi di era teknologi dan digital seperti ini, melakukan aktivitas outdoor bersama seperti cuci mobil, juga bisa dijadikan sebagai penyeimbang. Agar anak tidak terus menerus bermain gadget. Sehingga aktivitas yang dilakukan anak di dunia nyata dan dunia maya seimbang.

Kegiatan tersebut sudah bisa dilakukan ketika anak berusia dua sampai enam tahun. Karena pada usia tersebut merupakan masa penting perkembangan motorik fisik anak, khususnya keterampilan motorik kasar.

Melakukan aktivitas seperti cuci mobil bersama anak saat di rumah saja memiliki potensi kecelakaan. Aswata ikut menjaga kita di rumah dengan menyediakan perlindungan Asuransi Kecelakaan Diri untuk seluruh keluarga dengan promo 50% discount premi dan bebas biaya admin untuk penutupan asuransi kecelakaan diri keluarga mulai tanggal 3 Mei 2020 sampai berakhirnya masa pandemi.

Karena tetap harus di rumah saja, pembelian asuransi ini cukup dilakukan melalui Whatsapp Vania (Virtual Assistant  Aswata) di 08111 500 299 dengan cara text #dirumahaja. Selanjutnya Vania akan memandu pembelian polis ini sampai pembayaran online dan penerbitan polisnya melalui Whatsapp chat.

MARI Jaga Indonesia dari rumah - MARI Jaga keluarga tetap aman!

Informasi produk Asuransi Kecelakaan Diri Keluarga https://www.aswata.co.id/id/kecelakaan-diri-keluarga

Informasi tutorial video proses pembelian polis melalui Whatsapp Business https://aswata.co.id/id/pa-keluarga

Informasi lain seputar Asuransi Kecelakaan Diri Keluarga Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

spion dicuri

Belakangan spion mobil jadi incaran para pelaku tindak kejahatan. Hal tersebut dikarenakan spion memiliki harga jual yang lumayan tinggi. Apalagi dengan tingginya pemutusan hubungan kerja dikarenakan pandemi Covid-19 yang melanda negeri ini. Angka kriminalitas menjadi sangat tinggi.

Untuk mencegah spion mobil dicuri saat parkir atau berhenti di lampu merah, ada cara-cara yang dapat kita lakukan.

1. Tempat parkir aman

Carilah tempat parkir yang ada penjaga parkirnya agar lebih aman. Hal itu akan menurunkan resiko pencurian spion mobil kamu.

2. Spion dilipat

Pada spion elektris, ketika parkir baiknya spion dilipat agar tidak mudah dipatahkan oleh pelaku kejahatan.

3. Menggrafir spion

Cara lainnya adalah dengan menggrafir spion dengan plat nomor mobil sebagai penanda dan menurunkan harga jual spion.

4. Proteksi spion

Selain itu, proteksi spion juga dapat dilakukan dengan memasang kawat atau gerigi cover spion agar pelaku kejahatan sulit mematahkan dan mengambil spion.

Selain proteksi spion dengan gerigi cover, kamu dapat memproteksikan mobil kamu dengan mengasuransikan mobil kamu. Aswata ikut menjaga kita di rumah dengan menyediakan perlindungan Asuransi Oto A+ seperti dicuri total ataupun dicuri sebagian seperti spion mobil saat mobil sedang di parkir di dalam maupun di luar rumah.

Selain aman, kamu juga berpeluang mendapatkan Giveaway dengan total hadiah sampai sebesar Rp. 1 juta dengan Aswata Oto A+ lho! Informasi lebih lanjut hubungi kantor Sales Office Aswata terdekat.

MARI Jaga Indonesia dari rumah

 

Informasi produk Asuransi Oto A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-kendaraan-bermotor/aswata-otoa

Informasi lebih lanjut hubungi Kantor Sales Office Aswata terdekat

https://www.aswata.co.id/id/jaringan-kantor

 

Produk Asuransi Aswata:

Informasi produk Asuransi Kecelakaan Diri Keluarga

https://www.aswata.co.id/id/kecelakaan-diri-keluarga

Informasi produk Asuransi Griya A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-property/aswata-griya-a

Informasi produk Asuransi Usaha A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-property/asuransi-usaha-a

Informasi produk Aswata Oto A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-kendaraan-bermotor/aswata-otoa

tips persiapan banjir

Siapapun tentu ingin memiliki perabot rumah tangga, katakan saja seperti furnitur yang tahan lama dan awet hingga puluhan tahun. Meski demikian, ada banyak kondisi tak terduga yang nyatanya bisa merusak furnitur kesayangan kamu. Salah satunya akibat bencana banjir.

