web banner - artikel PA Keluarga 2

 

Penyebaran Covid-19 yang semakin meluas membuat pemerintah mengimbau masyarakat untuk melakukan physical distancing, termasuk tetap berada di rumah saja. Selama masa physical distancing, ada banyak hal yang bisa kamu lakukan, salah satunya adalah menjaga kesehatan agar daya tahan tubuh tetap terjaga.

Jika daya tahan tubuh sudah baik, maka risiko terserang virus penyebab penyakit pun akan menurun. Nah, untuk itu ada 5 cara yang bisa kamu lakukan agar daya tahan tubuh tetap terjaga selama di rumah aja.

  •  Penuhi Kebutuhan Cairan Tubuh

Konsumsi minimal 2 liter air atau setara 8 gelas setiap harinya. Air memiliki banyak manfaat, seperti menyalurkan kadar oksigen ke seluruh sel tubuh, sehingga sistem peredaran darah tetap lancar. Selain itu, air data membersihkan racun berbahaya dari tubuh dan menjaga fungsi ginjal.

Selalu letakkan botol berisi air di dekatmu atau meja kerja saat di rumah. Atau kamu bisa memasang alarm di smartphone yang mengingatkanmu untuk memenuhi kebutuhan cairan.

  •  Tidur yang Cukup

Meskipun di rumah saja, tapi penting untuk tetap  memperhatikan pola istirahatmu sehingga daya tahan tubuh tetap terjaga. Ketika tubuhmu kurang istirahat, maka hal ini dapat membuatmu lebih mudah terinfeksi virus.

Cukupi kebutuhan istirahatmu dengan membiasakan tidur selama 7-8 jam sehari agar kondisi tubuh tetap rpima. Selain itu, kamu juga bisa melakukan power nap selama 15-20 menit di sela- sela kerja.

  •  Tetap Rutin Berolahraga

Selama di rumah saja, sebagian dari kamu mungkin merasa malas untuk berolahraga. Namun, malas berolahraga justru dapat menyebabkan sirkulasi darah jadi tidak lancar, lho. Dan pada akhirnya ototmu akan terasa kaku dan oksigen tidak dapat mengalir lancar ke otak.

Disarankan untuk berolahraga tiga sampai empat kali dalam seminggu dengan durasi 30 menit saja. Kamu bisa melakukan olahraga yoga, push up, sit up, maupun cardio dance selama di rumah saja.

  •  Jaga Pola Makan

Perbanyak konsumsi buah dan sayur yang mampu memperkuat sistem kekebalan tubuh dalam melawan virus penyebab penyakit. Selain itu, terapkan pola makan yang teratur selama di rumah saja. Dan hindari melewati jadwal makan agar metabolisme tubuh tetap terjaga.

  •  Konsumsi Multivitamin

Kamu dapat meningkatkan daya tahan tubuh dengan mengonsumsi multivitamin, terutama yang mengandung vitamin C dan vitamin B Kompleks. Kedua vitamin ini dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh, berperan sebagai antioksidan untuk melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas, menjaga energimu, dan memaksimalkan proses metabolisme tubuh.

Apapun upaya kamu untuk sehat selama #dirumahaja pasti ada saja potensi resiko kecelakan yang terjadi walaupun sedang tidak di luar rumah. Aswata ikut menjaga kita di rumah dengan menyediakan perlindungan Asuransi Kecelakaan Diri untuk seluruh keluarga dengan promo 50% discount premi dan bebas biaya admin untuk penutupan asuransi kecelakaan diri keluarga mulai  tanggal 3 Mei 2020 sampai berakhirnya masa pandemi.

Karena tetap harus di rumah saja, pembelian asuransi ini cukup dilakukan melalui Whatsapp Vania (Virtual Assistant  Aswata) di 08111 500 299 dengan cara text #dirumahaja. Selanjutnya Vania akan memandu pembelian polis ini sampai pembayaran online dan penerbitan polisnya melalui Whatsapp chat.

 

MARI Jaga Indonesia dari rumah - MARI Jaga keluarga tetap aman!

 

Informasi produk Asuransi Kecelakaan Diri Keluarga https://www.aswata.co.id/id/kecelakaan-diri-keluarga

Informasi tutorial video proses pembelian polis melalui Whatsapp Business https://aswata.co.id/id/pa-keluarga

Informasi lain seputar Asuransi Kecelakaan Diri Keluarga Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

web banner - artikel PA Keluarga 2

 

Pandemi Corona atau Covid-19 telah membuat masyarakat terpaksa menjalani karantina dengan berada di rumah saja. Segala kegiatan, mulai dari bekerja, belajar, bahkan berolahraga mesti dilakukan dari rumah masing-masing.

Kondisi itu pun membuat beberapa orang rentan mengalami stres. Hal itu semakin diperparah dengan adanya pandemi Corona yang menimbulkan kepanikan tersendiri bagi masyarakat. Pandemi Corona tidak hanya mampu menyerang kondisi fisik, melainkan juga kesehatan mental seseorang.

Ada banyak hal yang bisa menjadi pemicu stres selama berada di rumah saja saat pandemi Corona berlangsung. Selain ketakutan terhadap Corona dan informasi yang simpang siur, stres juga bisa muncul akibat rasa terasing selama karantina, kesedihan karena jauh dari saudara dan teman, serta kecemasan terhadap kebutuhan hidup sehari-hari.

Beberapa faktor itu yang sebaiknya diminimalisir agar stres tidak muncul . Lakukan 4 hal ini yuk agar tidak stres karena karantina di rumah aja saat pandemi Corona.

