Asuransi Wahana Tata Rayakan Hari Pelanggan Nasional 2012


Tribunnews.com - Senin, 3 September 2012 14:28 WIB
Wahana Tata

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Budaya pelayanan (service) yang berorientasi pada pelanggan (customer) mempunyai dampak yang sangat besar bagi citra perusahaan dan secara agregat bagi citra bangsa yang dapat menjadi salah satu faktor bagi peningkatan perekonomian suatu negara. Untuk itu, perusahaan perlu melakukan upaya sistemik guna memenuhi standar layanan prima.
Hari Pelanggan Nasional (www.haripelanggan.com), yang dicanangkan Presiden RI pada tanggal 4 September 2003, pada dasarnya adalah hari pengingat bagi perusahaan-perusahaan di Indonesia atas komitmennya memberikan layanan prima terhadap pelanggan.
Tahun 2012 ini merupakan peringatan Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) yang ke 10. Dasawarsa Hari Pelanggan Nasional 2012 dapat menjadi momen yang tepat untuk memompa kembali semangat perusahaan dalam memuaskan pelanggan termasuk bagi PT. Asuransi Wahana Tata sebagai perusahaan multinasional berbasis jasa/pelayanan.

Oleh Bunga Citra Arum N
Kamis, 05 Januari 2012 | 13:59 WIB

SURABAYA: PT Asuransi Wahana Tata Kantor Wilayah Indonesia Timur tahun ini berencana memacu perolehan premi dari produk asuransi untuk perkebunan kelapa sawit.

Bambang L Nugroho, Koordinator Wilayah Indonesia Timur PT Asuransi Wahana Tata, mengatakan potensi industri asuransi di sektor tersebut masih cukup tinggi karena lahan yang tersedia masih sangat luas.

"Selain itu, pihak perbankan yang bekerjasama dengan kami juga menyediakan dana yang sangat besar untuk pembiayaan investasi kelapa sawit ini," katanya kepada Bisnis, hari ini.

Dia melanjutkan, Wahana Tata akan fokus di wilayah Indonesia Timur selain Sumatera, seperti Kalimantan atau Sulawesi. Salah satu perlindungan yang akan ditawarkan dalam produk tersebut adalah untuk kebakaran kebun.

"Kami sengaja membidik pasar di luar Sumatera, karena di sana sudah mulai jenuh. Sementara di Kalimantan atau Sulawesi masih belum banyak dan potensial," ujar Bambang.

Dengan adanya pengembangan produk tersebut, dia optimistis target perolehan premi 2012 yang dipatok Rp380 miliar dapat tercapai. Selain asuransi untuk perkebunan kelapa sawit, Wahana Tata juga fokus pada sektor properti, kendaraan bermotor, dan pengangkutan (marine cargo).

Tahun lalu, perolehan premi kantor wilayah yang membawahi daerah Jatim, Bali, dan Indonesia Timur itu mencapai Rp340 miliar, naik sekitar 21,4% dibandingkan denngan perolehan pada 2010. Namun jumlah itu masih di bawah target yang dipatok sebelumnya, yakni Rp350 miliar.

"Tahun 2011, ada satu kesepakatan yang realisasinya batal di tengah jalan, sehingga perolehan premi kami di bawah target. Lagipula, persaingan di asuransi untuk properti juga cukup keras," jelas Bambang. (tw)

http://www.bisnis.com/articles/wahana-tata-pacu-premi-asuransi-perkebunan-sawit

Oleh Anggi Oktarinda
Senin, 06 Februari 2012 | 11:07 WIB


JAKARTA: PT Asuransi Wahana Tata, a company focusing in general insurance, targets investment return of IDR50 billion this year or grows 25% from investment in 2011 amounting IDR40 billion.

Financial Director of Asuransi Wahana Tata Eddy Chandta said this year the company increase asset under management as high as 20% from last year which was IDR600 billion.

However, the market currently is fluctuating thus the company can not make any long term investment plan until first half of this year.