Bagi mereka yang tinggal di kawasan ‘langganan’ banjir, musibah ini mungkin dianggapnya sebagai hal yang ‘biasa’. Bahkan saking seringnya dilanda banjir, mereka hanya bisa pasrah manakala isi rumahnya terendam air.

Padahal banjir tidak hanya berpotensi merusak struktur bangunan, tapi juga furnitur dan perabot rumah tangga. Untuk meminimalisir kerusakan tersebut waktunya persiapan nih mumpung belum banjir, simak beberapa tips untuk memilih dan menjaga furnitur agar tahan banjir.

Material Kayu Jati dan Plywood

Material kayu memang rentan mengalami kerusakan jika terendam air terus menerus. Namun jika tetap ingin memilih perabot kayu, maka pilihlah jenis kayu yang tepat. Untuk furnitur lemari, meja, kursi dan ranjang tidur pilihlah furnitur berbahan kayu solid seperti kayu jati.

Kayu jati memiliki daya tahan yang kuat terhadap air, terlebih jika permukaannya dilapisi oleh cat kedap air. Selain Jati, kayu plywood juga bisa menjadi pilihan. Tekstur permukaan plywood halus dan memiliki kerapatan yang kuat sehingga kedap air.

Plywood umumnya dilapisi kulit kayu jati, kayu sungkai, dan kulit nyatoh. Lapisan pelindung seperti cat duco atau lapisan tahan air juga penting diberikan pada permukaan kayu plywood.

Material Plastik dan Alumunium

Furnitur berbahan dasar plastik dan alumunium merupakan pilihan tahan banjir yang tepat untuk rumah kamu. Jika kamu ragu dengan performa bahan kayu yang mudah mengembang jika terendam air, maka kamu bisa mengganti pintu kusen dengan bahan alumunium atau plastik.

Dengan harga yang relatif murah, ada banyak jenis furnitur plastik yang bisa mempermanis rumah kamu.

Bahan Besi Stainless Steel

Furnitur berbahan besi stainless steel juga tahan akan gempuran air hujan. Kamu bisa menggunakannya pada meja makan atau tempat tidur. Untuk menjaga permukaan furnitur tahan lama dan tidak mudah rusak, beri lapisan pelindung seperti waterproofing khusus.

Memasang Roda atau Kaki-kaki

Untuk perabot yang berukuran besar seperti lemari, rak, dan sofa, tambahkan roda atau kaki-kaki pada bagian bawahnya. Tujuannya agar kamu lebih mudah memindahkan dan mengamankan furnitur tersebut ketika banjir datang sehingga perabot kamu terselamatkan dari genangan banjir.

Hindari Material Spons

Material spons biasanya digunakan untuk mengisi sofa atau kasur. Sifatnya yang mudah menyerap air dan lumpur membuat kondisinya sulit dibersihkan jika terlanjur terendam genangan banjir. Untuk itu hindari memilih material ini atau berikan pelindung di bagian bawah dengan penopang yang tinggi dan aman.

Yuk selalu jaga perabotan rumah tangga seperti furnitur kesayang kamu agar tiap bencana banjir tidak rusak. Aswata ikut menjaga kita di rumah dengan menyediakan perlindungan Asuransi Griya A+ seperti rumah terendam banjir yang mengakibatkan perabotan mengalami kerusakan.

Selain aman, kamu juga berpeluang mendapatkan Giveaway dengan total hadiah sampai sebesar Rp. 1 juta dengan Aswata Griya A+ lho! Informasi lebih lanjut hubungi kantor Sales Office Aswata terdekat.

MARI Jaga Indonesia dari rumah

 

Informasi produk Asuransi Griya A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-property/asuransi-usaha-a

Informasi lebih lanjut hubungi Kantor Sales Office Aswata terdekat

https://www.aswata.co.id/id/jaringan-kantor

 

Produk Asuransi Aswata:

Informasi produk Asuransi Kecelakaan Diri Keluarga

https://www.aswata.co.id/id/kecelakaan-diri-keluarga

Informasi produk Asuransi Griya A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-property/aswata-griya-a

Informasi produk Asuransi Usaha A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-property/asuransi-usaha-a

Informasi produk Aswata Oto A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-kendaraan-bermotor/aswata-otoa

artikel angin kencang

Saat angin kencang terjadi saat sedang di rumah pasti pikiran kita akan akan terfokus agar keselamatan jiwa apabila tertimpa benda berat. Selain memikirkan keselamatan jiwa, bagi pemilik usaha pasti akan memikirkan tempat usahanya. Apalagi jika tempat usahanya banyak sekali pepohonan yang rawan tumbang.