  1.  Selektif dalam memilih sumber informasi

Selama pandemi Corona muncul, masyarakat diberikan asupan informasi yang begitu banyak. Segala informasi mulai dari update korban positif dan meninggal akibat Corona, cara pencegahan, dan segala macamnya menjadi makanan sehari-hari.

Oleh karena itu, masyarakat perlu lebih selektif dalam memilih mana informasi yang harus diterima dan dipercayai. Pasalnya, tidak semua informasi yang ada benar adanya dan dibutuhkan konfirmasi agar valid.

Ada baiknya, agar kesehatan mental tetap terjaga selama di rumah aja saat pandemi Corona, kamu memilih informasi dari sumber terpercaya seperti WHO, Kementerian Kesehatan, dan juga media-media yang memang sudah kredibel.

  •  Mengonsumsi makanan bergizi

Selain berolahraga dan selektif dalam memilih sumber informasi, mengonsumsi makanan bergizi tinggi juga sangat disarankan agar kesehatan mental tetap terjaga di tengah pandemi Corona ini.

Oleh karena itu, kamu sebaiknya tetap mengonsumsi makanan yang mengandung protein, mineral, vitamin, lemak sehat, karbohidrat, mineral, dan serat secara rutin. Berada di rumah aja selama pandemi Corona tentunya membuat kamu lebih mudah mendapatkan makanan gizi tinggi tersebut.

Kamu tidak perlu jajan ke luar rumah untuk mendapatkan makanan tersebut, kamu pun cukup mengolahnya sendiri. Terlebih saat ini sudah banyak cara untuk bisa memasak makanan dengan gizi tinggi yang diperlukan tubuh.

Di sisi lain, makanan bergizi tinggi tidak hanya baik untuk menjaga kesehatan mental, melainkan juga bermanfaat untuk kesehatan tubuh kita. Makanan bergizi tinggi juga bisa meningkatkan sistem imunitas kita yang berguna untuk menepis segala virus yang mencoba masuk ke tubuh, seperti virus Corona atau Covid-19.

  •  Menghentikan kebiasaan buruk

Berada di rumah aja selama pandemi Corona rasanya menjadi momen yang tepat bagi kamu untuk berhenti melakukan segala kebiasaan buruk seperti merokok, minum minuman beralkohol, dan juga begadang.

Merokok membuat risiko kamu terinfeksi banyak kuman penyakit lebih besar, termasuk terinfeksi virus Corona. Kemudian batasi juga minum minuman beralkohol, jika perlu hentikan untuk selamanya. Kedua kebiasaan buruk itu selain tidak sehat bagi tubuh juga bisa memengaruhi kesehatan mental kamu.

Kebiasaan buruk lainnya yang bisa kamu tinggalkan adalah perilaku kurang istirahat malam atau sering begadang. Begadang membuat kamu bisa lebih cemas dan khawatir serta membuat mood kamu berantakan atau tidak stabil.

Maka dari itu, mulai sekarang hilangkanlah segala macam kebiasaan buruk tersebut demi menjaga kesehatan mental selama di rumah aja saat pandemi Corona.

  •  Tetap berkomunikasi dengan keluarga dan teman

Walaupun pemerintah dan WHO menyerukan untuk social distancing atau physical distancing, kamu tetap bisa berinteraksi dengan keluarga dan teman melalui teknologi yang ada.

Beragam aplikasi yang ada kini memungkinkan kamu untuk tetap terhubung dengan keluarga dan teman-teman kamu. Hal ini penting untuk menjaga kesehatan mental kamu selama di rumah aja saat pandemi Corona.

Biar nggak stres dikarenakan potensi kecelakaan yang dapat terjadi walaupun di lingkungan rumah, Aswata ikut menjaga kita di rumah dengan menyediakan perlindungan Asuransi Kecelakaan Diri untuk seluruh keluarga dengan promo 50% discount premi dan bebas biaya admin untuk penutupan asuransi kecelakaan diri keluarga mulai  tanggal 3 Mei 2020 sampai berakhirnya masa pandemi.

Karena tetap harus di rumah saja, pembelian asuransi ini cukup dilakukan melalui Whatsapp Vania (Virtual Assistant  Aswata) di 08111 500 299 dengan cara text #dirumahaja. Selanjutnya Vania akan memandu pembelian polis ini sampai pembayaran online dan penerbitan polisnya melalui Whatsapp chat.

 

MARI Jaga Indonesia dari rumah - MARI Jaga keluarga tetap aman!

 

Informasi produk Asuransi Kecelakaan Diri Keluarga https://www.aswata.co.id/id/kecelakaan-diri-keluarga

Informasi tutorial video proses pembelian polis melalui Whatsapp Business https://aswata.co.id/id/pa-keluarga

Informasi lain seputar Asuransi Kecelakaan Diri Keluarga Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

web banner - artikel PA Keluarga 2

 

Selama ini banyak orang yang berusaha menjaga agar fisik tetap sehat, tetapi kesehatan mental juga penting untuk dijaga. Kesehatan mental identik dengan kebahagiaan seperti pikiran yang bebas, namun hal tersebut tidak selalu harus datang dari peristiwa besar dalam hidup.

Melalui berbagai peristiwa yang dilihat serta dirasakan sebagai stimulus dapat membuat manusia merasakan suatu emosi dan menginterpretasikannya. Di momen spesial seperti Hari Raya Waisak yang dirayakan pada hari ini, ada kata mutiara yang sangat bagus sekali dari Buddha yaitu “Kesehatan dan pikiran yang terbebas adalah berkah terbesar”.