“Other factors, such as global financial factor is still influential. It is difficult to make business plan for the period of six months. Weekly business plan will be better,” he said. (T03/msw)

http://www.bisnis.com/articles/wahana-tata-eyes-investment-of-idr50-billion

Oleh: DWI WAHYUNI - Wed Apr 18, 2012.   5:45 pm

SURABAYA: Penerapan selection risk perusahaan reasuransi internasional membuat industri asuransi lokal melakukan penyesuaian tarif premi hingga 15%, selain harus melakukan kaji ulang terhadap setiap risiko.
Christian Wanandi, Presdir Asuransi Wahana Tata, menjelaskan  musibah Jepang dan banjir Thailand dan wilayah pasifik umumnya membuat banyak perusahaan reasuransi internasional kesulitan pasar.  Sebagai dampaknya perusahaan tersebut menerapkan selection risk sangat ketat dan menaikkan tarif premi yang lumayan tinggi.
“Bagi industri asuransi lokal  dampak itu membuat kesulitan tersendiri. Mau tidak mau bekerja keras untuk mengkaji ulang risiko dari setiap klien,” ujarnya, seusai meresmikan operasional kantor Regional Timur di Surabaya, Rabu 18 April 2012.
Wahana Tata, misalnya, menurut Christian, sudah menyesuaikan tarif premi yang rata-rata kenaikan 10% hingga 15%. Kenaikannya bergantung dari setiap tingkat risiko. Ada yang perlindungan tertentu kenaikannya sampai 30%, ada yang tidak naik.

Oleh Anggi Oktarinda
Kamis, 26 Januari 2012 | 11:12 WIB

JAKARTA: The general insurance PT Asuransi Wahana Tata will increase the portion of its retail segment to 25% this year, compared to 20% last year.

Asuransi Wahana Tata received small contribution from the retail business line, said President Director of Wahana Tata Christian Wanandi. It has big business potential, as Indonesia has large population and high gross domestic product growth.

“We want to penetrate into retail market. The higher GDP shows that people have additional income, allowing them to get insured. The market is huge. In the segment, we rely on house, automotive, and house-shop insurance,” he said on Wednesday.

Last year, retail segment contributed IDR264 billion, or 20% of Wahana Tata's premium revenue. Meanwhile, corporate segment gave 80%, or IDR1.06 trillion.

Related to its target in enlarging retail segment, Wahana Tata expected IDR390 billion of premium from the segment. Meanwhile, the total premium in 2012 expected to reach IDR1.56 trillion, of which corporate segment expected to contribute IDR1.17 trillion.

Thus, the company will optimize the existing network and distribution, while offering new retail products and modifying the existing ones.

To reach retail customers, Wahana Tata will open seven new offices in Sumatra and Borneo this year, adding the existing 55 offices, said Wahana Tata's Marketing Director Ratnawati.

“Those seven new offices consist of two units in Riau, two others in West Sumatra, and the rest three units in Borneo. All of them equipped with integrated online IT system all across Indonesia,” she said.

JAKARTA. PT Asuransi Wahana Tata makin mantap memperbesar porsi ritel. Tahun ini, manajemen mematok target premi dari ritel terkerek 25% dari tahun sebelumnya hanya 20%.

"Populasi Indonesia sangat banyak, dengan income naik tentunya peluang di ritel makin besar," terang Christian Wanandi, Presiden Wahana Tata, Rabu (25/1).

Menurut Christian, total premi bruto tahun 2011 mencapai 1,3 triliun alias tumbuh 40% dari tahun sebelumnya. Kontribusi premi berasal dari asuransi properti 40%, kendaraan bermotor 35%, marine cargo 11%, sisanya asuransi aneka. Nah sepanjang 2011 lalu, lini distribusi masih dikuasai korporasi yaitu 80% sisanya dari ritel.

M.Th. Ratnawati Direktur Pemasaran Wahana Tata menambahkan, agar porsi ritel makin besar, mereka akan memaksimalkan peran teknologi. Setiap kantor pemasaran di daerah dibekali dengan jaringan online. Selain itu, Wahana Tata akan menambah sekitar 100 orang agen supaya kontribusi ritel makin bengkak.


PT. Asuransi Wahana Tata

Head Office
Jl. H. R. Rasuna Said. C-4, Jakarta 12920
Tel. (021) 5203145, 5203146
Fax. (021) 5203149, 5205222-23
e-mail : aswata@aswata.co.id
website: http://www.aswata.co.id

Vania--Tanya-Aswata

 
 otoritas-jasa-keuangan-logo  logo mari
 Logo-AA-Fitch-Ratings 2018