Untuk mengantisipasi agar tetap selalu aman saat angin kencang terjadi, ikutin 6 cara ini yuk biar aman.

1. Menutup pintu dan jendela

Apabila terjadi angin kencang saat di rumah, hal yang pertama adalah menutup dan mengunci pintu dan juga jendela agar anginnya tidak berhembus ke dalam rumah yang dapat mengakibatkan kerusakan pada perabotan rumah.

2. Matikan aliran listrik

Langkah kedua jika terjadi angin kencang yaitu dengan mematikan semua aliran listrik dan juga mematikan peralatan elektronik agar tidak terjadi arus pendek yang dapat mengakibatkan kebakaran apabila atap rumah tertimpa benda berat.

3. Berlindung di tempat aman

Ajak seluruh anggota keluarga dengan berlindung di ruang bawah tanah atau bisa juga dengan berkumpul di tengah ruangan.

4. Berteduh jika sedang berkendara

Hal yang paling penting apabila kamu sedang berkendara di jalan agar menepikan kendaraan dan juga masuk ke dalam ruangan.

5. Hindari tertimpa

Jika memutuskan untuk berlindung hal yang penting untuk diperhatikan yaitu dengan menghindari tiang listrik, papan reklame untuk menghindarkan diri dari reruntuhan.

6. Jangan berlindung di bawah jembatan

Carilah dataran rendah yang luas untuk mencari aman dari angin kencang dan hindarilah berlindung di bawah jembatan dikarenakan potensi untuk roboh sangat membahayakan jiwa.

Selalu utamakan keselamatan jiwa apabila sedang terjadi angin kencang. Apabila terjadi kerusakan pada tempat usaha kamu akibat angin kencang jangan khawatir karena Aswata memiliki perlindungan Asuransi Usaha A+ seperti atap roboh karena kejatuhan benda berat akibat angin kencang atau hujan lebat dan juga kejatuhan pesawat terbang.

Selain aman, kamu juga berpeluang mendapatkan Giveaway dengan total hadiah sampai sebesar Rp. 1 juta dengan Aswata Usaha A+ lho! Informasi lebih lanjut hubungi kantor Sales Office Aswata terdekat.

MARI Jaga Indonesia dari rumah

 

Informasi produk Asuransi Usaha A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-property/asuransi-usaha-a

Informasi lebih lanjut hubungi Kantor Sales Office Aswata terdekat

https://www.aswata.co.id/id/jaringan-kantor

 

Produk Asuransi Aswata:

Informasi produk Asuransi Kecelakaan Diri Keluarga

https://www.aswata.co.id/id/kecelakaan-diri-keluarga

Informasi produk Asuransi Griya A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-property/aswata-griya-a

Informasi produk Asuransi Usaha A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-property/asuransi-usaha-a

Informasi produk Aswata Oto A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-kendaraan-bermotor/aswata-otoa

artikel curi mobil

Ditengah pandemi virus Corona yang menyebar di beberapa wilayah Indonesia, pemberitaan saat ini sedang dihebohkan dengan maraknya pencurian kendaraan bermotor. Nah, bagi kamu yang berada di rumah saja, mungkin banyak hal yang diperhatikan untuk menjaga kendaraan bermotor seperti mobil agar aman dan terbebas dari ancaman maling.

Berikut ini 7 cara agar mobil kesayangan kamu lebih aman walau hanya di rumah saja.

1. Parkirkan mobil di tempat yang aman

Banyak orang beranggapan, memarkir mobil di rumah jauh lebih aman daripada di tempat umum. Namun banyak kasus-kasus pencuri yang berhasil mengambil mobil dari garasi rumah korban. Pastikan keamanan garasi dengan material pintu garasi yang kokoh dan lengkapi dengan kamera CCTV.

Jika hendak berpergian, pilih tempat yang dekat dengan keramaian. Sebaiknya yang terpantau oleh kamera CCTV. Hindari untuk memilih tempat parkir yang sepi dan gelap karena akan rawan pencurian. Cara ini dapat meminimalisir peluang pencuri mencuri mobil kamu dan berhasil membawa kabur mobil kamu begitu saja.