Nah, agar bisa tetap bisa menjaga kesehatan mental dengan pikiran yang terbebas dari suatu hal yang negatif, berikut hal-hal yang bisa kamu lakukan selama di rumah aja.

  1.  Jaga konsumsi makananan sesuai dengan pedoman gizi yang seimbang

Perbanyaklah mengonsumsi buah dan sayur sesuai dengan pedoman gizi yang seimbang. Lebih dari 90% serotonin dihasilkan dalam pencernaan di mana mikrobiota terbesar ada di dalam usus. Pencernaan mengandung berbagai macam variasi bakteri yang secara fisiologis dapat mendukung cara kerja tubuh. Mengonsumsi makanan yang sehat dan seimbang dapat menjaga lingkungan pencernaan tetap sehat sehingga dapat menghasilkan hormon serotonin dengan baik.

  1.  Kembangkan hobi kamu

Buatlah target setiap waktunya. Ketika kamu dapat menyelesaikan salah satu tugas, tentunya akan timbul perasaan lega dan memberikan efek kebahagiaan tersendiri.Target yang dilakukan melalui hobi tidak akan membuatmu merasa terbebani karena dikerjakan dengan secara fun. Jadi, selain kamu bisa menyalurkan hobi, kamu juga bisa merasa bahagia saat hobimu menjadi semakin berkembang.

  1.  Berjemur di bawah sinar matahari

Paparan sinar matahari dapat meningkatkan level serotonin di dalam tubuh. Semakin banyak serotonin di dalam tubuh, maka semakin bisa membuat bahagia. Paparan sinar matahari juga dapat menurunkan risiko terjadinya depresi. So, begitu kamu memiliki waktu luang atau senggang, itulah saatnya kamu untuk keluar menikmati sinar matahari atau seaedar memandang langit biru yang cerah.

  1.  Tonton film yang memotivasi

Ketika kamu menonton film, biasanya pikiranmu sedang rileks, sehingga tanpa disadari apa yang terjadi di dalam film dapat masuk ke alam bawah sadar. Kamu akan menerima apa saja pesan yang diberikan selama alur film berjalan sebagi stimulus yang dapat mempengaruhi mood kamu. Jadi akan lebih baik jika kamu menonton film-film yang menginspirasi dan memotivasi atau yang memicu adrenalin sehingga setelah menonton film-film itu kamu akan ikut bersemangat.

  1.  Olahraga

Ketika berolahraga, tubuh akan mengeluarkan hormon endorfin yang dapat memicu perasaan positif. Itulah mengapa kebanyakan orang akan berolahraga ketika pikirannya sedang stres. Kamu bisa melakukan olahraga ringan di rumah seperti cardio (senam) sampai tubuhmu mengeluarkan keringat. Setelah berolahraga tubuh akan kembali rileks dan santai.

  1.  Membantu orang lain

Saat kamu bisa membantu atau bermanfaat bagi orang lain pasti akan ada kepuasan tersendiri. Pada dasarnya manusia merupakan makhluk sosial, sehingga dia tidak bisa hidup sendirian. Membahagiakan diri dengan membantu orang lain yang kesusahan merupakan kebahagiaan yang sesungguhnya. Membantu orang lain tidak harus dilakukan dengan hal yang besar, kamu bisa memulainya dengan hal-hal kecil seperti membantu orang tua membersihkan rumah.

  1.  Praktikkan self mindfulness

Mindfulness bisa diartikan sebagai kesadaran penuh akan diri sendiri dan situasinya saat ini. Kebanyakan orang memiliki pikiran yang bercabang-cabang, mereka sering merasa khawatir serta takut. Mempraktikkan self mindfulness dapat membuatmu lebih fokus dengan keadaan saat ini. Kamu bisa mempraktikkan mindfulness mulai dengan berintrospeksi diri, dilanjutkan dengan yoga atau jenis meditasi lain yang sudah biasa kamu lakukan.

Itulah beberapa kegiatan anti bosan yang bisa kamu lakukan selama di rumah aja. Semoga pandemi COVID-19 ini segera berakhir ya, sehingga  semuanya bisa kembali beraktivitas di luar rumah.

Untuk mengantisipasi potensi resiko kecelakaan yang dapat terjadi dilingkungan rumah, Aswata ikut menjaga kita di rumah dengan menyediakan perlindungan Asuransi Kecelakaan Diri untuk seluruh keluarga dengan promo 50% discount premi dan bebas biaya admin untuk penutupan asuransi kecelakaan diri keluarga mulai  tanggal 3 Mei 2020 sampai berakhirnya masa pandemi.

Karena tetap harus di rumah saja, pembelian asuransi ini cukup dilakukan melalui Whatsapp Vania (Virtual Assistant  Aswata) di 08111 500 299 dengan cara text #dirumahaja. Selanjutnya Vania akan memandu pembelian polis ini sampai pembayaran online dan penerbitan polisnya melalui Whatsapp chat.

 

MARI Jaga Indonesia dari rumah - MARI Jaga keluarga tetap aman!

 

Informasi produk Asuransi Kecelakaan Diri Keluarga https://www.aswata.co.id/id/kecelakaan-diri-keluarga

Informasi tutorial video proses pembelian polis melalui Whatsapp Business https://aswata.co.id/id/pa-keluarga

Informasi lain seputar Asuransi Kecelakaan Diri Keluarga Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

web banner - artikel PA Keluarga 2

 

Beraktivitas dari rumah, baik bekerja atau belajar selama pandemi virus corona ini tetap harus diiringi dengan olahraga agar tubuh tetap bugar. Kamu dapat berolahraga ringan sambil beraktivitas dari rumah bersama dengan keluarga.

Tubuh yang bugar dan rajin berolahraga memiliki sistem imun yang kuat dan dapat menangkal kuman, bakteri dan virus. Berikut olahraga ringan yang dapat kamu lakukan selama #dirumahaja.

1. Menari

Pada pagi hari sebelum memulai aktivitas, pasang lagu favorit dengan tempo upbeat lalu menarilah dengan intensif. Gerakan pagi hari ini dapat memompa semangat sepanjang hari. Ajak anak dan seluruh anggota keluarga untuk menari bersama. Kamu juga bisa mencoba tantangan TikTok untuk menari bersama.

2. Plank

Lakukan gerakan plank atau menumpu badan pada siku setiap kali menunggu air mendidih saat menyeduh kopi atau teh. Plank bermanfaat untuk membuat perut tetap ramping.

3. Squat

Coba lakukan gerakan squat setiap kali iklan di TV muncul atau ketika jeda episode drama yang sedang ditonton. Gerakan ini dapat mengaktifkan otot-otot di tubuh.

4. Peregangan

Peregangan dapat dilakukan setiap kali menyelesaikan tugas kantor. Bisa juga setiap kali kamu selesai menelepon atau video call dengan rekan kantor.

5. Wood Chop

Kamu juga bisa mencoba gerakan wood chop saat sedang ngemil. Wood chop bisa dilakukan dengan mengangkat toples makanan.

6. Bicep curl

Latihan otot bisep juga bisa dilakukan dengan mengangkat beban. Carilah benda yang mudah dipegang seperti galon kecil. Kamu juga bisa memulai dari botol minum besar yang berisi air.

Lakukan olahraga ringan ini saat beraktivitas agar tubuh tetap bugar. Jangan lupa untuk berhati-hati dengan jenis olahraga apapun yang akan menyebabkan potensi resiko kecelakaan.

Untuk mengantisipasi potensi resiko kecelakaan yang dapat terjadi dilingkungan rumah, Aswata ikut menjaga kita di rumah dengan menyediakan perlindungan Asuransi Kecelakaan Diri untuk seluruh keluarga dengan promo 50% discount premi dan bebas biaya admin untuk penutupan asuransi kecelakaan diri keluarga mulai  tanggal 3 Mei 2020 sampai berakhirnya masa pandemi.

Karena tetap harus di rumah saja, pembelian asuransi ini cukup dilakukan melalui Whatsapp Vania (Virtual Assistant  Aswata) di 08111 500 299 dengan cara text #dirumahaja. Selanjutnya Vania akan memandu pembelian polis ini sampai pembayaran online dan penerbitan polisnya melalui Whatsapp chat.

 

MARI Jaga Indonesia dari rumah - MARI Jaga keluarga tetap aman!

 

Informasi produk Asuransi Kecelakaan Diri Keluarga https://www.aswata.co.id/id/kecelakaan-diri-keluarga

Informasi tutorial video proses pembelian polis melalui Whatsapp Business https://aswata.co.id/id/pa-keluarga

Informasi lain seputar Asuransi Kecelakaan Diri Keluarga Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

 

web banner - artikel PA Keluarga 2

 

Merebaknya virus corona ke penjuru dunia membuat banyak negara yang terdampak harus memutuskan untuk lockdown wilayahnya dan meminta masyarakat agar karantina di rumah. Hal ini dilakukan untuk mengurangi penyebaran virus yang terjadi akibat kontak fisik.

Di Indonesia sendiri, pemerintah menerapkan gerakan #DiRumahAja, yaitu melakukan segala aktivitas di rumah seperti kerja di rumah, ibadah di rumah, dan belajar di rumah.

Berikut kami berikan tips untuk tetap produktif meski di rumah aja:

1. Lakukan Rutinitas Seperti Biasanya

Untuk tetap menjaga produktifitas, kamu juga perlu menjaga rutinitasmu. Meski lingkungannya berbeda, tidak lagi di sekolah, kampus, atau kantor, tetapi rutinitas tidak boleh berubah.

Kamu harus tetap melakukan aktivitas seperti tetap bangun pagi, sarapan, dan mandi di waktu yang sama seperti rutinitas biasanya meskipun kamu hanya di rumah saja.

Hal ini akan membantu mindset berpikir bahwa kamu sedang bekerja atau belajar seperti biasanya. Dengan ini, otak kamu akan tetap produktif meski kamu hanya di rumah karena rutinitas tidak berubah.

2. Atur Posisi yang Nyaman

Karena bekerja dan belajar dari rumah, seringnya kita akan melakukannya di atas kasur atau bahkan sambil rebahan. Ternyata hal ini dapat menurunkan produktifitas kamu lho!

Posisi di atas kasur, membuat Anda akan lebih malas dan hanya ingin rebahan saja. Hal ini perlu dihindari jika kamu ingin bekerja atau belajar secara produktif di rumah.

Coba lah atur posisimu seperti biasanya kamu bekerja dan belajar. Kamu bisa menggunakan meja dan kursi yang nyaman agar kamu lebih fokus untuk bekerja dan belajar daripada rebahan.

3. Atur Waktu Kerja dan Belajar

Meski di rumah saja, kamu harus sesuaikan waktu kerja dan belajar. Jika biasanya bekerja dari jam 9 sampai jam 5 sore, kamu harus menerapkannya juga saat di rumah.

Begitu pula untuk Anda yang masih sekolah atau kuliah. Ketika sudah waktunya untuk belajar, pastikan kamu mengatur waktunya sesuai ketika Anda sekolah dan kuliah seperti biasanya.