2. Pasang alarm dan gunakan kunci tambahan

Alarm merupakan pelindung paling umum yang wajib dimiliki. Meski tak sedikit pencuri yang berhasil mengakali sistem alarm, namun alarm bekerja efektif dalam memperlambat aksi pencurian.

Ketika mobil dibuka paksa, secara otomatis alarm akan mengeluarkan suara nyaring yang dapat membuat pencuri panik. Alarm saja belum tentu cukup, terutama jika menghadapi pencuri zaman sekarang yang sudah profesional.

Untuk menambah keamanan, gunakan kunci tambahan yang biasanya dipasang pada lingkar kemudi ataupun roda kendaraan. Kunci tambahan ini membuat mobil kamu akan tetap pada tempatnya, meskipun pencuri telah berhasil menyalakan mesin mobil.

3. Tidak meninggalkan barang berharga di mobil

Cara ini bertujuan untuk tidak mengundang perhatian pencuri mengambil atau merusak mobil kamu. Hindari untuk menyimpan banyak barang di dalam mobil. Jika terpaksa cobalah untuk menyembunyikan barang-barang kamu di tempat yang tidak terlihat langsung dari luar kaca mobil.

4. Lakukan double-check

Sebelum meninggalkan mobil, lakukan pengecekan ulang. Pastikan jendela dan pintu sudah tertutup rapat semua dan alarm sudah dalam kondisi menyala. Meskipun terlihat merepotkan, tetapi dengan cara ini jika dilakukan setiap hendak meninggalkan mobil kamu dapat menurunkan risiko kehilangan kendaraan.

5. Gunakan GPS

GPS tracker sangat disarankan, karena alat ini berfungsi untuk melacak jejak kendaraan dan memantau posisi mobil kamu secara real time. Jika mobil kamu hilang, akan lebih mudah mengetahui posisi mobil.

6. Jangan Letakkan kunci mobil berdekatan dengan pintu masuk

Jika berada di rumah, jangan menaruh kunci mobil di dekat pintu masuk. Simpanlah kunci mobil pada tempat yang tak mudah dijangkau oleh pencuri, jika pencuri berhasil diam-diam memasuki rumah kamu.

7. Asuransikan mobil

Asuransi berfungsi untuk memberikan proteksi lebih pada mobil kesayangan kamu. Aswata ikut menjaga kita di rumah dengan menyediakan perlindungan Asuransi Oto A+ seperti dicuri total ataupun dicuri sebagian saat mobil sedang di parkir di dalam maupun di luar rumah.

Selain aman, kamu juga berpeluang mendapatkan Giveaway dengan total hadiah sampai sebesar Rp. 1 juta dengan Aswata Oto A+ lho! Informasi lebih lanjut hubungi kantor Sales Office Aswata terdekat.

MARI Jaga Indonesia dari rumah

 

Informasi produk Asuransi Oto A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-kendaraan-bermotor/aswata-otoa

Informasi lebih lanjut hubungi Kantor Sales Office Aswata terdekat

https://www.aswata.co.id/id/jaringan-kantor

 

Produk Asuransi Aswata:

Informasi produk Asuransi Kecelakaan Diri Keluarga

https://www.aswata.co.id/id/kecelakaan-diri-keluarga

Informasi produk Asuransi Griya A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-property/aswata-griya-a

Informasi produk Asuransi Usaha A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-property/asuransi-usaha-a

Informasi produk Aswata Oto A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-kendaraan-bermotor/aswata-otoa

artikel listrik

Colokan listrik memang sudah sangat lekat dan selalu dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari. Keberadaan colokan listrik atau yang dikenal dengan nama stop kontak ini dapat memudahkan Anda untuk menghubungkan berbagai benda yang membutuhkan arus listrik.

Apalagi untuk para pelaku usaha, keberadan listrik adalah untuk menopang operasional usaha agar selalu tetap jalan. Namun begitu, ada berbagai kebiasaan yang dapat memicu colokan listrik menjadi terbakar. Padahal, stop kontak dalam keadaan terbakar bisa membahayakan diri sendiri maupun orang lain karena dapat menyebabkan korsleting hingga kebakaran.

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, mari kenali 5 faktor penyebab colokan listrik terbakar sebelum meninggalkan tempat usaha dalam keadaan kosong dikarenakan karyawan kerja di rumah.