Pengaturan waktu ini dapat membantu mindset kamu lebih siap untuk bekerja lebih optimal dan membuat lebih produktif.

4. Hindari Multitasking

Karena di rumah saja, terkadang kita juga harus mengerjakan pekerjaan di rumah seperti mencuci baju, memasak, mencuci piring, beres-beres, mencuci kendaraan, dan kegiatan di rumah lainnya.

Pastikan aktifitas tersebut sudah diselesaikan sebelum kamu masuk waktu bekerja dan belajar agar pikiran lebih fokus untuk kerjaan dan belajar saja.

Tips di atas dapat membantu produktifitas yang mandeg saat di rumah saja. Kamu dapat menerapkannya selama masa swa-karantina dan social distancing ini agar pekerjaan dan belajarmu tetap berjalan dengan baik.

Untuk mengantisipasi potensi resiko kecelakaan yang dapat terjadi dilingkungan rumah, Aswata ikut menjaga kita di rumah dengan menyediakan perlindungan Asuransi Kecelakaan Diri untuk seluruh keluarga dengan promo 50% discount premi dan bebas biaya admin untuk penutupan asuransi kecelakaan diri keluarga mulai  tanggal 3 Mei 2020 sampai berakhirnya masa pandemi.

Karena tetap harus di rumah saja, pembelian asuransi ini cukup dilakukan melalui Whatsapp Vania (Virtual Assistant  Aswata) di 08111 500 299 dengan cara text #dirumahaja. Selanjutnya Vania akan memandu pembelian polis ini sampai pembayaran online dan penerbitan polisnya melalui Whatsapp chat.

 

MARI Jaga Indonesia dari rumah - MARI Jaga keluarga tetap aman!

 

Informasi produk Asuransi Kecelakaan Diri Keluarga https://www.aswata.co.id/id/kecelakaan-diri-keluarga

Informasi tutorial video proses pembelian polis melalui Whatsapp Business https://aswata.co.id/id/pa-keluarga

Informasi lain seputar Asuransi Kecelakaan Diri Keluarga Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Teaser PA Keluarga

Kita jaga Indonesia dari rumah dalam rangka mematuhi peraturan pemerintah untuk tinggal dirumah selama masa pandemi Covid-19  untuk memutus rantai penyebaran wabah.

Ketika semua aktifitas pekerjaan dan sekolah terpaksa ditunda, maka kita harus berbesar hati untuk diam di rumah sementara waktu dan berharap ini segera berakhir. Namun bukan berarti kita sekeluarga tidak dapat beraktifitas dirumah, justru banyak hikmah kebersamaan keluarga yang kita syukuri bersama di situasi sulit ini.

Tetap aktif melakukan pekerjaan rumah dan aktifitas bersama sekeluarga bisa menjadi penghiburan tersendiri di kala bosan melanda kita di rumah saja. Seluruh aktifitas di rumah ini bukan berarti bebas risiko dari kejadian-kejadian kecil yang dapat mengakibatkan kecelakaan di masa pandemic ini. Berupaya tetap AMAN maksimal saat kita sekeluarga ikut menjaga Indonesia dari rumah tentu wajib diupayakan.

Untuk mengantisipasi potensi resiko kecelakaan yang dapat terjadi dilingkungan rumah, Aswata ikut menjaga kita di rumah dengan menyediakan perlindungan Asuransi Kecelakaan Diri untuk seluruh keluarga dengan promo 50% discount premi dan bebas biaya admin untuk penutupan asuransi kecelakaan diri keluarga mulai  tanggal 3 Mei 2020 sampai berakhirnya masa pandemi.

Karena tetap harus di rumah saja, pembelian asuransi ini cukup dilakukan melalui Whatsapp Vania (Virtual Assistant  Aswata) di 08111 500 299 dengan cara text #dirumahaja. Selanjutnya Vania akan memandu pembelian polis ini sampai pembayaran online dan penerbitan polisnya melalui Whatsapp chat.

 

MARI Jaga Indonesia dari rumah - MARI Jaga keluarga tetap aman!

 

Informasi produk Asuransi Kecelakaan Diri Keluarga https://www.aswata.co.id/id/kecelakaan-diri-keluarga

Informasi tutorial video proses pembelian polis melalui Whatsapp Business https://aswata.co.id/id/pa-keluarga

Informasi lain seputar Asuransi Kecelakaan Diri Keluarga Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

jadwal imsakiyah

 

File yang lebih besar dapat didownload di sini

IMG-20200420-WA0011

Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB yang diberlakukan demi memutus rantai penyebaran Coronavirus Disease atau Covid-19 membuat mayoritas mobil mesti parkir manis di rumah. Alias didiamkan dalam waktu cukup lama.

Untuk membuat sang pemilik bisa tetap bugar dengan aktif bergerak sekaligus untuk menjaga kondisi mobil terus berperforma, beriku ini tips merawat kendaraan saat PSBB.