1. Arcing / Colokan Listrik Kendor

Pernahkah kamu memasang colokan listrik secara kendor? Arus listrik memang masih bisa tersalurkan meskipun stop kontaknya kendor, tetapi kondisi ini bisa menyebabkan plat atau besi colokan terasa panas walaupun benda yang dihubungkan hanya membutuhkan watt kecil. Semakin besar watt benda yang dihubungkan ke colokan listrik tersebut, maka semakin cepat pula suhu panasnya meningkat. Apabila stop kontak dibiarkan dalam keadaan kendor dalam jangka waktu lama, maka peralatan elektrik ini akan menjadi overheating dan memercikan api. Arcing akan melelehkan wadah colokan listrik dan bukan tidak mungkin dapat menyebabkan kebakaran.

2. Kesalahan dalam Pemasangan Kabel

Bukan hanya masalah stop kontak kendor saja yang berbahaya, kesalahan dalam memasang kabel atau instalasi colokan listrik yang kurang baik juga sangat berisiko. Pada umumnya, kondisi ini dapat menyebabkan arus pendek listrik. Nah, arus pendek listrik inilah yang nantinya akan menyebabkan overheating sehingga stop kontak leleh atau terbakar. Sebagai contoh, ketika kamu menghubungkan kabel power PC atau charger laptop ke stop kontak, pastikan colokannya sudah benar-benar masuk ke dalam stop kontak. Selain itu, jangan hubungkan ke arus listrik jika kabelnya ternyata kendor, cacat, atau kamu menemukan kerusakan lainnya.

3. Kualitas Stop Kontak Tidak Sesuai Standar

Setiap konsumen di Indonesia sangat disarankan untuk membeli barang yang mendapatkan pengakuan dari SNI atau Standar Nasional Indonesia. Standar ini juga dapat membantu kamu untuk menemukan colokan listrik berkualitas yang lebih aman digunakan. Sebisa mungkin hindari penggunaan stop kontak yang tidak tercantum tulisan atau logo SNI. Pasalnya, bisa jadi kualitas colokan listrik tersebut tidak terjamin sehingga berbahaya jika disambungkan pada arus listrik.

4. Penggunaan untuk Banyak Terminal

Tak dapat dipungkiri bahwa penggunaan colokan listrik adalah untuk memudahkan kamu menghubungkan banyak terminal atau peralatan elektrik pada satu sumber arus listrik saja. Sayangnya, menghubungkan banyak terminal ke colokan listrik dapat berpotensi menyebabkan korsleting atau overheating. Menghubungkan banyak terminal ke satu stop kontak juga berpotensi meningkatkan suhu panas. Apalagi jika Anda menghubungkan benda dengan watt besar seperti AC, kulkas, dan setrika kecepatan panas stop kontak pun akan semakin meningkat dan menyebabkannya leleh atau terbakar.

5. Ampere Perangkat Elektronik Naik

Ketika ampere perangkat elektronik naik, colokan listrik akan mengalami overheating yang lama-lama membuatnya meleleh atau mungkin terbakar. Setiap stop kontak memiliki batas kekuatan ampere. Apabila kamu menghubungkan terlalu banyak perangkat elektronik, maka ampere yang dibutuhkan melebihi kapasitas. Kondisi ini juga dapat menyebabkan terbakarnya colokan listrik tersebut.

Dengan mengetahui faktor apa saja yang dapat menyebabkan kebakaran dikarenakan arus listrik, diharapkan kamu dapat berhati-hati. Aswata ikut menjaga kita di tempat usaha dengan menyediakan perlindungan Asuransi Usaha A+ seperti kebakaran akibat korsleting listrik dan kesetrum di tempat usaha.

Selain aman, kamu juga berpeluang mendapatkan Giveaway dengan total hadiah sampai sebesar Rp. 1 juta dengan Aswata Usaha A+ lho! Informasi lebih lanjut hubungi kantor Sales Office Aswata terdekat.