  • Jangan lupa panaskan mesin. Ini adalah hal pertama yang harus Anda lakukan, minimal setiap tiga hari sekali. Pasalnya jika mobil terlalu lama diam, akan bermasalah pada aki atau baterai. Jangan lupa untuk menjaga rpm pada range minimal 1.500 pada saat memanaskan mesin, kurang lebih 10-15 menit. Karena pada rpm di bawah angka 1.500 rpm, pengisian daya ke aki kurang maksimal.
  • Periksa oli mesin. Masalah berikutnya, jika mobil terlalu lama parkir adalah kondisi pelumas mesin. Jika mesin mobil tidak rutin dioperasikan, ada kemungkinan pelumas akan mengendap di bagian bawah mesin. Jika sudah begitu, fungsi oli untuk melumasi bagian mesin akan berkurang. Ketika dinyalakan, maka akan terjadi gesekan antar komponen mesin karena oli tidak berfungsi melumasi dengan maksimal.
  • Selalu isi bahan bakar hingga penuh. Ketika berniat untuk meninggalkan mobil dalam waktu yang lama, pastikan jika kondisi tangki dalam keadaan penuh. Tujuannya agar tidak ada sisa ruang udara di tangki kendaraan yang bisa mengakibatkan embun atau kondensasi dan berakibat pada penurunan kualitas bahan bakar. Sebutannya  menjadi "bensin basi" dan berdampak bahaya untuk sistem pembakaran. Seperti menyumbat injector pada sistem injeksi, atau lebih parahnya lagi residu yang mengendap di dasar tangki menjadi penyebab kebocoran tangki karena residu menimbulkan karat.
  • Cek tekanan angin pada ban. Bila mobil berada dalam kondisi diam untuk waktu yang lama, tekanan angin si karet bundar bakal berkurang dan menyebabkannya rata sebelah atau flat spot. Jika sudah begini maka kerusakan di kaki-kaki bisa juga menjalar ke bearing roda, karena beban hanya bertumpu pada satu titik. Jikapun ingin memarkirkan dalam waktu panjang, sebaiknya isi dengan tekanan angin maksimal.
  • Parkir di tempat yang datar. Termasuk dalam cara merawat mobil yang jarang dipakai adalah memarkirkannya pada tempat datar dan jangan aktifkan rem parkir. Efek bila dilakukan untuk waktu lama adalah berpotensi mengakibatkan lengketnya kampas rem dengan piringan rem. Sebaiknya masukkan ke gigi satu untuk mobil bertransmisi manual dan posisi “P” untuk mobil bertransmisi matik atau otomatis.

Nah, itulah tips agar mobil kamu dapat terjaga performanya saat diistirahatkan dalam jangka waktu yang lama dikarenakan penerapan PSBB. Sebelum terjadi yang tidak diinginkan pada mobil kamu, pastikan mobil kamu terjamin dengan Asuransi Oto A+ dari PT Asuransi Wahana Tata.

Poster PSBB

 

Apakah kamu tahu apa itu PSBB dan apa fungsinya? Seiring dengan semakin gencar-gencarnya strategi pemerintah dalam menanggulangi penyebaran virus corona Covid-19 yang masih mewabah hingga saat ini, istilah PSBB sepertinya juga sudah mulai familiar di telinga masyarakat Tanah Air.

PSBB itu sendiri merupakan singkatan dari Pembatasan Sosial Berskala Besar yang dianggap mampu mempercepat penanggulangan sekaligus mencegah penyebaran corona yang semakin meluas di Indonesia.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menekan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 Tahun 2020 tentang PSBB dalam rangka percepatan penanganan coronavirus disease (Covid-19) pada 31 Maret 2020 lalu.

Sementara itu, Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto juga turut menerbitkan Peraturan Menteri Kesehatan (PMK) Nomor 9 Tahun 2020, yang mengatur sekaligus merincikan PP Nomor 21 Tahun 2020. PMK tersebut telah ditetapkan oleh Menkes pada Jumat, 3 April 2020.

Sedangkan untuk penerapan dari PSBB itu sendiri, di Kota Jakarta rencananya akan dimulai efektif pada hari Jumat, 10 April 2020. Lantas sebenarnya apa itu PSBB dan apa fungsinya? Bagi yang belum tahu, yuk disimak saja penjelasannya berikut ini.

Apa itu PSBB?

Berdasarkan PP Nomor 21 Tahun 2020 Pasar 1, dijelaskan bahwa Pembatasan Sosial Berskala Besar merupakan pembatasan kegiatan tertentu dalam suatu wilayah yang diduga terinfeksi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

PSBB itu sendiri merupakan salah satu strategi pemerintah dalam mencegah kemungkinan penyebaran virus corona, yang mana juga telah tertuang di dalam aturan PMK Nomor 9 Tahun 2020.

Tertulis pula di dalam aturan PMK Nomor 9 Tahun 2020 pasal 2, bahwa untuk dapat ditetapkan sebagai PSBB, maka suatu wilayah provinsi/kabupaten/kota harus memenuhi dua kriteria. Pertama, yaitu jumlah kasus atau kematian akibat penyakit meningkat dan menyebar secara signifikan dan cepat ke beberapa wilayah.

Sementara kriteria kedua adalah bahwa wilayah yang terdapat penyakit juga memiliki kaitan epidemiologis dengan kejadian serupa yang terdapat di wilayah atau negara lain. Dari kedua kriteria itulah pada nantinya Menkes dapat menentukan apakah wilayah atau daerah tersebut layak untuk diterapkan PSBB atau tidak.

Namun, para kepala daerah juga memiliki hak untuk mengajukan permohonan PSBB yang didasari oleh data kasus Covid-19 yang terjadi di daerahnya masing-masing. Apabila suatu wilayah telah disetujui oleh Menkes, maka PSBB akan diberlakukan selama masa inkubasi terpanjang, yaitu 14 hari.

Namun, apabila setelah 14 hari tersebut masih terlihat adanya penyebaran, seperti ditemukannya kasus baru, maka masa PSBB akan diperpanjang selama 14 hari kedepan hingga kasus terakhir ditemukan.

Apa Saja yang Dibatasi dalam PSBB?

Dengan diterapkannya PSBB, khususnya di Ibu Kota Jakarta, diharapkan hal ini dapat mencegah sekaligus memperlambat penyebaran virus corona di seluruh wilayah di Indonesia. Berbeda dengan himbauan social distancing, PSBB dapat dikatakan menerapkan peraturan yang jauh lebih ketat untuk masyarakatnya.

Nah, bagi yang belum tahu, terdapat beberapa hal yang dibatasi selama PSBB ini berlangsung, diantaranya adalah:

·   Aktivitas di Sekolah dan Tempat Kerja

Membatasi aktivitas sekolah dan tempat kerja masuk ke dalam hal yang harus diperhatikan selama PSBB berlangsung, kecuali kantor atau instansi strategi yang memberikan pelayanan ketahanan atau keamanan, ketertiban umum, kebutuhan pangan, bahan bakar minyak atau gas, kesehatan, perekonomian, keuangan termasuk asuransi, dan kebutuhan dasar lainnya.

·   Kegiatan Keagamaan

Selanjutnya, masyarakat juga dihimbau untuk sementara waktu tidak melakukan aktivitas di luar rumah yang berkemungkinan untuk berkontak dengan sekumpulan orang dalam jumlah banyak. Selain itu, kegiatan keagamaan juga harus berpedoman pada peraturan perundang-undangan serta fatwa atau pandangan lembaga keagamaan resmi yang diakui oleh pemerintah.

·   Kegiatan di Tempat atau Fasilitas Umum

Selama PSBB, kegiatan yang diselenggarakan di tempat atau fasilitas umum harus dilaksanakan dalam bentuk pembatasan jumlah orang dan pengaturan jarak atau physical distancing.

Namun, pembatasan ini tidak berlaku untuk supermarket, minimarket, pasar, toko, atau tempat penjualan obat dan peralatan medis, kebutuhan pangan, barang kebutuhan pokok, bahan bakar minyak dan gas serta energi.

Selain itu, fasilitas pelayanan kesehatan dan tempat kegiatan olahraga juga masuk ke dalam daftar yang dikecualikan.

·   Kegiatan Sosial dan Budaya

Sama halnya dengan kegiatan di tempat atau fasilitas umum, pembatasan kegiatan sosial dan budaya juga harus diadakan dalam bentuk pelarangan kerumunan orang. Larangan ini juga berpedoman pada pandangan lembaga adat resmi yang diakui pemerintah dan peraturan perundang-undangan.

·   Operasional Transportasi Umum

Selama masa PSBB, transportasi umum masih beroperasi seperti biasa. Hanya saja, pembatasan dilakukan dengan memperhatikan jumlah penumpang yang naik serta menjaga jarak antar penumpang.

Tidak hanya itu, moda transportasi barang yang beroperasi untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat juga dikecualikan.

Fungsi PSBB di Indonesia

Seiring dengan semakin meningkatnya jumlah orang yang terinfeksi virus corona Covid-19 di Indonesia, maka terhitung mulai dari hari Jumat, 10 April 2020, pemerintah mulai memberlakukan PSBB atau Pembatasan Sosial Berskala Besar.

Kebijakan ini tentu tak dibuat tanpa adanya alasan yang jelas. Nyatanya terdapat fungsi PSBB yang diperkirakan mampu memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap penyebaran Covid-19 di Indonesia.

Achmad Yurianto selaku juru bicara pemerintah mengungkapkan bahwa terdapat banyak sekali fungsi PSBB yang akan kita dapatkan sebagai masyarakat, diantaranya seperti mencegah terjadinya perkumpulan orang, baik dalam jumlah kecil hingga jumlah besar, dan menekan penyebaran virus corona itu sendiri di kalangan masyarakat.

Dengan adanya PSBB, diharapkan hal ini mampu melindungi orang-orang dari penularan Covid-19 hingga kasus terakhir. Namun, tentu saja tidak ada kebijakan yang berhasil tanpa adanya kerjasama dari masyarakatnya itu sendiri.

Sebagai lembaga jasa keuangan - penyelenggara jasa asuransi umum yang terdaftar dan diawasi oleh OJK, PT Asuransi Wahana Tata (ASWATA) membuat kebijakan yang mengacu kepada Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar dalam Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Provinsi DKI Jakarta.

ASWATA tetap melakukan kegiatan operasional Perusahaan sesuai dengan kebutuhan dan tetap mematuhi kebijakan pemerintah dan berkomitmen penuh untuk turut mengutamakan upaya pencegahan penyebaran penyakit Covid-19 ini (pemutusan rantai penularan) dengan protokol yang telah dijalankan perusahaan dengan kebijakan-kebijakan sebagai berikut:

  1.  Menerapkan social & physical distancing di tempat kerja
  2.  Mengeluarkan dan memperbaharui himbauan dan informasi terkait Covid-19 kepada karyawan
  3.  Membagi karyawan ke dalam 2 (dua) tim untuk bekerja di rumah dan bekerja di kantor secara bergantian jadwal yang telah ditetapkan
  4.  Mengizinkan karyawan yang menggunakan kendaraan umum untuk bekerja dari rumah (full WFH)
  5.  Mengurangi layanan tatap muka dengan mengubah jam operasional kantor dan memanfaatkan teknologi untuk bekerja dan absensi
  6.  Membagikan masker ke seluruh karyawan dan membagikan pada lingkungan sekitar kantor
  7.  Menyediakan hand sanitizer di kantor
  8.  Melakukan pengecekan suhu terhadap siapapun yang akan memasuki gedung kantor
  9.  Melakukan pembatasan akses masuk gedung kantor
  10.  Melakukan pelarangan bagi karyawan untuk bepergian ke luar daerah termasuk ke luar negeri
  11.  Melakukan pengecekan kesehatan karyawan melalui rapid test
  12.  Memberlakuan work from home selama 14 hari kerja penuh pada lokasi kerja dimana pegawai terindikasi terpapar Covid-19
  13.  Membuat pengumuman yang ditampilkan pada website perusahaan kepada customer terkait pelayanan tertanggung dan mitra perusahaan
  14.  Membuat himbauan dan penegasan komitmen perusahaan dalam mendukung upaya pencegahan penularan Covid-19
  15.  Melengkapi surat himbauan PSBB kepada seluruh karyawan ASWATA