MARI Jaga Indonesia dari rumah

 

Informasi produk Asuransi Usaha A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-property/asuransi-usaha-a

Informasi lebih lanjut hubungi Kantor Sales Office Aswata terdekat

https://www.aswata.co.id/id/jaringan-kantor

 

Produk Asuransi Aswata:

Informasi produk Asuransi Kecelakaan Diri Keluarga

https://www.aswata.co.id/id/kecelakaan-diri-keluarga

Informasi produk Asuransi Griya A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-property/aswata-griya-a

Informasi produk Asuransi Usaha A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-property/asuransi-usaha-a

Informasi produk Aswata Oto A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-kendaraan-bermotor/aswata-otoa

gambar artikel tangga

Dalam rumah yang memiliki lebih dari satu lantai, tangga dibutuhkan untuk menghubungkan area bawah dan atas. Seperti elemen dalam rumah lainnya, apa yang tadinya hanya berfungsi untuk memenuhi kebutuhan bisa menjadi elemen pelengkap dekorasi rumah bila desain tangga berhasil memadukan akurasi ukuran dan visualisasi yang artistik. Bisakah perpaduan ideal ini diciptakan di dalam keterbatasan rumah kecil? Bagaimana caranya agar desain tangga nampak cantik namun tetap fungsional dan tidak memakan tempat?

Buat kamu yang sedang di rumah saja dan ada rencana untuk merenovasi rumah pada bagian tangga, ada baiknya mengetahui cara-cara yang disarankan dalam merancang desain tangga untuk rumah kecil terlebih dahulu nih.

Memahami syarat-syarat desain tangga

Sebelum menentukan desain tangga untuk rumah kecil, sebelumnya kita wajib mengetahui apa saja syarat ideal sebuah tangga. Syarat-syarat itu antara lain:

1. Desain tangga sebaiknya sederhana dan tidak menyulitkan penggunanya. Hal ini wajib jadi pegangan agar jangan sampai tangga membuat penampakan visual rumah kecil menjadi penuh sesak.

2. Terletak di area rumah yang mudah dijangkau seluruh penghuni rumah. Di rumah kecil, efektifitas ruang adalah yang utama. Tangga sebaiknya dibuat di area yang terbuka, misalnya di ruang keluarga. Membuat tangga di ruang tamu mungkin tidak jadi pilihan sebagian besar masyarakat Indonesia, karena alasan kepantasan. Sementara membuat tangga di luar rumah jelas kurang praktis untuk mengakses tangga sewaktu-waktu.

3. Dimensi tangga sesuai dengan langkah kaki manusia. Bila penghuni rumah memiliki kebutuhan khusus, dimensi dan desain tangga sebaiknya disesuaikan. Selain itu, desain tangga juga harus memudahkan pemindahan furnitur dan perabotan rumah lainnya.

4. Berpenerangan memadai baik di siang maupun malam hari. Alasannya? Akan kami jelaskan lebih rinci di poin berikutnya.  

  1.  Penggunaan material anti selip. Lantai keramik atau material bertekstur halus lainnya cukup mengundang risiko terpeleset bagi pengguna tangga. Oleh karena itu, bila penggunaan material bertekstur halus tidak dapat dihindari atau diganti dengan material lain area tangga sebaiknya dilapisi dengan karpet. Namun pemasangan karpet pun harus rapat dan tanpa celah agar pengguna tangga tidak tersandung karpet yang menganga.

Tetapkan ide desain tangga untuk rumah kecil

Multi atau dua fungsi adalah tujuan yang sebaiknya dikedepankan saat merancang desain tangga untuk rumah kecil. Alasannya tentu saja untuk mengefektifkan pemakaian ruang. Agar kehadiran tangga tidak akan membuat rumah terasa sempit malah sebaliknya menjadi ruang penyimpanan tambahan yang sekaligus berfungsi sebagai penghubung lantai atas dan bawah, misalnya. Beberapa ide desain tangga yang sesuai untuk rumah kecil adalah:

1. Tangga merangkap rak buku

Salah satu solusi hemat tempat yang paling nyaman untuk menghubungkan lantai atas dan bawah adalah kombinasi antara tangga dan rak buku. Ide ini terutama akan cocok untuk unit rak buku jenis built in. Desain tangga semacam ini akan menjadi bagian atas rak buku yang menutup semua bagian dinding di bawah tangga. Tangga kecil juga bisa dibentuk dari satu set tempat penyimpanan kustom dengan tinggi rendah dengan urutan kecil, sedang, besar.  

2. Tangga melayang  

Di sini tangga melayang maksudnya hanya satu sisi tangga saja yang disematkan ke dinding. Tangga melayang bisa dibuat dari bahan kayu, kaca, atau logam. Tangga melayang biasanya tidak dilengkapi dengan susuran atau pegangan tangga. Tampilannya pun terlihat sangat minimalis dan futuristik. Namun, desain tangga semacam ini kurang aman khususnya untuk rumah yang dihuni para lanjut usia dan anak-anak.

3. Tangga spiral

Tangga spiral selalu jadi pilihan sempurna untuk rumah kecil. Apalagi desain terbaru tangga jenis ini hanya memakan tempat sekitar 1 meter persegi. Kolom-kolom tangga bisa dibangun dari baja, sedangkan anak tangga bisa dibuat dari berbagai bahan seperti kayu, besi, dan kaca. Selain itu, tangga spiral sudah tersedia dalam bentuk jadi sehingga tidak membutuhkan banyak waktu untuk pemasangannya. Kekurangannya, tangga spiral di pasaran umumnya terbuat dari bahan logam yang cenderung berisik kalau kita melangkah di atasnya.

4. Tangga lipat

Inilah pilihan tangga yang dijamin irit tempat. Tangga jenis ini hanya perlu digelar atau diturunkan saat hendak dipakai. Bila sudah tidak digunakan maka tangga bisa digulung atau dinaikkan. Cocok untuk area rumah yang sangat kecil, atau area lantai dua yang dirancang mirip loteng atau mezzanine.

Menentukan dimensi tangga dan anak tangga

Saat mulai membuat desain tangga, hal pertama yang perlu dipertimbangkan adalah sudut kemiringan tangga. Sudut kemiringan tangga yang disarankan adalah maksimal 40 derajat. Bila sudut kemiringan lebih dari 45 derajat, risiko keamanan penggunanya akan lebih besar terutama saat menuruni tangga. Supaya tangga aman dan nyaman digunakan, ukuran aantrede (mendatar) dan optrade (tegak) harus proporsional.

Rumus menentukan dimensi tangga yang umum digunakan adalah: 1 aantrade (lebar anak tangga) + 2 optrade (tinggi anak tangga) = 57 sampai 60 cm. Pertimbangan rumus ini adalah jangkauan langkah orang dewasa dengan tinggi badan normal biasanya mencapai 57 sampai 60 cm. Sedangkan tenaga yang dibutuhkan untuk melangkah dengan arah horizontal adalah dua kali lipat.

Standar ukuran tangga dan anak tangga

1. Lebar anak tangga: 22-30 cm. Ukuran yang disarankan: 30 cm

2. Tinggi anak tangga: maksimal 20 cm. Ukuran yang disarankan: 15-18 cm

3. Lebar tangga:  

   - tangga untuk 1 orang: kurang lebih 80 cm

   - tangga untuk 2 orang: kurang lebih 120 cm

   - tangga untuk 3 orang: kurang lebih 160 cm.

  1.  Tinggi bebas berdiri (jarak bebas vertikal di mana pengguna tangga berdiri dari anak tangga pertama sampai anak tangga terakhir): kurang lebih 2 m.

Nah itulah beberapa tips membuat desain tangga untuk rumah kecil. Apapun desain tangga di rumah kamu akan tetap ada risikonya. Aswata ikut menjaga kita di rumah dengan menyediakan perlindungan Asuransi Griya A+. Kamu berpeluang mendapatkan Giveaway dengan total hadiah Rp 1 Juta dengan membeli produk asuransi dari Aswata, lho!

MARI Jaga Indonesia dari rumah

 

Informasi produk Asuransi Griya A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-property/aswata-griya-a

Informasi lebih lanjut hubungi Kantor Sales Office Aswata terdekat

https://www.aswata.co.id/id/jaringan-kantor

 

Produk Asuransi Aswata:

Informasi produk Asuransi Kecelakaan Diri Keluarga 

https://www.aswata.co.id/id/kecelakaan-diri-keluarga

Informasi produk Asuransi Griya A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-property/aswata-griya-a

Informasi produk Asuransi Usaha A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-property/asuransi-usaha-a

Informasi produk Aswata Oto A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-kendaraan-bermotor/aswata-otoa

peluang usaha

Imbauan social distancing selama masa pandemi virus corona atau Covid-19 otomatis membuat ruang gerak kita menjadi terbatas. Namun di tengah keterbatasan, masih banyak yang bisa kita lakukan untuk tetap produktif plus menghasilkan uang tambahan.

Jika kita memang tidak memiliki usaha atau bisnis sebelumnya namun ingin menghasilkan uang, coba saja mulai dengan menjual barang milik sendiri. Tren bisnis preloved juga makin populer lewat kampanye sustainable fashion yang digalakkan.

Kita bisa memanfaatkan akun media sosial untuk mempromosikan, atau jika memang niat, gunakan saja marketplace untuk memperluas cakupan calon pembeli. Selain dapat uang tambahan, membuka 'thrift shop' pasti akan memberi ruang lebih pada lemari penyimpanan kita selama pandemi virus corona bukan?