Diharapkan bahwa dengan diberlakukannya PSBB, masyarakat juga turut berkontribusi dan menaati pemerintah agar penyebaran Covid-19 bisa berhenti. Jadi, sekarang kamu sudah tahu kan apa itu PSBB dan fungsinya serta kebijakan ASWATA selama diberlakukannya PSBB ini?

 

Wajib Gunakan Masker

 

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah merekomendasikan masyarakat agar menggunakan masker saat berada di tempat umum.

Hal ini menjadi salah satu upaya pencegahan penyebaran virus corona SARS-CoV-2 penyebab penyakit Covid-19. Seiring rekomendasi WHO tersebut, pemerintah Indonesia turut meminta masyarakat menggunakan masker saat di ruang publik per Minggu (5/4/2020).

Masker penting digunakan semua orang saat berada di luar rumah karena banyak sekali ancaman dapat terpapar virus. Sebelum menggunakan masker saat ke luar rumah, ada baiknya simak 5 hal ini:

 

1. Masker kain 3 lapis

Menggunakan masker di tempat umum menjadi salah satu cara yang dinyakini dapat mengurangi risiko pengularan virus corona yang telah menewaskan puluhan ribu orang di berbagai negara. Masker yang digunakan masyarakat tak harus masker medis atau masker bedah, melainkan dapat memakai masker kain, di mana disarankan terdiri dari tiga lapis. Adapun masker bedah atau masker N95 wajib dikenakan para tenaga kesehatan.

 

2.Tak lebih dari 4 jam

Penggunaan masker kain disarankan tidak melebihi empat jam. Setelah itu, masker dapat dicuci memakai sabun dan air. Masker harus benar-benar bersih sebelum dipakai kembali. Lapisan masker diklaim dapat menambah keefektifannya dalam menangkal virus. Masker kain atau non medis dapat dibuat dari bahan kaus, kain lap dapur, kain katun tahan air, hingga kain seprai.

 

3. Perbandingan efektivitas masker

Ahli membandingkan efektivitas ragam bahan masker untuk menangkal kuman berukuran 0,02 mikron atau lima kali lebih kecil daripada ukuran virus corona sebesar 0,1 mikron.

Ini hasil perbandingannya:

  • Masker bedah: 89 persen
  • Lap dapur: 73 persen
  • Kain katun campuran: 70 persen
  • Linen: 62 persen
  • Sarung bantal: 57 persen
  • Kaus katun 100 persen: 51 persen

Data tersebut menyimpulkan, bahan masker kain rata-rata efektif menangkal virus lebih dari 51 persen.

Sementara itu, dua lapis bahan kain diuji dengan hasil sebagai berikut:

  • Masker bedah: 97 persen
  • Lap dapur: 97 persen
  • Kain katun campuran: 71 persen
  • Sarung bantal: 62 persen
  • Kaus katun 100 persen: 51 persen

Data penelitian ahli dari Cambridge University memaparkan, masker kain dua lapis tak signifikan meningkatkan efektivitas menangkal virus. Tapi, masker kain nonmedis dari bahan lap dapur efektivitasnya mendekati masker bedah.

 

4. Tetap jaga jarak

Meskipun penggunaan masker diharapkan dapat menekan laju penyebaran virus, penelitian menunjukkan bahwa masker kain tak 100 persen efektif menangkal virus.

Masker kain hanya dapat menangkal virus sebesar 70 persen. Oleh karena hal tersebut, masyarakat tetap diminta untuk menjaga jarak dengan orang lain minimal 1 hingga 2 meter.

Selain itu, masyarakat diminta tetap tinggal di rumah jika tak ada keperluan mendesak. Hal yang harus diperhatikan saat memakai masker yaitu memastikan masker menutupi hidung, dagu dan tidak longgar.

 

5. Transportasi umum

Senada dengan wajibnya menggunakan masker di ruang publik, sejumlah pengelola transportasi umum menerapkan aturan ini.

Kebijakan ini turut berlaku bagi beberapa kendaraan umum di DKI Jakarta, seperti MRT, LRT, KRL, hingga kereta bandara.

 

Dengan mengetahui informasi mengenai masker ini diharapkan masyarakat dapat disiplin mengenakan masker saat ke luar rumah. Tetap jaga kesehatan dan sebisa mungkin untuk tidak beraktivitas di luar rumah agar memutus tali rantai penyebaran covid-19 ini.


PT. Asuransi Wahana Tata

Kantor Pusat
Jl. H. R. Rasuna Said. C-4, Jakarta 12920
Tel. (021) 5203145, 5203146
Fax. (021) 5203149, 5205222-23
e-mail : aswata@aswata.co.id
website: http://www.aswata.co.id
Logo-Call-Center-4 2018
 

 

otoritas-jasa-keuangan-logo

logo mari 
logo-imac-2017

Logo-AA-Fitch-Ratings 2018