Reseller Buah dan Sayur

Saat berbelanja ke supermarket menjadi lebih ribet karena aturan social distancing, belanja online semakin jadi pilihan. Terutama layanan pengantaran grocery online dari supermarket premium yang juga punya daftar antrean panjang.

Kita bisa memanfaatkan untuk ikut memenuhi kebutuhan pasokan buah dan sayur yang sekarang ikut menjamur. Seperti menjadi reseller dengan melakukan sistem pre-order.

Belakangan ini pasti banyak dari kita yang melihat teman atau saudara ikut menjajal peluang usaha yang potensial di tengah wabah virus corona. Yang terpenting tetap menjaga kebersihan dan kesehatan ya!

Menjual Masker Kain

Memakai masker kini bukan hanya ditunjukkan bagi orang sakit, melainkan untuk semua. Pemerintah pun mengeluarkan aturan tersebut terutama di DKI Jakarta di mana menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang akan dimulai 10 April 2020.

Karena kelangkaan masker bedah yang diprioritaskan untuk tenaga medis, maka pemerintah menyarankan untuk memakai masker kain. Masker kain direkomendasikan untuk diganti dan dicuci setiap hari.

Nah, pastinya kebutuhan akan masker kain akan terus tinggi. Selain membantu banyak orang mendapatkan masker kain, kita juga bisa menjadikan peluang ini untuk memulai usaha selama di rumah aja.

Jual Masakan Andalan

Saat pandemi virus corona, mau tak mau membuat banyak orang mencoba memasak, baik karena tak ada pilihan atau memiliki banyak waktu. Nah, bagimu yang memang mempunyai skill masak atau jago dalam membuat sebuah menu makanan, kenapa tidak dikembangkan?

Di satu sisi, kita bisa membantu teman atau saudara, di sisi lain kita bisa memulai usaha berjualan makanan. Atau untuk ajang promosi, kita bisa mengirimkan makanan hasil kreasi untuk dijajal sebelum mencoba berjualan.

Jika progresnya baik, tak ada salahnya untuk diseriusi dan diteruskan. Atau jika pandemi ini berakhir, kamu memiliki penghasilan tambahan dari hasil jualan makanan.

Tutorial Virtual

Di era pertemuan virtual, kita familiar dengan berbagai aplikasi dan fitur untuk menggelar meeting atau webinar online. Semua dapat diakses secara gratis.

Jika kamu memiliki sebuah keahlian yang bisa dibagikan lewat sebuah tutorial pasti akan sangat berguna. Seperti tutorial belajar bahasa sampai olahraga.

Belakangan banyak yang tadinya menggratiskan beralih menjadi berbayar. Namun, jika tutorial atau videomu berguna, pasti orang-orang tak akan keberatan mengeluarkan uang untuk menyimaknya, bukan?

Apapun jenis usaha yang kamu jalankan tetap akan ada risiko kecelakaannya. Aswata ikut menjaga kita di rumah dengan menyediakan perlindungan Asuransi Usaha A+. Kamu berpeluang mendapatkan Giveaway dengan total hadiah Rp 1 Juta dengan membeli produk asuransi dari Aswata, lho!

 

MARI Jaga Indonesia dari rumah

Informasi produk Asuransi Usaha A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-property/asuransi-usaha-a

Informasi lebih lanjut hubungi Kantor Sales Office Aswata terdekat

https://www.aswata.co.id/id/jaringan-kantor

 

Produk Asuransi Aswata yang lain:

Informasi produk Asuransi Kecelakaan Diri Keluarga

https://www.aswata.co.id/id/kecelakaan-diri-keluarga

Informasi produk Aswata Griya A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-property/aswata-griya-a

Informasi produk Aswata Oto A+

https://www.aswata.co.id/id/asuransi-kendaraan-bermotor/aswata-otoa


PT. Asuransi Wahana Tata

Kantor Pusat
Jl. H. R. Rasuna Said. C-4, Jakarta 12920
Tel. (021) 5203145, 5203146
Fax. (021) 5203149, 5205222-23
e-mail : aswata@aswata.co.id
website: http://www.aswata.co.id
Logo-Call-Center-4 2018
 

 

otoritas-jasa-keuangan-logo

logo mari 
logo-imac-2017

Logo-AA-Fitch-Ratings 2018